RADAR BOGOR - Motor dengan sistem pendingin radiator seharusnya mampu menjaga suhu mesin tetap stabil. Namun, jika perawatannya diabaikan, motor tetap bisa mengalami overheat.
Kondisi ini penting diperhatikan pengguna motor di Bogor maupun daerah lain, terutama saat kendaraan sering digunakan dalam perjalanan padat atau jarak jauh, dilansir dari Fuse box moto.
Jangan Asal Gunakan Cairan Pendingin
Salah satu hal paling dasar yang perlu diperhatikan adalah penggunaan cairan pendingin. Sistem radiator sebaiknya diisi radiator coolant khusus, bukan air biasa.
Baca Juga: Review Kedai Jajan 735 Bogor, Kedai Unik dengan Spot Baca Buku dan Board Game Gratis
Coolant memiliki titik didih lebih tinggi dan mengandung zat anti korosi yang membantu melindungi bagian dalam sistem pendingin dari karat.
Penggunaan cairan yang tidak sesuai dapat mengurangi kinerja sistem pendinginan dalam jangka panjang.
Kebocoran Kecil Bisa Bikin Mesin Panas
Pemeriksaan berikutnya adalah memastikan tidak ada kebocoran pada jalur radiator. Bagian yang perlu diperiksa meliputi kisi-kisi radiator, klem, selang, hingga pipa yang mengalirkan coolant.
Baca Juga: Cari Steak Murah? Beef Steak Rp39.900 Ini Berlaku hingga Akhir September
Kebocoran kecil sekalipun dapat membuat volume cairan pendingin terus berkurang. Jika dibiarkan, kemampuan radiator membuang panas akan menurun dan suhu mesin berisiko meningkat hingga terjadi overheat.
Tutup Radiator dan Thermostat Jangan Diabaikan
Tutup radiator atau radiator cap juga memiliki peran penting karena bertugas menjaga tekanan di dalam sistem pendingin.
Jika karet atau katup tekanannya sudah lemah, coolant dapat terdorong ke reservoir secara tidak normal dan volumenya terus berkurang.
Baca Juga: Cara Memanaskan Mobil yang Benar, Bukan Sekadar Idle di Garasi, Ini Tips Perawatan yang Tepat
Selain itu, thermostat perlu diperiksa ketika motor mengalami masalah suhu. Komponen ini berfungsi membuka jalur sirkulasi coolant dari mesin menuju radiator saat suhu mesin mencapai kondisi kerja.
Thermostat yang macet tertutup dapat menghambat sirkulasi dan membuat panas terjebak di dalam mesin.
Water Pump Bermasalah Bisa Hentikan Sirkulasi
Komponen lain yang wajib diperiksa adalah water pump. Pompa ini bertugas mengalirkan coolant ke seluruh jalur sistem pendingin agar panas mesin dapat dibawa menuju radiator.
Baca Juga: Akbar Chalay dan Mingse Rilis 'Kok Masih Rindu?', Gabungkan Hip-Hop dan Dangdut
Kerusakan pada impeller atau seal water pump dapat mengganggu sirkulasi coolant. Karena itu, ketika motor radiator mengalami overheat, pemeriksaan jangan hanya berfokus pada radiator, tetapi juga mencakup seluruh sistem sirkulasinya.
Cek Sistem Pendingin Sebelum Kerusakan Makin Parah
Motor radiator yang mengalami overheat tidak selalu berarti radiatornya rusak. Penggunaan coolant yang salah, kebocoran, radiator cap bermasalah, thermostat macet, hingga water pump rusak sama-sama dapat menjadi penyebab.
Bagi pemilik motor di Bogor dan wilayah lain, pemeriksaan berkala menjadi langkah penting untuk mencegah suhu mesin meningkat secara berlebihan.
Baca Juga: Karier Dosen PPPK Jadi Sorotan, Bukan Hanya Soal Gaji dan Status
Jika temperatur sudah naik tidak normal, sebaiknya motor dihentikan dan sistem pendingin diperiksa sebelum kerusakan mesin berkembang menjadi lebih serius.***
Editor : Asep SuhendarSumber : Youtube Fuse Moto