RADAR BOGOR - Mobil mangkrak yang sudah bertahun-tahun tidak digunakan berpotensi mengalami berbagai masalah mesin meski sebelumnya masih dalam kondisi normal.
Dilansir dari kanal otomotif YouTube Goprak Group, sebaiknya sejumlah bagian seperti aki, kabel, starter, pengapian, karburator hingga suplai BBM perlu diperiksa sebelum mesin kembali dihidupkan.
Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan pemilik mobil sebelum menghidupkan kembali mesin kendaraan yang sudah lama tidak digunakan:
1. Periksa Kondisi Aki dan Terminal
Aki menjadi bagian pertama yang perlu diperiksa ketika hendak menghidupkan mobil yang lama mangkrak. Tegangan aki yang sudah lemah dapat membuat motor starter tidak mampu memutar mesin dengan kuat.
Baca Juga: 5 Mitos Mobil yang Masih Dipercaya, Ternyata Bisa Bikin Mesin Cepat Rusak
Selain aki, periksa terminal positif, negatif dan kabel massa. Pada mobil yang lama disimpan, bagian tersebut bisa mengalami korosi sehingga aliran listrik terganggu.
Membersihkan kerak atau karat pada ujung kabel dan memastikan sambungan kembali kencang dapat membantu memperbaiki koneksi kelistrikan.
2. Cek Motor Starter
Setelah sistem kelistrikan diperiksa, starter dapat diuji untuk mengetahui apakah masih mampu memutar mesin.
Baca Juga: Honda CB250SS 2027 Siap Meluncur, Motor Retro 250 cc Ini Bisa Dikustom Sesuka Hati
Jika starter hanya berbunyi tetapi putarannya lemah, masalah tidak selalu berasal dari motor starter. Aki yang sudah kehilangan kemampuan menyimpan daya juga dapat menyebabkan putaran starter menjadi lambat.
Karena itu, kondisi aki dan starter sebaiknya diperiksa secara bersamaan.
3. Periksa Sistem Pengapian
Mobil lawas dengan sistem pengapian konvensional juga perlu mendapat perhatian pada bagian koil, kabel pengapian, delco dan komponen terkait.
Baca Juga: 6 Resto Hits di Bekasi, Cocok untuk Makan Bareng Keluarga
Korosi atau kotoran pada sambungan listrik dapat menghambat aliran tegangan. Pada kasus mobil yang lama disimpan, membersihkan bagian-bagian tersebut bisa menjadi salah satu langkah awal sebelum mengganti komponen.
4. Jangan Lupakan Karburator
Karburator juga berpotensi bermasalah setelah mobil lama tidak digunakan. Endapan bahan bakar dan kotoran dapat membuat mekanisme seperti skep menjadi berat atau macet.
Sebelum mencoba menghidupkan mesin, pastikan mekanisme karburator dapat bergerak dengan normal. Kondisi saluran bahan bakar juga perlu diperiksa agar bensin bisa mencapai karburator.
Baca Juga: Mobil Terbakar di Jalan Raya Jakarta-Bogor Cibinong, Diduga Ini Penyebabnya
5. Pastikan BBM Masuk ke Karburator
Mesin tidak akan hidup jika bahan bakar tidak sampai ke ruang pembakaran. Karena itu, setelah sistem kelistrikan dan pengapian diperiksa, pastikan suplai BBM menuju karburator berjalan dengan baik.
Pada kasus Daihatsu Charade tersebut, mesin sempat belum menyala karena bahan bakar di tandon karburator belum terisi. Setelah BBM kembali tersedia dan aki diganti dengan unit yang lebih kuat, mesin akhirnya dapat hidup.
6. Jangan Langsung Dipakai di Jalan
Mesin yang berhasil hidup setelah bertahun-tahun mangkrak bukan berarti mobil langsung aman digunakan.
Baca Juga: 8 Hal Wajib Dicek Sebelum Beli Mobil Listrik Bekas, Jangan Cuma Lihat Harga
Warga Bogor yang memiliki mobil lama tidak digunakan sebaiknya melakukan pemeriksaan lanjutan pada oli mesin, sistem pendinginan, rem, ban, selang, belt, kebocoran bahan bakar dan komponen kelistrikan.
Bagian-bagian tersebut bisa mengalami penurunan kondisi akibat usia dan lama kendaraan tidak beroperasi.
Menghidupkan kembali mobil yang lama mangkrak membutuhkan pemeriksaan bertahap. Aki, kabel massa, starter, sistem pengapian, karburator dan suplai BBM menjadi beberapa bagian yang perlu diperhatikan sebelum mesin dicoba hidupkan.
Baca Juga: Bansos PKH BPNT Cair Kemarin, 3 Oktober 2026: Ini Daftar Daerahnya
Bagi warga Bogor yang memiliki mobil lawas, jangan langsung memaksa starter berulang kali. Pastikan sistem kelistrikan, bahan bakar dan pengapian diperiksa terlebih dahulu agar proses menghidupkan mobil lebih aman dan kerusakan tambahan dapat dihindari.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube Goprak Group