RADAR BOGOR - Motor Honda Vario yang mendadak ngadat, sulit dinyalakan, lalu mati kembali saat gas ditarik tidak selalu mengalami masalah pada injektor atau fuel pump.
Dalam pemeriksaan yang channel YouTube Mulya Motor setelah servis sebelumnya, sumber gangguan justru ditemukan pada busi dan kemudian diperkuat dengan penggantian kop busi motor Vario.
Temuan ini menjadi informasi penting bagi warga Bogor agar tidak langsung mengganti komponen injeksi ketika motor Vario mengalami gejala serupa.
Baca Juga: Burekol 4 Juta KPM Baru Dimulai, Ini Jenis Bansos yang Disalurkan
Busi Terlihat Bersih, Belum Tentu Masih Sehat
Sebelumnya, motor tersebut sudah menjalani servis dengan pembersihan injektor, throttle body, dan fuel pump. Tekanan fuel pump juga masih berada di kisaran 40 psi lebih berdasarkan pemeriksaan dalam video.
Namun beberapa hari kemudian, motor kembali datang dengan keluhan berbeda. Mesin sulit menyala, hidup sebentar, kemudian mati lagi. Saat gas ditarik, putaran mesin juga tidak stabil dan kembali mati.
Kecurigaan kemudian mengarah ke busi. Menariknya, secara visual busi masih terlihat bersih dan tidak menunjukkan kerusakan yang mudah terlihat.
Baca Juga: Bus Baru PO Efisiensi Bikin Pangling, Legacy SR3 Neo XHD Ini Tampil Tanpa Punuk Atap
Jangan Menilai Busi Hanya dari Kondisinya
Pemeriksaan berikutnya dilakukan dengan mengamati percikan api busi. Hasil pengujian menunjukkan api yang keluar terlihat kemerahan, melebar, dan tidak setajam kondisi yang diharapkan.
Hal ini menunjukkan bahwa busi yang terlihat bagus secara fisik belum tentu mampu menghasilkan percikan api dengan baik.
Kerusakan atau penurunan performa dapat terjadi pada bagian internal busi sehingga tidak selalu terlihat dari kondisi elektrodanya secara kasatmata.
Baca Juga: Film Akal Imitasi Angkat Kisah AI dan Kesenjangan Pendidikan, Berlatar Tahun 2029
Dalam kasus tersebut, busi bekas yang masih berfungsi kemudian digunakan sebagai pembanding. Setelah dipasang, gejala motor berkurang meskipun masih terdapat sedikit gangguan.
Kop Busi Juga Perlu Diperiksa
Selain busi, bagian kop busi turut dicurigai karena terdengar bunyi kecil di sekitar area tersebut. Kondisi bagian dalam kop busi juga ditemukan sudah kotor.
Untuk memastikan sumber masalah, busi baru kemudian dipasang sekaligus dengan kop busi yang kondisinya lebih baik. Setelah itu mesin kembali dinyalakan dan respons ketika gas ditarik menjadi lebih baik.
Baca Juga: Pengangguran 7,22 Juta, Mahasiswa ITB Vinus Bogor Ditantang jadi Pencipta Lapangan Kerja
Dari pemeriksaan tersebut, busi menjadi salah satu sumber gangguan yang sebelumnya tidak terdeteksi hanya melalui pemeriksaan visual.
Kenapa Busi Bisa Bermasalah Padahal Bersih?
Menurut penjelasan dalam video, kondisi busi dapat dipengaruhi oleh riwayat kerja mesin. Sebelum servis, motor disebut mengalami pemborosan bahan bakar sehingga bagian kepala busi sempat menghitam.
Kondisi tersebut diduga turut memengaruhi kinerja busi. Karena itu, pemeriksaan busi sebaiknya tidak hanya melihat warna atau kebersihannya, tetapi juga menguji kualitas percikan api dan melihat respons mesin.
Baca Juga: Kuliner Bogor: Kedai Jajan 375 di Lodaya, Tempat Nongkrong Homey dengan Board Games Gratis
Tips untuk Warga Bogor
Jika motor Vario atau motor injeksi lainnya mengalami gejala seperti susah hidup, mesin mati saat gas dibuka, brebet, atau putaran mesin tidak stabil, beberapa bagian berikut bisa diperiksa secara bertahap:
-Kondisi dan percikan api busi.
-Kop busi dan bagian dalamnya.
-Injektor serta pola semprotannya.
-Tekanan fuel pump.
-Kondisi throttle body.
-Sistem pengapian dan kabel terkait.
Kesimpulannya, jangan menentukan kondisi busi hanya berdasarkan penampilannya. Jika percikan api sudah lemah atau terdapat keraguan terhadap kondisi busi dan kop busi, penggantian komponen dapat menjadi langkah pemeriksaan yang lebih sederhana sebelum melakukan diagnosis yang lebih jauh.
Baca Juga: Bansos PKD DKI Jakarta Mulai Cair, KAJ KPDJ KLJ Dapat Rp300 Ribu
Bagi warga Bogor, pemeriksaan seperti ini juga dapat membantu menghindari penggantian komponen injeksi secara terburu-buru ketika sumber masalah sebenarnya berada pada sistem pengapian.***
Editor : Rani Puspitasari SinagaSumber : YouTube Mulya motor