Beat dan Vario Warga Bogor Berdengung saat Jalan? Wajib Cek Bearing Kruk As

Kholikul Ihsan • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 22:42 WIB
Pembongkaran mesin Beat yang berdengung (YouTube Mulya motor)
Pembongkaran mesin Beat yang berdengung. Foto: YouTube Mulya Motor

RADAR BOGOR - Honda Beat dan Vario milik warga Bogor yang mengeluarkan suara berdengung atau ngosos saat berjalan tidak selalu mengalami masalah pada piston, blok silinder, atau rantai keteng. 

Pada kasus tertentu, sumber suara mesin Honda Beat dan Vario justru berasal dari bearing kruk as yang mengalami kerusakan atau putarannya mulai seret. 

Kondisi pada motor Honda Beat dan Vario ini perlu diperhatikan warga Bogor agar suara mesin tidak dibiarkan hingga kerusakan berkembang.

Baca Juga: Status KPM Exclude Berubah di SIKS-NG, Ini Tahapan Bansos PKH BPNT Berikutnya

Suara Ngosos Bisa Berasal dari Bearing Kruk As

Mengutip dari kanal YouTube Mulya motor, suara dengung pada mesin Beat atau Vario terkadang sulit ditentukan sumbernya karena karakter suaranya dapat menyerupai suara dari bagian mesin lainnya. 

Padahal, ketika piston, blok silinder, dan rantai keteng masih dalam kondisi baik, bearing kruk as atau bearing crankshaft dapat menjadi salah satu bagian yang perlu diperiksa.

Bearing yang mulai rusak atau mengalami kondisi seret dapat membuat putaran kruk as tidak lagi berlangsung dengan halus. 

Baca Juga: Satlantas Polres Bogor dan BPJS Matangkan Pemberian Jaminan Kesehatan bagi Korban Kecelakaan

Ketika motor digunakan dan putaran mesin meningkat, suara dengung tersebut biasanya semakin terdengar.

Mengapa Bearing Kruk As Bisa Cepat Bermasalah?

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam kasus ini adalah kondisi rumah bearing pada crankcase. 

Dudukan bearing kruk as dibuat dengan ukuran yang sangat presisi sehingga pemasangannya membutuhkan ketepatan.

Baca Juga: Rekam Jejak Ketua Wantimpres Pratikno, dari UGM hingga Menko

Jika bearing tertekan terlalu kuat dari sisi luar ketika dipasang, putarannya dapat menjadi seret. Kondisi tersebut membuat bearing bekerja tidak optimal dan berpotensi mempercepat keausan.

Bahkan, bearing baru sekalipun dapat kembali menimbulkan suara apabila pemasangannya membuat komponen tersebut mengalami tekanan berlebihan.

Jangan Sembarangan Mengikis Crankcase

Saat menemukan bearing kruk as yang sulit berputar atau terasa seret, modifikasi rumah bearing perlu dilakukan dengan sangat hati-hati.

Baca Juga: Persiapan CPNS 2027: Cek Prediksi Passing Grade TWK, TIU, dan TKP

Mengikis dinding crankcase secara berlebihan bukan solusi yang disarankan karena dapat membuat dudukan bearing kehilangan kepresisian. 

Jika rumah bearing menjadi terlalu longgar, bearing berisiko oblak atau lobok ketika mesin bekerja.

Karena itu, pemeriksaan ukuran dan kondisi rumah bearing sebaiknya dilakukan dengan alat yang tepat oleh teknisi yang memahami konstruksi mesin.

Baca Juga: Toyota Fortuner 2027 Mulai Terungkap, Wajah Baru Mirip Hilux dan 9 Kode Varian Muncul di Indonesia

Perhatikan Kondisi Bearing Sebelum Dipasang

Sumber kasus tersebut menyebutkan adanya metode dengan mengurangi sedikit bagian luar bearing baru agar pemasangannya tidak terlalu tertekan. 

Tujuannya adalah membuat bearing dapat terpasang sesuai kebutuhan tanpa mengalami tekanan berlebihan pada sisi luarnya.

Namun, proses pengurangan diameter bearing harus dilakukan secara sangat presisi dan merata. Kesalahan pengerjaan dapat menyebabkan bearing tidak lagi memiliki ukuran yang sesuai atau justru menimbulkan masalah baru pada kruk as.

Baca Juga: Bansos Kuartal 4 Cair Bertahap, PKH BPNT dan BSU Mulai Disalurkan

Bagi warga Bogor yang mengalami Beat atau Vario berdengung, langkah paling aman adalah memastikan sumber suara terlebih dahulu sebelum mengganti komponen. Jangan langsung menyimpulkan bahwa piston atau blok silinder mengalami kerusakan.

Suara ngosos pada Honda Beat dan Vario dapat berasal dari berbagai komponen. Jika bagian piston, blok, dan rantai keteng masih baik, bearing kruk as patut masuk daftar pemeriksaan.

Pemeriksaan yang tepat penting dilakukan sebelum mengambil tindakan pada crankcase maupun bearing. 

Baca Juga: Ganti Oli Mobil Sebaiknya Ikut KM atau Bulan? Ini Patokan yang Paling Aman

Dengan mengetahui sumber suara sejak awal, pemilik motor di Bogor dapat menghindari penggantian komponen yang tidak diperlukan sekaligus mencegah kerusakan mesin menjadi lebih besar.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
Sumber : YouTube Mulya motor
mesin berdengung bogor vario otomotif beat