V-Belt Motor Matic Cepat Putus? Warga Bogor Wajib Tahu Penyebabnya, Ternyata Bukan Cuma karena Usia

Kholikul Ihsan • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 11:33 WIB
Ilustrasi V-Belt motor putus (YouTube Mulya motor)
Ilustrasi V-Belt motor putus (YouTube Mulya motor)

RADAR BOGOR - V-belt motor matic tiba-tiba putus bisa membuat mesin tetap menyala tetapi motor tidak mau bergerak. 

Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian warga Bogor pemilik kendaraan bermotor, terutama pemilik Honda Vario Techno dan motor matic lainnya. 

Berdasarkan kanal otomotif YouTube Mulya motor, pada motor Vario Techno, penyebabnya bukan sekadar v-belt, melainkan pulley belakang yang macet, kering, dan mengalami panas akibat slip.

Baca Juga: Moratorium DOB Disorot, Nasib Pemekaran Bogor Barat Dipertanyakan

Jangan Langsung Menyalahkan V-Belt

Saat v-belt putus, langkah pertama bukan hanya mengganti komponen tersebut. Sistem CVT perlu dibongkar dan diperiksa untuk mengetahui mengapa v-belt bisa mengalami tekanan berlebihan.

Dalam kasus tersebut, rumah roller bagian depan masih terlihat baik. Namun, pemeriksaan pada pulley belakang menemukan adanya bagian yang tidak bergerak normal hingga akhirnya membuat v-belt menerima tegangan berlebihan.

Kondisi ini penting diperhatikan karena v-belt bekerja dengan mengikuti pergerakan pulley depan dan belakang. 

Baca Juga: BAIC T1 Jadi Pendatang Baru Mobil Listrik Rp300 Jutaan, Parkir Tinggal Tekan Tombol

Jika salah satu pulley macet sementara bagian lainnya tetap berputar, beban pada v-belt akan meningkat.

Pulley Macet Bisa Membuat V-Belt Gosong

Salah satu tanda yang ditemukan adalah bagian pulley mengalami kondisi gosong. Hal tersebut berkaitan dengan gesekan atau slip yang menghasilkan panas berlebih.

Saat komponen dibongkar lebih lanjut, bagian dalamnya juga ditemukan sangat kering karena pelumas atau gemuk sudah tidak tersedia dengan baik. Akibatnya, mekanisme pulley menjadi sulit bergerak bahkan macet.

Baca Juga: Review Bakso Ngapak Mas Yanto x Rabel's Kitchen, Kuliner Legend Ciomas Bogor dengan Kuah Mercon

Untuk mengatasi kondisi tersebut, bagian yang masih layak dapat dibersihkan, sementara seal yang sudah bermasalah perlu diganti. Pemeriksaan seperti ini penting dilakukan sebelum memasang v-belt baru.

Tips Perawatan CVT untuk Warga Bogor

1. Jangan abaikan suara kasar dari CVT

Suara berisik, mendengung, atau bunyi tidak normal dari area CVT sebaiknya segera diperiksa. Jangan menunggu sampai v-belt putus.

2. Periksa pulley saat servis CVT

Jangan hanya memeriksa v-belt dan roller. Kondisi pulley belakang juga perlu diperhatikan, terutama jika pergerakannya terasa berat atau tidak normal.

Baca Juga: Kabar Baik Guru PPPK Paruh Waktu, Ada Tambahan Anggaran untuk Gaji dan Tunjangan

3. Perhatikan tanda-tanda panas berlebih

Komponen yang terlihat gosong dapat menjadi indikasi adanya slip atau gesekan berlebihan. Jika ditemukan kondisi seperti ini, sumber masalah perlu dicari sebelum motor digunakan kembali.

4. Cek kondisi pelumas dan seal

Pada komponen tertentu, pelumasan sangat penting agar mekanisme dapat bergerak dengan baik. Seal yang rusak juga perlu diperhatikan agar pelumas tidak keluar atau komponen terkontaminasi.

5. Jangan sekadar mengganti v-belt

Jika v-belt putus, cari penyebabnya. Mengganti v-belt tanpa memperbaiki pulley yang macet berisiko membuat kerusakan kembali terjadi.

Baca Juga: Perlinsos Wajib Diikuti Oktober 2026, Ini Cara Daftar dan Syaratnya

Motor Hidup tetapi Tidak Mau Jalan

Salah satu tanda v-belt putus adalah mesin masih dapat menyala, tetapi tenaga tidak sampai ke roda belakang. Kondisi tersebut berbeda dengan mesin mati karena gangguan pembakaran atau kelistrikan.

Bagi warga Bogor yang mengalami motor matic tiba-tiba tidak mau bergerak disertai suara keras dari area CVT, sebaiknya jangan terus memaksakan motor. 

Pemeriksaan CVT dapat membantu memastikan apakah v-belt, pulley, roller, bearing, seal, atau komponen lainnya menjadi sumber masalah.

Baca Juga: Soto Ayam Ambengan Pak Sadi di AEON Mall Sentul, Kuliner Khas Surabaya di Bogor yang Wajib Dicoba

Intinya, v-belt putus bukan selalu akar masalah. Pergerakan pulley, kondisi pelumasan, seal, serta tanda-tanda panas dan slip perlu diperiksa agar motor matic tidak kembali mengalami kerusakan serupa.***

Editor : Eli Kustiyawati
Sumber : YouTube Mulya motor
Vario Techno bogor motor matic otomotif V-Belt