Mobil Listrik Bikin Geger! BYD Atto 1 Salip Avanza dan Jadi Mobil Terlaris di Indonesia

Rani Puspitasari Sinaga • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 21:06 WIB
Ilustrasi. Deretan mobil listrik yang parkir dalam pameran otomotif. Foto: YouTube O Blitz
Ilustrasi. Deretan mobil listrik yang parkir dalam pameran otomotif. Foto: YouTube O Blitz

RADAR BOGOR — Persaingan penjualan mobil di Indonesia memasuki babak baru. Mobil listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) mulai menunjukkan kekuatan besar dengan menembus posisi teratas daftar kendaraan terlaris nasional. BYD Atto 1 paling menarik perhatian.

Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dirilis pada pertengahan September 2026, BYD Atto 1 secara mengejutkan menjadi mobil listrik dengan pengiriman dari pabrik ke dealer terbanyak.

Mobil listrik BYD Atto 1 mencatat wholesales sebanyak 5.560 unit dalam satu bulan di Indonesia.

Baca Juga: Jangan Bingung, Ini Arti Kode Status Hasil SKD Sekolah Kedinasan 2026

Angka itu membuat BYD Atto 1 berhasil menggeser Toyota Avanza yang selama ini dikenal sebagai salah satu model paling populer di pasar Indonesia.

Pada periode yang sama, Avanza mencatat pengiriman sebanyak 3.442 unit dan berada di posisi kedua.

Selisihnya cukup jauh, mencapai lebih dari 2.000 unit. Capaian tersebut sekaligus menunjukkan semakin kuatnya penetrasi mobil listrik di pasar otomotif nasional.

Dua Mobil Listrik Masuk Tiga Besar

Baca Juga: Sule Tak Masuk Groomsmen Andre Taulany, Responsnya Malah Bikin Publik Ikut Tertawa

Kejutan tidak berhenti pada posisi pertama.

Peringkat ketiga juga ditempati mobil listrik, yakni Jaecoo J5 EV. SUV listrik tersebut mencatat wholesales sebanyak 3.214 unit.

Artinya, dua dari tiga mobil dengan pengiriman terbanyak dalam periode tersebut merupakan kendaraan listrik.

Posisi tersebut sekaligus membuat sejumlah model yang selama ini menjadi pilihan populer masyarakat harus turun peringkat.

Baca Juga: Gara-gara Ini, Pengusaha dan Pengelola SPPG di Bogor Saling Gugat

Toyota Calya berada di posisi keempat dengan 3.001 unit, disusul Daihatsu Sigra sebanyak 2.746 unit.

Sementara Toyota Kijang Innova Zenix menempati posisi keenam dengan pengiriman 2.579 unit.

Selera Konsumen Mulai Berubah?

Masuknya BYD Atto 1 dan Jaecoo J5 EV ke jajaran teratas menjadi salah satu sinyal perubahan persaingan di pasar otomotif Indonesia.

Mobil listrik kini tidak lagi sekadar menjadi pilihan alternatif. Penjualan dalam jumlah besar menunjukkan kendaraan elektrifikasi mulai mendapatkan perhatian lebih luas dari konsumen.

Baca Juga: Ada Kebijakan Baru untuk PNS Dosen, Pemerintah Siapkan Jalur Khusus dari PPPK

BYD Atto 1 sendiri memiliki sejumlah faktor yang dapat menjadi daya tarik, mulai dari dimensi yang kompak untuk penggunaan perkotaan hingga teknologi baterai dan fitur yang ditawarkan.

Di sisi lain, model-model MPV bermesin konvensional seperti Avanza, Calya, Sigra, dan Innova Zenix masih menunjukkan penjualan yang kuat.

Namun, dominasi dua mobil listrik di posisi pertama dan ketiga menjadi perkembangan menarik dalam industri otomotif nasional.

Baca Juga: Film Laut Bercerita Bawa Kisah Biru Laut ke Layar Lebar, Angkat Tragedi Era 1990-an

Jika tren tersebut berlanjut, persaingan mobil terlaris di Indonesia berpotensi semakin sengit antara kendaraan bermesin konvensional dan mobil listrik.

Perubahan ini juga menunjukkan bahwa adopsi kendaraan listrik di Indonesia mulai memasuki fase yang lebih kompetitif, terutama ketika model BEV mampu bersaing langsung dengan kendaraan keluarga yang selama bertahun-tahun mendominasi pasar.(Faizul/Boash)

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
indonesia mobil listrik byd atto 1 avanza