Roller 8 Gram Bikin Tarikan Honda Beat Enteng, Tapi Warga Bogor Perlu Waspada Rumah Roller Cepat Aus

Kholikul Ihsan • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 10:09 WIB
Roller after market pada Honda Beat (YouTube rumput teki)
Roller after market pada Honda Beat (YouTube rumput teki)

RADAR BOGOR - Penggunaan roller ringan aftermarket pada motor Honda Beat memang dapat membuat akselerasi terasa lebih responsif, terutama saat melewati tanjakan. 

Namun, pemakaian roller yang terlalu ringan juga bisa membuat rumah roller CVT lebih cepat tergerus dan aus, sehingga warga Bogor yang sering melewati jalur menanjak perlu memperhatikan kondisi komponen CVT secara berkala.

Roller Ringan Bisa Memengaruhi Rumah Roller

Dilansir dari kanal YouTube Rumput Teki yang mengulas Honda Beat dengan penggunaan roller aftermarket 8 gram. Motor tersebut kerap digunakan untuk perjalanan melewati kawasan pegunungan.

Baca Juga: 5 Deretan Film Bencana Alam Ekstrem yang Cocok Banget Buat Teman Akhir Pekan Anda di Rumah

Roller ringan memang memiliki karakter yang berbeda dari bawaan standar. Bobot yang lebih ringan membuat putaran mesin lebih mudah naik sehingga respons awal terasa lebih cepat. 

Karakter seperti ini bisa terasa menguntungkan ketika motor digunakan melewati tanjakan atau membawa beban.

Namun, ada konsekuensi yang perlu diperhatikan. Pergerakan roller yang bekerja terus-menerus pada jalurnya dapat membuat bagian dalam rumah roller atau pulley depan mengalami gesekan lebih besar. 

Baca Juga: HKGN 2026, RSUD R Moh Noh Nur Edukasi Masyarakat Bogor Barat soal Kesehatan Gigi dan Mulut

Jika berlangsung lama, permukaan jalur roller bisa menjadi aus, bahkan mengalami kondisi gompel.

Jangan Hanya Fokus pada Bobot Roller

Penggunaan roller 8 gram bukan berarti selalu salah. Bobot roller seharusnya disesuaikan dengan karakter mesin, kondisi motor, medan yang sering dilalui serta gaya berkendara.

Untuk penggunaan yang lebih seimbang, video tersebut menyebut bobot sekitar 12 gram sebagai salah satu alternatif yang nyaman, dengan contoh roller bawaan Suzuki Spin. Namun, pilihan bobot tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing motor.

Baca Juga: 35 ASN Dijatuhi Sanksi, Pelanggaran Disiplin Ternyata Tak Hanya Soal Bolos

Bagi warga Bogor yang sering menggunakan Honda Beat di wilayah dengan kontur jalan menanjak, seperti kawasan Bogor Selatan dan jalur menuju daerah perbukitan, kondisi CVT menjadi salah satu bagian yang tidak sebaiknya diabaikan.

Rumah Roller Aus, Sebaiknya Jangan Asal Ganti

Ketika jalur roller sudah mengalami keausan atau gompel, penggantian rumah roller menjadi langkah yang perlu dipertimbangkan. 

Sumber tersebut menyarankan penggunaan rumah roller original dibandingkan komponen aftermarket berkualitas rendah.

Baca Juga: Situ Rawa Gede, Wisata Alam Danau dengan Jembatan Goyang, Camping di Puncak Dua Bogor

Selain rumah roller, roller dan piece slide juga sebaiknya diperiksa sekaligus. Jika kondisinya sudah aus, mengganti komponen tersebut secara bersamaan dapat membantu menjaga pergerakan pulley tetap halus dan presisi.

Perawatan CVT secara berkala juga penting. Pembersihan dan pelumasan pada bagian yang memang membutuhkan grease dapat membantu menjaga komponen tetap bekerja dengan baik serta mengurangi potensi bos roller menjadi kocak atau bergoyang.

Jangan Sembarangan Mengencangkan Mur CVT

Hal lain yang tidak kalah penting adalah proses pemasangan kembali komponen CVT. Pengencangan mur perlu dilakukan dengan ukuran yang sesuai dan tidak berlebihan.

Baca Juga: Karim Benzema Dikaitkan dengan Persib, Bobotoh Langsung Serbu Instagram Sang Bintang

Penggunaan kunci torsi dengan kekencangan sekitar 60 Nm disebut sebagai acuan pemasangan. 

Pengencangan yang tidak tepat berpotensi membuat komponen mengalami tekanan berlebihan dan dapat mengganggu kerja sistem CVT.

Roller ringan aftermarket memang bisa menjadi pilihan bagi pemilik Honda Beat yang menginginkan respons akselerasi lebih cepat. 

Baca Juga: Lolos SKD Poltekpin 2026? Awas Gugur di Tes Kesamaptaan, Ini Bocoran Materinya

Namun, manfaat tersebut perlu diimbangi dengan pemilihan bobot yang sesuai dan pemeriksaan kondisi rumah roller CVT.

Bagi warga Bogor yang sering menghadapi tanjakan, jangan hanya mengejar tarikan enteng. Perhatikan pula kondisi roller, piece slide, rumah roller, bos pulley dan komponen CVT lainnya agar performa motor tetap nyaman sekaligus menghindari biaya perbaikan akibat keausan yang tidak terdeteksi.***

Editor : Eli Kustiyawati
Sumber : YouTube Rumput Teki
rumah roller CVT roller ringan bogor motor honda beat