RADAR BOGOR - Cuaca menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi kondisi mobil, baik saat dibawa berkendara maupun ketika diparkirkan.
Mobil yang sering parkir di tempat terbuka atau terpapar terik matahari secara terus-menerus dapat mengalami berbagai dampak buruk, khususnya pada bagian eksterior.
Salah satu yang paling umum terjadi adalah cat mobil yang memudar dan terlihat kusam. Karena itu, disarankan untuk selalu memarkir mobil di tempat yang beratap guna menghindari dampak tersebut.
Dampak Buruk Mobil Sering Dijemur
Baca Juga: Sensor CKP Lemah Bikin Mesin Mobil Susah Hidup? Ini Gejala dan Cara Mengeceknya
Eksterior
Eksterior menjadi bagian pertama yang terkena dampak dari mobil sering dijemur.
Selain membuat cat mobil cepat pudar dan kusam, suhu tinggi dari sinar matahari juga dapat membuat karet-karet pada mobil menjadi lebih cepat getas dan rusak, termasuk karet kaca mobil dan karet wiper.
Jika karet wiper rusak akibat sering terkena sinar matahari namun tetap digunakan tanpa diperbaiki, kaca depan mobil berisiko baret karena karet yang tidak elastis.
Selain itu, mobil yang sering dijemur juga cenderung menyimpan lebih banyak debu yang menempel, sehingga berpotensi menambah risiko baret pada permukaan kaca.
Baca Juga: Rem Cakram Motor Seret Saat Dimundurkan? Cek Bagian Ini Sebelum Bongkar Hidrolik Rem
Interior
Selain eksterior, bagian interior mobil juga bisa terkena dampak buruk. Jika mobil sering terpapar sinar matahari terik, suhu di dalam kabin dapat naik hingga mencapai 70 derajat Celsius.
Selain membuat pengendara tidak nyaman, suhu tinggi ini juga dapat merusak interior mobil, salah satunya cat pada dashboard yang bisa menjadi pecah-pecah dan cepat pudar.
Banyak pengguna mobil yang langsung menyalakan AC untuk mengatasi suhu tinggi di dalam kabin.
Baca Juga: 10 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan Saat Berkendara di Cuaca Panas, Cegah Mobil Bermasalah
Padahal, langkah ini dinilai kurang tepat karena dapat menyebabkan kinerja AC menjadi tidak optimal, sekaligus membuat konsumsi bahan bakar mobil menjadi lebih boros.
Tips Mencegah Dampak Mobil Sering Dijemur
1. Parkir di Tempat Teduh
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memarkir mobil di tempat teduh. Saat ini sudah banyak fasilitas parkir beratap yang tersedia di mall, kantor, maupun tempat umum lainnya.
Baca Juga: Air Radiator Motor Sering Berkurang? Ini 6 Penyebab yang Wajib Dicek
Jika mobil terpaksa diparkir di tempat terbuka, gunakan cover mobil agar tidak terkena sinar matahari secara langsung.
Disarankan memilih cover mobil berbahan water repellent (menolak air), bukan waterproof (tahan air), karena bahan waterproof dapat menyebabkan kelembapan pada bodi mobil.
Pilih juga cover yang mampu mencegah radiasi UV agar eksterior terlindungi secara maksimal.
Selain itu, membuka sedikit kaca mobil dapat membantu sirkulasi udara sehingga kabin tidak terlalu panas dan pengap selama diparkirkan.
Baca Juga: Kenapa Mocin Punya Akselerasi Galak? Ternyata Ada di Kompresi dan Timing Pengapian
Melapisi kaca mobil dengan kaca film juga bisa membantu mengurangi efek paparan sinar UV ke dalam kabin.
2. Rutin Menggunakan Wax dan Menegakkan Wiper
Memoles mobil dengan pelindung cat atau wax secara rutin, idealnya seminggu sekali, dapat membantu mencegah cat mobil cepat pudar atau pecah-pecah akibat sering dijemur.
Untuk pernis, lakukan polishing sekitar satu hingga dua bulan sekali.
Baca Juga: 3 Fitur Canggih Keyless Yamaha Nmax Neo S, Cek Selengkapnya
Tips lain yang perlu dilakukan adalah menegakkan wiper saat mobil diparkir. Kaca mobil merupakan pemantul panas yang baik, sehingga jika wiper menempel pada kaca yang panas dalam waktu lama, karetnya bisa cepat mengeras dan permukaannya menjadi tidak rata.
3. Gunakan Sunshade dan Pelindung Interior
Selain eksterior, bagian interior mobil juga perlu mendapat perlindungan dari terik matahari. Salah satu caranya dengan memasang pelindung dashboard atau sunshade.
Bisa juga menggunakan produk pengkilap dashboard berlabel cockpit cleaner yang sudah tidak mengandung silikon.
Baca Juga: Motor Brebet Saat Digas? Jangan Cuma Cek Busi, Komponen Ini Bisa Jadi Penyebabnya
Untuk jok mobil berbahan kulit, disarankan memberikan pelembap secara berkala agar permukaannya tidak pecah-pecah akibat sering terkena panas matahari.
4. Jangan Langsung Menyalakan AC
Saat kabin mobil terasa panas, hindari langsung menyalakan AC. Seperti disebutkan sebelumnya, kebiasaan ini dapat membuat kinerja AC menjadi tidak optimal.
Sebaiknya buka kaca jendela terlebih dahulu untuk mengeluarkan uap panas dari dalam kabin, baru kemudian nyalakan AC.
Baca Juga: Rem Depan Motor Kurang Pakem? Cek Kaliper dan Minyak Rem, Ini Cara Perawatannya
Ada berbagai dampak buruk yang bisa terjadi akibat mobil yang sering dijemur, mulai dari kerusakan pada eksterior seperti cat pudar dan karet getas, hingga masalah pada interior seperti dashboard pecah-pecah dan kinerja AC yang tidak optimal.
Hal ini tidak boleh diabaikan begitu saja. Dengan menerapkan beberapa tips di atas, mulai dari parkir di tempat teduh, rutin melakukan wax, hingga menjaga interior, mobil kesayangan dapat terhindar dari dampak buruk akibat sering terpapar sinar matahari secara langsung.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : youtube tips otomotif channel