RADAR BOGOR - Warga Bogor harus mengetahui bahwa ada beberapa perawatan motor yang justru kurang berguna dan berpotensi merusak kendaraan kesayangan kalian.
Dilansir dari kanal Youtuber Fuse Box Moto, berikut 3 perawatan motor yang dinilai kurang berguna:
Servis Throttle Body
Dalam buku manual motor biasanya untuk servis throttle body bisa dilakukan dalam rentan waktu sepuluh sampai lima belas ribu kilometer.
Baca Juga: Dua Pelaku Curanmor di Cileungsi Bogor Ditangkap, Polisi Sita Kunci Letter T hingga Motor
Setelah menyentung angka kilometer tersebut, motor yang kamu miliki harus segera diservis agar performa kendaraan kembali seperti semula.
Pada servis throttle body memerlukan waktu yang cukup lama karena ada bagian yang harus dilepaskan dari kendaraan.
Oleh karena itu, ada beberapa bengkel yang hanya menyemprotkan injector cleaner dalam keadaan motor digas cukup kencang.
Baca Juga: Tak Semua Motor Cocok Pakai Pertalite, Warga Bogor Perlu Cek Rasio Kompresi Sebelum Isi BBM
Pada dasarnya cara ini tidak berbahaya jika dilakukan hanya satu dua kali, tapi kalau terlalu sering justru berpotensi merusak motor yang kamu miliki.
Menggeber Motor Setelah Dicuci
Tidak sedikit masyarakat yang menarik tuas gas dengan sangat kecang setelah motor miliknya dicuci untuk menghilangkan sisa air.
Hal itu rupanya sangat berhanaya dan dapat memimbulkan kerusakan pada bagian mesin kendaraan kesayangan Anda.
Baca Juga: Karburator Motor Bocor Terus? Warga Bogor Wajib Paham, Ternyata Bisa Karena Setelan Pelampung
Perlu dipahami, mesin motor telah didesain dengan penuh perhitungan sehingga saat dimandikan kendaraan roda dua itu masih tetap aman.
Menggunakan Busi Racing
Mengganti busi bawaan dengan busi racing untuk aktivitas harian rupanya tidak begitu dianjurkan, karena dapat menyebabkan pembakaran jadi kurang optimal.
Terkecuali busi racing tersebut digukan untuk motor-motor balap yang didesian bukan untuk berkendara harian.***
Editor : Asep SuhendarSumber : youtube Fuse Box Moto