Motor Listrik Bisa Terbakar? Warga Bogor Wajib Tahu Penyebab dan Cara Mencegahnya

Kholikul Ihsan • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 17:16 WIB
Motor listrik yang terbakar (YouTube Fuse box moto)
Ilustrasi motor listrik yang terbakar (YouTube Fuse box moto)

RADAR BOGOR - Kebakaran pada motor listrik dapat berkaitan dengan kondisi baterai lithium, kesalahan pengisian daya, modifikasi kelistrikan, hingga kerusakan fisik akibat benturan. 

Berdasarkan kutipan dari kanal YouTube Fuse box moto, risiko tersebut perlu diperhatikan pengguna motor listrik di Indonesia, termasuk warga Bogor, karena masalah pada baterai dan sistem kelistrikan dapat memicu panas berlebih hingga kebakaran.

Thermal Runaway Jadi Salah Satu Risiko Baterai Lithium

Salah satu kondisi yang perlu diwaspadai adalah thermal runaway pada baterai lithium. Kondisi ini terjadi ketika reaksi kimia berantai di dalam sel baterai menyebabkan suhu meningkat secara drastis.

Baca Juga: Karburator Motor Sering Banjir? Warga Bogor Wajib Tahu Cara Mengatasinya

Ketika thermal runaway terjadi, kerusakan dapat berkembang dengan cepat dari satu sel ke sel lainnya. Karena itu, persoalan baterai lithium tidak bisa disamakan begitu saja dengan kebakaran biasa.

Dalam kondisi tertentu, baterai yang mengalami thermal runaway juga dapat menghasilkan oksigen dari proses kimianya sendiri sehingga pemadaman menjadi lebih sulit.

Charger dan Stopkontak Perlu Diperhatikan

Kesalahan saat charging motor listrik menjadi faktor lain yang perlu diperhatikan. Penggunaan charger yang tidak sesuai spesifikasi tegangan dan arus baterai dapat meningkatkan risiko masalah pada sistem pengisian.

Baca Juga: Saldo KKS Bertambah Awal Oktober, Bansos PKH BPNT Cair hingga Rp1,8 Juta

Sistem Battery Management System (BMS) juga memiliki peran penting dalam mengawasi kondisi baterai. 

BMS yang bekerja dengan baik dapat membantu mengatur pengisian dan mencegah kondisi pengisian berlebihan.

Selain charger, kondisi stopkontak dan kabel sambungan juga tidak boleh diabaikan. Colokan yang longgar atau kabel berkualitas rendah dapat menimbulkan panas berlebih pada titik sambungan.

Baca Juga: Eco Mode Bikin BBM Lebih Irit atau cuma Bikin Mobil Lemot?

Modifikasi Kelistrikan Jangan Dilakukan Sembarangan

Pengguna motor listrik juga perlu berhati-hati terhadap modifikasi. Mengubah controller, meningkatkan tegangan atau daya, maupun melakukan penyambungan kabel tanpa memperhitungkan kemampuan sistem dapat meningkatkan risiko gangguan kelistrikan.

Sambungan kabel yang kendur juga dapat menimbulkan hambatan dan panas. Dalam kondisi tertentu, masalah tersebut dapat berkembang menjadi korsleting atau arus pendek.

Benturan Keras Bisa Memengaruhi Baterai

Baterai motor listrik juga perlu diperhatikan setelah kendaraan mengalami jatuh atau benturan keras. 

Baca Juga: Kabar Gembira, TPG Juli-September Diprediksi Cair Rapel Oktober 2026

Kerusakan fisik pada sel dapat memengaruhi bagian internal baterai, termasuk separator yang memisahkan komponen di dalam sel.

Karena itu, motor listrik yang mengalami kecelakaan atau benturan kuat sebaiknya tidak langsung digunakan maupun diisi daya sebelum kondisi baterainya diperiksa oleh teknisi yang memahami sistem baterai kendaraan listrik.

Cara Mengurangi Risiko Kebakaran Motor Listrik

Bagi warga Bogor yang menggunakan motor listrik, beberapa langkah pencegahan yang dapat diperhatikan antara lain:

-Gunakan charger bawaan atau charger yang sesuai standar pabrikan.

-Pastikan stopkontak dan konektor terpasang dengan kuat.

-Hindari penggunaan kabel sambungan berkualitas rendah.

-Jangan langsung melakukan charging ketika baterai masih dalam kondisi panas setelah perjalanan.

-Hindari modifikasi baterai, controller, dan sistem kelistrikan di luar spesifikasi pabrikan.

-Periksa kondisi baterai secara berkala, termasuk State of Health (SoH) jika sistem kendaraan menyediakan informasi tersebut.

-Periksa kendaraan setelah mengalami benturan atau jatuh cukup keras.

Baca Juga: KRL Bakal Sampai Lido, Pemkab Bogor Didorong Jadikan Cigombong Destinasi Wisata Baru

Risiko kebakaran motor listrik tidak semata-mata berkaitan dengan jenis kendaraan, tetapi dapat dipengaruhi oleh kondisi baterai, sistem pengisian, instalasi kelistrikan, penggunaan, dan perawatan. 

Bagi warga Bogor, memahami tanda serta penyebab masalah baterai menjadi bagian penting dalam menggunakan motor listrik dengan lebih aman.***

Editor : Asep Suhendar
Sumber : youtube Fuse Box Moto
bogor motor motor listrik