Pipa Radiator Motor Patah? Ini Tips Perbaikannya agar Tidak Mudah Bocor, Warga Bogor Perlu Tahu

Kholikul Ihsan • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 16:43 WIB
Penyambungan pipa radiator yang patah (YouTube Yunus motor)
Penyambungan pipa radiator yang patah. Footo: YouTube Yunus motor

RADAR BOGOR - Pipa radiator motor yang patah tidak boleh dibiarkan karena dapat menyebabkan cairan pendingin keluar dan mengganggu sistem pendinginan mesin. 

Bagi warga Bogor yang menemukan kerusakan pipa radiator motor, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum motor kembali digunakan.

Mengutip dari kanal YouTube Yunus motor, ketika pipa radiator motor patah, langkah pertama adalah memastikan bagian yang rusak dibersihkan dan diperiksa. 

Baca Juga: Bansos PKD DKI Jakarta Mulai Cair, KAJ KPDJ KLJ Dapat Rp300 Ribu

Jika kerusakannya masih memungkinkan untuk disambung, pipa tambahan dengan ukuran yang sesuai dapat digunakan sebagai penyambung.

Pada praktik perbaikan, bagian pipa dibuat masuk dengan presisi dengan pengait yang terdapat di bagian dalam. Pengait tersebut membantu menahan sambungan agar tidak mudah terdorong keluar.

Gunakan Perekat yang Sesuai

Setelah posisi pipa tepat, bagian sambungan dapat diperkuat menggunakan plastic steel atau perekat yang memang sesuai untuk material tersebut.

Baca Juga: Kuliner Bogor: Kedai Jajan 375 di Lodaya, Tempat Nongkrong Homey dengan Board Games Gratis

Perekat diaplikasikan pada bagian dalam dan sekitar sisi luar sambungan. Setelah itu, sambungan harus dibiarkan sampai benar-benar mengering sebelum sistem radiator kembali diisi.

Namun, lem sebaiknya tidak menjadi satu-satunya penahan. Kekuatan sambungan mekanis, ukuran pipa, kondisi material, dan pemasangan klem tetap harus diperhatikan.

Hati-Hati Saat Melunakkan Ujung Pipa

Jika ujung pipa terlalu sulit dimasukkan karena terdapat pengait atau bagian sambungan yang rapat, dalam praktik tertentu material dapat dilunakkan terlebih dahulu.

Baca Juga: Jackson Wang Rilis Lagu Thank You, Persembahkan Karya untuk Penggemar dan Orang Terdekat

Cara menggunakan api langsung memiliki risiko merusak pipa atau komponen di sekitarnya. Karena itu, langkah tersebut sebaiknya dilakukan dengan sangat hati-hati atau diserahkan kepada teknisi yang memahami karakter material pipa.

Setelah Diperbaiki, Wajib Tes Kebocoran

Ini menjadi bagian yang tidak boleh dilewatkan. Setelah sambungan selesai dan perekat mengering, selang radiator dipasang kembali dan dikencangkan menggunakan klem.

Cairan radiator kemudian diisi sesuai kebutuhan. Mesin dapat dinyalakan dan dibiarkan mencapai suhu kerja sambil memantau permukaan cairan serta area sambungan.

Baca Juga: 3 Rekomendasi Motor Matic yang Cocok untuk Touring Jarak Jauh

Jika volume cairan turun, perlu diperiksa apakah hal tersebut terjadi karena proses pengisian dan sirkulasi atau terdapat kebocoran. Area sambungan juga harus diperiksa untuk memastikan tidak muncul tetesan.

Jangan Buka Radiator Saat Mesin Panas

Pemilik motor juga perlu berhati-hati ketika melakukan pemeriksaan. Jangan membuka tutup radiator ketika mesin masih panas karena sistem pendingin dapat berada dalam tekanan dan cairan di dalamnya memiliki temperatur tinggi.

Tunggu mesin cukup dingin sebelum membuka sistem radiator atau melakukan perbaikan.

Baca Juga: Rafa Purnama Rilis “Jalan Kita Beda”, Lagu tentang Melepaskan dan Menghargai Kenangan

Kapan Pipa Radiator Sebaiknya Diganti?

Penyambungan dapat dipertimbangkan jika kerusakan masih memungkinkan diperbaiki dengan kuat. 

Namun, jika pipa sudah retak di beberapa bagian, materialnya getas, sambungan kembali bocor, atau kerusakannya berada pada bagian yang sulit diperbaiki, penggantian komponen lebih aman untuk dipertimbangkan.

Bagi warga Bogor, pemeriksaan radiator secara rutin penting dilakukan, terutama sebelum perjalanan jauh. Kebocoran kecil yang dibiarkan dapat membuat cairan pendingin berkurang dan meningkatkan risiko mesin mengalami panas berlebih.

Baca Juga: Penumpang Kereta Api Bogor-Sukabumi Tembus 1,12 Juta, Naik 6 Persen

Intinya, memperbaiki pipa radiator bukan hanya soal membuat sambungan kembali menempel. Sambungan harus kuat, tahan terhadap kondisi kerja sistem pendingin, dan wajib diuji setelah mesin mencapai suhu kerja. 

Jika masih ragu dengan kondisi pipa atau muncul kebocoran kembali, sebaiknya periksa motor di bengkel.***

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
Sumber : YouTube Yunus motor
tips otomotif radiator motor pipa radiator bogor motor