RADAR BOGOR - Setir mobil yang terasa bergetar ketika kendaraan melaju pada kecepatan sekitar 80- 100 km per jam menjadi salah satu keluhan yang cukup sering ditanyakan pemilik kendaraan.
Kondisi setir mobil bergetar dapat terasa semakin jelas ketika mobil memasuki rentang kecepatan tertentu.
Dalam tayangan YouTube Dokter Mobil Indonesia, salah satu pertanyaan yang dibahas berkaitan dengan mobil yang mengalami getaran pada bagian setir ketika melaju sekitar 100 km per jam.
Salah satu hal yang disarankan untuk diperiksa adalah kondisi roda dan balancing. Pemeriksaan ini penting karena ketidakseimbangan pada roda dapat memengaruhi kenyamanan kendaraan, terutama ketika mobil digunakan pada kecepatan tinggi.
Balancing Roda Perlu Diperhatikan
Dokter Mobil Indonesia menjelaskan bahwa pada kasus setir bergetar ketika mobil melaju pada kecepatan sekitar 80–110 km per jam, salah satu pemeriksaan yang dapat dilakukan adalah balancing.
Dalam penjelasannya, terdapat balancing roda yang dilakukan dengan melepas roda, serta metode finish balancing.
Baca Juga: Siswa SMAN 1 Ciawi Bogor Borong Juara Pencak Silat, Naufal Tembus Ajang Internasional
Metode finish balancing disebut tidak tersedia di semua tempat karena membutuhkan peralatan dan proses pengerjaan tertentu.
Finish balancing pada dasarnya ditujukan untuk memastikan putaran roda tetap seimbang ketika kendaraan digunakan pada kecepatan tinggi.
Ketidakseimbangan kecil pada roda yang mungkin tidak terasa pada kecepatan rendah dapat menjadi lebih terasa ketika kecepatan kendaraan meningkat.
Karena itu, getaran yang muncul pada rentang kecepatan tertentu tidak selalu berarti masalah berada pada mesin. Bagian roda dan sistem yang berkaitan dengan putaran roda juga perlu diperiksa.
Apa Itu Finish Balancing?
Finish balancing menjadi salah satu poin yang cukup ditekankan dalam penjelasan Dokter Mobil Indonesia.
Menurut penjelasan dalam tayangan tersebut, proses ini dapat membantu menghasilkan putaran roda yang lebih halus ketika kendaraan melaju dalam kecepatan tinggi.
Bahkan, perbedaan kecil pada keseimbangan roda dapat terasa ketika mobil digunakan dalam kecepatan tinggi.
Hal tersebut menjadi semakin relevan bagi pengemudi yang sering menggunakan mobil pada kecepatan tinggi.
Getaran yang awalnya terasa ringan dapat menjadi lebih mengganggu ketika kendaraan terus melaju.
Baca Juga: Edufair SMA Mardi Yuana Bogor Hadirkan 18 Kampus Swasta, Bantu Siswa Petakan Pilihan Kuliah
Namun, pemeriksaan langsung tetap diperlukan untuk mengetahui penyebab sebenarnya.
Getaran pada setir tidak otomatis berarti disebabkan balancing karena kondisi kendaraan perlu diperiksa secara menyeluruh.
Posisi Pelek dan Hub Sebaiknya Ditandai
Ada satu hal teknis lain yang disampaikan dalam tayangan tersebut, yakni pentingnya memperhatikan posisi pemasangan kembali roda.
Sebelum roda dilepas, posisi antara pelek dan hub dapat diberi tanda. Tujuannya agar roda dapat dipasang kembali pada posisi yang sama.
Dalam konteks finish balancing, perubahan posisi pemasangan dapat memengaruhi hasil keseimbangan yang sebelumnya sudah dilakukan.
Karena itu, proses pelepasan dan pemasangan roda sebaiknya dilakukan dengan memperhatikan posisi awalnya, terutama apabila kendaraan sebelumnya sudah menjalani proses balancing tertentu.
Jangan Langsung Menyimpulkan Kerusakan Mesin
Getaran pada kecepatan sekitar 100 km per jam juga tidak bisa langsung disimpulkan sebagai kerusakan mesin.
Dalam tayangan Dokter Mobil Indonesia, pembahasan mengenai kendaraan mencakup sejumlah faktor yang dapat memengaruhi karakteristik putaran mesin pada kecepatan tertentu.
Seperti ukuran dan ketebalan ban, diameter pelek, tekanan ban, kapasitas mesin, viskositas oli, hingga beban kendaraan.
Artinya, karakteristik kendaraan saat melaju pada kecepatan tertentu dapat dipengaruhi berbagai komponen dan kondisi.
Untuk kasus setir bergetar pada sekitar 100 km per jam, pemeriksaan bagian roda menjadi salah satu langkah yang dapat dipertimbangkan sebelum menentukan sumber masalah.
Baca Juga: BRIN Dorong Indonesia Timur Jadi Hub Infrastruktur Riset dan Inovasi, Gandeng Universitas Hasanuddin
Periksa Jika Getaran Terasa Berulang
Jika getaran pada setir selalu muncul ketika kendaraan mencapai rentang kecepatan tertentu, pemilik mobil sebaiknya tidak mengabaikannya.
Pemeriksaan dapat dimulai dari kondisi ban, pelek, balancing, hingga komponen lain yang berkaitan dengan roda.
Semakin jelas getaran yang dirasakan, semakin penting kendaraan diperiksa secara langsung oleh teknisi agar penyebabnya dapat diketahui dengan tepat.
Dengan demikian, keluhan setir bergetar saat mobil melaju sekitar 100 km per jam tidak bisa hanya dilihat dari satu komponen.
Balancing, termasuk finish balancing, menjadi salah satu bagian yang dapat diperiksa, sementara diagnosis akhir tetap membutuhkan pemeriksaan langsung terhadap kondisi kendaraan. (Fauzan Kaifah/MG)
Editor : Yosep Awaludin