RADAR BOGOR - Mesin mobil bekerja dengan putaran ribuan kali per menit, tetapi berbagai komponennya tidak langsung aus karena terdapat sistem pelumasan mesin yang terus mengalirkan oli ke bagian-bagian yang bergerak.
Bagi warga Bogor yang menggunakan mobil untuk aktivitas harian, memahami cara kerja pelumasan penting agar gesekan, panas, dan keausan komponen dapat ditekan.
Begini Cara Oli Bersirkulasi di Dalam Mesin
Melansir dari kanal YouTube WearPack, sistem pelumasan mesin bekerja secara terus-menerus selama mesin beroperasi. Oli yang berada di karter terlebih dahulu dihisap melalui pickup tube menuju oil pump atau pompa oli.
Baca Juga: Warga Resah Soal Parkir Liar hingga Kemacetan, Kapolda Jabar Minta Polresta Bogor Kota Tangani
Setelah dipompa, oli melewati filter untuk menyaring kotoran sebelum masuk ke oil gallery. Saluran ini kemudian mendistribusikan oli menuju berbagai komponen mesin yang membutuhkan pelumasan.
Oli selanjutnya mencapai main bearing sehingga crankshaft dapat berputar dengan gesekan lebih rendah.
Dari bagian tersebut, oli juga dialirkan menuju bearing connecting rod yang terus bergerak mengikuti putaran mesin.
Baca Juga: Bukan Modal atau Teknologi, Faktor Personal Jadi Penghambat Utama UMKM Naik Kelas
Oli Juga Melindungi Piston dan Dinding Silinder
Pelumasan mesin tidak hanya terjadi di bagian bawah mesin. Pada dinding silinder, oli membentuk lapisan sangat tipis yang membantu mengurangi gesekan antara piston dan cylinder wall.
Sementara itu, piston ring membantu mengontrol jumlah oli pada dinding silinder sekaligus mencegah oli berlebihan masuk ke ruang bakar.
Sebagian oli juga bergerak menuju cylinder head untuk melumasi camshaft dan mekanisme katup. Pada kendaraan yang menggunakan turbocharger, oli turut berperan melumasi bearing turbo yang bekerja pada putaran sangat tinggi.
Baca Juga: DPR Soroti Gaya Hidup Deputi II Bakom RI yang Lagi Viral
Bukan Hanya Mengurangi Gesekan
Salah satu fungsi penting oli mesin adalah membantu membawa panas dari komponen yang bekerja. Setelah menjalankan tugasnya, oli mengalir kembali melalui saluran pengembalian menuju karter.
Dengan demikian, siklus pelumasan berlangsung berulang: oli dari karter dipompa, disaring, dialirkan ke komponen mesin, kemudian kembali lagi ke karter.
Karena terus menghadapi panas, gesekan, dan kontaminan, kondisi oli perlu diperhatikan. Jumlah oli yang tidak sesuai atau kondisi oli yang sudah menurun dapat mengganggu proses pelumasan dan meningkatkan gesekan serta panas pada komponen.
Baca Juga: Pengacara Tegaskan Ferdy Sambo Tidak Huni Rumah yang Disidak Ombudsman di Lapas Cibinong Bogor
Warga Bogor Perlu Memperhatikan Oli Mesin
Bagi pemilik mobil di Bogor, pemeriksaan oli sebaiknya menjadi bagian dari perawatan rutin. Hal yang perlu diperhatikan bukan hanya jadwal penggantian, tetapi juga jumlah dan kondisi oli sesuai rekomendasi kendaraan.
Intinya, sistem pelumasan mesin menjadi salah satu faktor penting yang membantu menjaga komponen tetap bekerja dengan gesekan dan panas yang lebih terkendali.
Perawatan oli yang tepat dapat membantu menjaga kinerja dan mendukung umur pakai mesin mobil dalam penggunaan sehari-hari.
Editor : Rani Puspitasari SinagaSumber : YouTube WearPack