RADAR BOGOR – Mobil yang lebih sering terparkir di garasi bukan berarti bebas dari risiko kerusakan. Justru kendaraan yang jarang digunakan tetap membutuhkan perawatan agar mesin, aki, ban, dan berbagai komponennya tetap dalam kondisi optimal.
Salah satu kebiasaan yang masih banyak dilakukan pemilik mobil adalah menyalakan mesin selama 15 hingga 30 menit tanpa membawa kendaraan keluar dari garasi.
Padahal, untuk mobil modern dengan sistem injeksi, cara tersebut tidak selalu diperlukan. Mengutip edukasi dari kanal YouTube Tips Otomotif Channel, terlalu lama membiarkan mesin idle justru berpotensi menimbulkan sejumlah masalah.
Baca Juga: Bukan Cuma Angka, Ini Deretan Skill Analitik yang Paling Dicari di CPNS 2027
Mulai dari pembentukan kerak karbon, kontaminasi oli, pemborosan bahan bakar hingga risiko karat pada sistem knalpot.
Lantas, bagaimana cara yang tepat merawat mobil yang jarang digunakan?
1. Cek Kondisi Mobil Sebelum Dinyalakan
Sebelum menghidupkan mesin, lakukan pemeriksaan singkat. Pastikan tidak terdapat kebocoran oli atau cairan lainnya, volume air radiator mencukupi, serta kondisi ban masih normal.
Jangan lupa mengecek ruang mesin untuk memastikan tidak ada sarang atau benda asing yang ditinggalkan hewan seperti tikus.
2. Tak Perlu Lama-Lama Saat Mesin Idle
Baca Juga: Bukan Cuma Angka, Ini Deretan Skill Analitik yang Paling Dicari di CPNS 2027
Untuk mobil modern, mesin tidak perlu dipanaskan dalam waktu lama. Setelah dinyalakan, biarkan mesin idle sekitar 30 detik hingga satu menit sebelum mulai berjalan.
Waktu tersebut cukup untuk membantu oli bersirkulasi ke berbagai komponen mesin.
Pemilik mobil juga sebaiknya tidak menginjak pedal gas berulang kali ketika mesin masih dingin. Kebiasaan tersebut justru dapat meningkatkan beban dan gesekan pada komponen mesin.
3. Cara Terbaik: Ajak Mobil Jalan Santai
Alih-alih hanya menyalakan mesin di garasi, kendaraan sebaiknya sesekali digunakan untuk berkendara.
Baca Juga: Maulid Nabi di Ciampea Bogor Diwarnai Komitmen Tolak LGBT
Mobil yang jarang digunakan dianjurkan diajak berjalan santai sekitar 15–30 menit, setidaknya satu kali dalam seminggu, dengan kondisi lalu lintas dan lingkungan yang aman.
Saat kendaraan berjalan, mesin dapat mencapai suhu kerja secara lebih optimal. Aktivitas tersebut juga membantu alternator mengisi kembali daya aki.
Selain itu, penggunaan mobil secara berkala dapat membantu menjaga kondisi ban, mengurangi lapisan karat ringan pada cakram rem, serta memastikan berbagai komponen kendaraan tetap bekerja.
Menyalakan sistem AC selama perjalanan juga membuat komponen AC tetap beroperasi secara berkala.
Baca Juga: Akhirnya TPG September 2026 Diproses, Ini Arti Warna Status Info GTK
4. Jangan Panaskan Mobil di Garasi Tertutup
Hal yang tak kalah penting adalah lokasi saat menyalakan mesin.
Hindari memanaskan mobil di dalam garasi yang tertutup rapat. Gas buang kendaraan mengandung karbon monoksida (CO), yang berbahaya apabila terakumulasi dan terhirup.
Jika harus menyalakan mesin, pastikan kendaraan berada di area terbuka dengan sirkulasi udara yang baik.
Perawatan Mobil Jarang Dipakai Tetap Harus Rutin
Baca Juga: Mobil Listrik Mogok di Tengah Jalan, Benarkah Akibat Sering Cas hingga 100 Persen?
Selain rutin mengajak kendaraan berkendara, ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan ketika mobil lebih sering terparkir.
Pemilik kendaraan dapat menjaga volume bahan bakar pada tingkat yang cukup untuk membantu mengurangi potensi kondensasi di dalam tangki. Perawatan berkala juga tetap harus dilakukan meskipun jarak tempuh kendaraan rendah.
Salah satunya adalah mengganti oli berdasarkan interval waktu yang direkomendasikan pabrikan, bukan hanya berdasarkan jumlah kilometer yang telah ditempuh.
Dengan begitu, mobil yang jarang digunakan tetap berada dalam kondisi siap ketika sewaktu-waktu dibutuhkan.
Baca Juga: Percepatan Pembukaan Rekening 4,33 Juta KPM Bansos dan Uji Coba Portal VerLinsos
Jadi, memanaskan mobil bukan berarti harus membiarkannya menyala lama di garasi. Untuk kendaraan modern, pemeriksaan singkat, idle seperlunya, kemudian berkendara santai secara berkala justru menjadi kebiasaan yang lebih tepat untuk menjaga berbagai komponen kendaraan tetap bekerja. (Adi/Boash)
Editor : Rani Puspitasari Sinaga