Kampas Ganda Motor Lawas Sering Bunyi Setelah Diganti? Cek 5 Hal Ini Sebelum Dipasang

Kholikul Ihsan • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 15:07 WIB
Ilustrasi pengecekan kampas ganda motor (ilustrasi Gemini AI)
Ilustrasi pengecekan kampas ganda motor (ilustrasi Gemini AI)

RADAR BOGOR - Kampas ganda baru pada motor lawas tidak selalu berarti masalah selesai. Jika setelah diganti justru muncul bunyi, terasa oblak, atau dudukannya harus dibor agar komponen bisa masuk, pemilik motor perlu mengecek kembali kecocokan komponennya.

Kasus pada Honda Supra Fit yang dibahas oleh kanal YouTube AGM Channel menunjukkan bahwa perbedaan kode dan ketinggian kampas ganda bisa membuat pemasangan tidak presisi.

Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kelonggaran dan suara berisik ketika komponen berputar.

Baca Juga: Awali Pekan dengan Salat Duha, SMAN 6 Kota Bogor Tanamkan Nilai Religius dan Nasionalisme

1. Jangan Hanya Melihat Bentuk Kampas Ganda

Salah satu kesalahan yang bisa terjadi saat membeli spare part motor lawas adalah hanya mencocokkan bentuk fisiknya.

Komponen dengan bentuk hampir sama belum tentu mempunyai ukuran, ketinggian, atau posisi penguncian yang sama. Pada kasus ini, terdapat komponen berkode GN5 dan KVY yang memiliki perbedaan ketinggian.

Selisih yang terlihat kecil ternyata dapat memengaruhi posisi komponen ketika dipasang dan dikencangkan.

Baca Juga: Kampas Ganda Aftermarket Bikin Gredek Hilang, Tapi Mangkok CVT Bisa Cepat Aus

2. Periksa Kode Komponen Sebelum Membeli

Pemilik motor sebaiknya mencocokkan kode kampas ganda dengan kode dudukan atau komponen bawaan kendaraan.

Pembelian kampas ganda secara terpisah memang bisa menjadi pilihan ketika komponen tersedia eceran. Namun, pastikan komponen tersebut benar-benar sesuai dengan dudukan yang digunakan.

Jika kode berbeda, jangan langsung menganggap keduanya dapat saling menggantikan hanya karena bentuknya terlihat sama.

Baca Juga: Kampas Ganda Aftermarket Bikin Gredek Hilang, Tapi Mangkok CVT Bisa Cepat Aus

3. Kampas Ganda Oblak Jangan Langsung Dibor

Ketika kampas ganda baru tidak bisa masuk ke dudukan, pengeboran atau pengikisan lubang bukan solusi yang sebaiknya dilakukan tanpa memastikan penyebabnya.

Pada kasus yang dibahas, dudukan yang dibor justru menjadi terlalu longgar. Akibatnya, kampas ganda dapat bergerak dan menimbulkan bunyi ketika komponen berputar.

Sebelum memodifikasi dudukan, periksa diameter lubang, ukuran as, ketinggian komponen, serta kode spare part.

Baca Juga: Latar Kopi by Joglo Rumah Saya Pasar Minggu, Kafe Bernuansa Jogja dengan Harga Kopi Bersahabat

4. Pastikan Bisa Dikencangkan dan Tetap Berputar

Ada pemeriksaan sederhana yang bisa dilakukan setelah pemasangan. Komponen harus dapat dikencangkan dengan benar, tetapi bagian yang memang dirancang untuk berputar tetap harus bergerak bebas.

Jika mur sudah dikencangkan tetapi komponen langsung ikut terkunci, kemungkinan terdapat masalah pada jarak atau ketinggian komponen.

Sebaliknya, jika sudah dikencangkan tetapi kampas ganda masih terasa oblak, jangan langsung digunakan karena kelonggaran pada komponen berputar dapat menimbulkan bunyi dan mempercepat keausan.

Baca Juga: SMAN 3 Kota Bogor Ikuti Grand Launching KKRI 2026, Paskibra hingga OSIS Turut Ambil Bagian

5. Penyesuaian Ring Harus Sangat Presisi

Dalam kasus tersebut, mekanik memperlihatkan penggunaan ring tipis untuk menyesuaikan ketinggian sehingga posisi as menjadi lebih sesuai. Ring yang digunakan disebut berukuran sekitar 16–17 mm.

Cara seperti ini merupakan solusi berdasarkan kasus yang ditangani dan tidak bisa dianggap sebagai prosedur standar untuk semua motor.

Jika menggunakan ring tambahan, ukurannya harus tepat, terpasang rata, dan tidak mengganggu mekanisme penguncian. Pada komponen yang berputar, kesalahan pemasangan dapat menimbulkan masalah baru.

Baca Juga: Emil Audero Sudah Latihan Jelang Indonesia vs Malaysia, Bakal Tampil?

Jangan Abaikan Bunyi Setelah Penggantian

Kampas ganda baru tetapi masih menimbulkan bunyi bukan berarti komponen barunya pasti rusak. Bisa saja masalah berasal dari dudukan, perbedaan ukuran, kode komponen yang tidak sesuai, atau bekas modifikasi sebelumnya.

Karena itu, pemilik motor lawas sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan harga kampas ganda. Kesesuaian antara kampas ganda, dudukan, as, dan mekanisme penguncinya juga harus diperhatikan.

Intinya, sebelum mengganti kampas ganda motor lawas, pastikan kode dan dimensinya sesuai. Jangan memaksakan komponen yang tidak cocok dengan cara mengebor dudukan karena kelonggaran justru dapat menjadi sumber bunyi dan masalah baru.***

Editor : Asep Suhendar
Sumber : YouTube AGM channel
kampas ganda kampas ganda motor bogor motor