RADAR BOGOR - Pemilik mobil listrik perlu memperhatikan sejumlah bagian kendaraan saat mencuci mobil. Pasalnya, penggunaan semprotan air bertekanan tinggi pada area tertentu disebut dapat menimbulkan masalah pada komponen kendaraan.
Hal tersebut disampaikan Oscar Darmawan melalui unggahan di akun Instagram @oscardarmawan.
Dalam unggahannya, Oscar mengingatkan pemilik mobil listrik agar tidak langsung menyemprot seluruh bagian kendaraan menggunakan tekanan air tinggi, terutama pada area charging port dan bagian kolong mobil.
Menurut Oscar, bagian bawah kendaraan terdapat komponen baterai dan sistem kelistrikan yang perlu diperhatikan ketika mobil dicuci.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Ungkap Pesan Penting Kampung Adat Banceuy untuk Generasi Muda
“Bukan berarti mobil listrik nggak boleh kena air ya, tapi tekanan air yang terlalu tinggi sebaiknya dihindari di area-area tertentu,” ujar Oscar dalam unggahannya.
Manfaatkan Fitur Car Wash Mode
Oscar juga menyebut sejumlah mobil listrik telah dilengkapi fitur Car Wash Mode. Fitur tersebut dapat diaktifkan sebelum kendaraan masuk ke tempat pencucian mobil.
Sementara bagi mobil listrik yang tidak memiliki fitur tersebut, beberapa pengaturan dapat dimatikan secara manual. Oscar mencontohkan sensor wiper, AC, dan sensor parkir agar tidak aktif secara tiba-tiba selama proses pencucian.
Setelah pengaturan tersebut dilakukan, proses mencuci bagian bodi mobil listrik pada dasarnya dapat dilakukan seperti mencuci mobil pada umumnya.
Oscar menekankan bahwa pemilik mobil listrik tidak perlu menganggap kendaraan listrik sama sekali tidak boleh terkena air.
Hal yang perlu diperhatikan adalah bagian kendaraan yang tidak boleh diperlakukan sembarangan, khususnya area kolong dan komponen kelistrikan.
Karena itu, pemilik mobil listrik disarankan tidak asal menyemprot menggunakan tekanan tinggi ketika mencuci kendaraan.
Oscar pun mengingatkan pemilik mobil listrik untuk memperhatikan area charging port, kolong kendaraan, serta bagian yang berkaitan dengan sistem kelistrikan sebelum melakukan pencucian.(Fauzan Kaifah/Magang Radar Bogor)
Editor : Eka Rahmawati