Mau Ubah Arus AC ke DC pada Motor? Ini Jalur Kabel yang Perlu Diperhatikan

Kholikul Ihsan • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 13:15 WIB
Ilustrasi mengubah arus AC ke DC (YouTube Aris Jr)
Ilustrasi mengubah arus AC ke DC (YouTube Aris Jr)

RADAR BOGOR - Pemilik motor yang masih menggunakan sistem kelistrikan AC dapat melakukan konversi ke arus DC agar lampu utama dapat menyala saat kunci kontak berada di posisi ON. 

Berdasarkan tutorial dalam channel YouTube Aris Jr, perubahan jalur dilakukan dengan memindahkan sumber arus lampu dari jalur spul ke jalur output kontak, sehingga sistem kelistrikan membutuhkan penyambungan kabel yang tepat.

Lepas Jalur Kabel Kuning dari Spul

Tahap awal dimulai dengan melepas kabel berwarna kuning yang berasal dari spul. Dalam skema modifikasi yang dibahas, kabel tersebut tidak lagi digunakan sehingga ujungnya perlu diisolasi dengan rapi untuk mencegah terjadinya korsleting.

Baca Juga: Liburan Edukatif di Bogor, Kuntum Farmfield Ajak Anak Kenal Hewan dan Dunia Pertanian

Setelah itu, pemeriksaan dilanjutkan ke bagian kiprok. Kabel kuning yang menjadi jalur dari spul menuju kiprok dilepaskan dari soketnya.

Jalur inilah yang kemudian dialihkan dalam proses perubahan sistem kelistrikan dari AC menjadi DC.

Tambahkan Kabel Menuju Jalur Kontak

Kabel dari jalur kiprok yang sudah dilepas kemudian disambungkan dengan kabel tambahan sekitar 0,5 meter. Panjang kabel dapat disesuaikan dengan posisi soket dan jalur kabel pada masing-masing motor.

Baca Juga: Spring of the Blade Hadirkan Xu Kai dan Zhou Ye, Catat Jadwalnya

Sambungan harus dibungkus dengan isolasi secara rapat agar tidak mudah terkena air atau menyentuh kabel lain. Setelah penyambungan selesai, soket kiprok kembali dipasang sesuai jalurnya.

Sambungkan ke Output Kontak

Kabel tambahan selanjutnya diarahkan menuju area soket CDI. Dalam tutorial tersebut, kabel ini kemudian disambungkan ke jalur output kontak berwarna coklat.

Dengan perubahan jalur tersebut, sumber listrik untuk lampu dialihkan ke jalur yang mendapatkan tegangan ketika kunci kontak berada pada posisi ON. 

Baca Juga: 10 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan Saat Berkendara di Cuaca Panas, Cegah Mobil Bermasalah

Hasilnya, lampu tidak lagi menunggu mesin menyala untuk mendapatkan arus seperti pada sistem AC yang menjadi acuan dalam tutorial.

Wajib Perhatikan Keamanan Kelistrikan

Meskipun langkah modifikasi terlihat sederhana, perubahan arus AC ke DC sebaiknya tidak dilakukan hanya berdasarkan warna kabel. 

Warna kabel dapat berbeda antara satu merek atau model motor dengan lainnya, sehingga diagram kelistrikan kendaraan tetap perlu dijadikan acuan.

Baca Juga: Isyana Sarasvati Tampil di Lollapalooza India 2027, Satu Panggung dengan KATSEYE dan Limp Bizkit

Setiap sambungan juga harus diisolasi dengan baik untuk mengurangi resiko korsleting, terutama setelah motor terkena air ketika dicuci atau digunakan dalam kondisi hujan. 

Penggunaan kabel dan konektor yang sesuai juga penting agar jalur kelistrikan tidak mudah panas.

Perubahan arus AC ke DC pada dasarnya mengubah jalur sumber listrik, sehingga pemeriksaan tegangan menggunakan multimeter sebelum dan sesudah modifikasi menjadi langkah penting. 

Baca Juga: Air Radiator Motor Sering Berkurang? Ini 6 Penyebab yang Wajib Dicek

Jika tidak memahami sistem kelistrikan motor, pengerjaan sebaiknya dilakukan oleh mekanik yang berpengalaman agar tidak merusak kiprok, CDI, atau komponen kelistrikan lainnya.

Dengan pemasangan yang tepat, modifikasi arus AC ke DC dapat membuat lampu motor menyala sejak kunci kontak diputar ke posisi ON. Namun, skema pemasangan harus disesuaikan dengan sistem kelistrikan masing-masing kendaraan.***

Editor : Eli Kustiyawati
Sumber : YouTube Aris Jr
arus AC ke DC arus DC sistem kelistrikan AC motor