RADAR BOGOR - Honda Sonic yang mengalami brebet saat gas dibuka perlahan ternyata tidak selalu berkaitan dengan busi atau bahan bakar.
Seperti dikutip dari kanal YouTube AGM Channel, gangguan ditemukan pada pembacaan Throttle Position Sensor (TPS) yang tidak stabil, sementara tekanan bahan bakar juga menjadi salah satu bagian yang perlu diperiksa.
Masalah seperti ini penting diperhatikan warga Bogor, terutama pemilik Honda Sonic yang merasakan tarikan tersendat, putaran mesin naik-turun, atau tenaga seperti hilang ketika motor digunakan untuk berakselerasi.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Bertemu Nenek 82 Tahun di Sawah, Kisah Hidup Nini Sugiri Bikin Salut
Honda Sonic Brebet Semakin Parah Saat Mesin Panas
Gejala yang ditemukan pada motor dalam video tersebut cukup khas. Saat gas dibuka secara perlahan, putaran mesin mengalami gangguan dan terasa brebet.
Kondisinya juga disebut semakin parah ketika temperatur mesin meningkat. Perbedaan gejala antara mesin dingin dan panas menjadi petunjuk penting dalam proses diagnosis karena dapat mengarah pada komponen kelistrikan atau sensor yang mengalami gangguan ketika bekerja dalam kondisi tertentu.
Selain sistem pengapian dan suplai bahan bakar, mekanik mencurigai TPS sebagai salah satu penyebab utama. Sensor ini berfungsi membaca posisi bukaan throttle dan mengirimkan informasi tersebut ke ECU.
Baca Juga: Gelar Akademik ASN Kini Makin Mudah Dicantumkan, Apa Dampaknya bagi Karier?
Data TPS Tidak Stabil Bisa Bikin ECU Salah Membaca Bukaan Gas
Pemeriksaan menggunakan alat diagnostik menunjukkan grafik bukaan gas yang tidak berjalan mulus.
Pada titik tertentu, pembacaan justru mengalami penurunan atau perubahan yang tidak sesuai dengan gerakan throttle.
Kondisi tersebut dapat membuat informasi mengenai posisi gas yang diterima ECU menjadi tidak sesuai. Akibatnya, respons mesin dapat terganggu dan muncul gejala seperti brebet ketika motor digunakan pada bukaan gas tertentu.
Baca Juga: Pantai Pandawa, Pesona Pantai Pasir Putih di Balik Tebih Kapur Megah
Dalam kasus Honda Sonic tersebut, TPS kemudian diganti dengan komponen pengganti. Namun pekerjaan tidak berhenti setelah sensor terpasang.
TPS Baru Tidak Langsung Berarti Masalah Selesai
Setelah TPS baru dipasang, nilai pembacaannya justru masih terlalu tinggi. Kondisi ini membuat putaran mesin meningkat sehingga diperlukan proses penyesuaian kembali.
Nilai TPS kemudian disesuaikan menggunakan alat pemeriksaan hingga pembacaannya kembali ke angka nol.
Baca Juga: Calon Mahasiswa Poltekpin 2026 Harus Bersiap: Tes Fisik Bukan Sekadar Uji Kuat
Setelah dilakukan penyesuaian, respons bukaan gas menjadi lebih stabil dan gejala brebet yang sebelumnya muncul tidak lagi terlihat dalam pengujian.
Hal ini menjadi catatan penting bagi warga Bogor yang melakukan penggantian TPS. Mengganti sensor saja belum tentu cukup, sebab komponen baru tetap perlu dipastikan memiliki spesifikasi yang sesuai dan pembacaannya harus diperiksa kembali.
Tekanan BBM Juga Perlu Diperiksa
Selain TPS, tekanan bahan bakar menjadi bagian lain yang diperiksa dalam kasus tersebut. Tekanan BBM yang tidak stabil dapat ikut memengaruhi suplai bahan bakar ke mesin dan berpotensi menimbulkan gejala brebet.
Baca Juga: Jangan Salah Tanggal, Ini Jadwal Tes Fisik Poltekpin 2026 Usai SKD
Karena itu, ketika Honda Sonic mengalami tarikan tersendat, pemeriksaan sebaiknya tidak hanya berfokus pada satu komponen. Beberapa bagian yang dapat diperiksa antara lain:
- TPS dan grafik bukaan throttle
- Tekanan bahan bakar
- Busi dan sistem pengapian
- Suplai bahan bakar
- Kondisi saluran atau ventilasi tangki
- Data sensor melalui alat diagnostik
Ventilasi tangki juga perlu diperhatikan. Jika saluran pernapasan tangki terganggu oleh kotoran, suplai bahan bakar dapat ikut terpengaruh setelah motor digunakan beberapa waktu.
Salah satu petunjuk yang perlu diperhatikan adalah motor mengalami gangguan setelah berjalan cukup lama, kemudian kembali normal setelah berhenti.
Baca Juga: Soal Opini Ancaman Proyek di Pemkab Bogor, Ketua PRB Minta Polisi Turun Tangan
Jangan Asal Ganti Part Saat Motor Brebet
Kasus Honda Sonic tersebut menunjukkan pentingnya menghubungkan keluhan pengendara, gejala yang dirasakan, dan data hasil pemeriksaan sebelum mengganti komponen.
Part pengganti juga harus memiliki spesifikasi yang sesuai. Komponen yang kualitas atau karakteristiknya tidak tepat dapat membuat hasil perbaikan tidak sesuai harapan, meskipun sumber masalah sebenarnya sudah berhasil ditemukan.
Bagi warga Bogor yang mengalami Honda Sonic brebet saat digas, pemeriksaan TPS dan tekanan BBM bisa menjadi bagian dari diagnosis awal.
Baca Juga: Hati-hati Informasi Palsu, Simak Cara Aman Pantau Seleksi Poltekpin 2026
Jika tidak memiliki alat ukur atau scanner yang sesuai, pemeriksaan sebaiknya dilakukan di bengkel yang memahami sistem injeksi agar penyebab gangguan dapat ditemukan tanpa mengganti komponen secara coba-coba.
Hasil pemeriksaan sebelum dan sesudah penggantian perlu dibandingkan untuk memastikan masalah benar-benar teratasi dan respons mesin kembali normal.***
Editor : Asep SuhendarSumber : YouTube AGM channel