RADAR BOGOR - Stang seher atau connecting rod yang sudah oblak dapat menjadi tanda adanya masalah serius pada bagian dalam mesin motor.
Kondisi ini membuat pemeriksaan tidak cukup dilakukan dari luar dan dalam kasus tertentu membutuhkan proses belah mesin untuk memastikan kondisi kruk as, stang seher, serta komponen internal lainnya.
Informasi ini relevan untuk warga Bogor yang menggunakan Yamaha Fino 125, Mio M3, Mio S, Mio Z, atau X-Ride dan mulai menemukan gejala suara kasar dari area mesin.
Baca Juga: Indonesia vs Thailand di Final ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal hingga Live Streaming-nya
Belah Mesin Dimulai dari Bagian Luar
Dilansir dari kanal YouTube Kunci 12 Motor, sebelum crankcase dipisahkan, beberapa komponen di bagian luar mesin perlu dilepas secara bertahap.
Prosesnya dimulai dengan melepas baut dinamo starter, kemudian membuka kipas pendingin dan baut pada as magnet.
Flywheel atau magnet selanjutnya dilepas menggunakan tracker khusus. Penggunaan tracker diperlukan agar magnet dapat dilepaskan tanpa memberikan tekanan berlebihan pada komponen di sekitarnya.
Baca Juga: Mensos Minta Masyarakat Registrasi Ulang Penerima Bansos Lewat Perlinsos
Setelah itu, baut pengikat sepul atau stator dan pulser dilepas agar bagian dalam mesin dapat diakses.
Komponen Starter dan Pompa Oli Ikut Dibongkar
Tahap berikutnya mencakup pelepasan pelindung serta tutup gir pompa oli. Penutup gir starter atau bagian kruk as kemudian dibuka untuk mengakses komponen penggerak di dalamnya.
Gir starter, one way starter, dan rantai keteng juga perlu dilepas sebelum crankcase dibuka. Setiap komponen sebaiknya ditata dan diberi perhatian pada posisi pemasangannya agar proses perakitan kembali tidak keliru.
Baca Juga: KONI Kabupaten Bogor Matangkan Persiapan Jelang Porprov XV Jabar 2026
Baut Crankcase Harus Dibuka Merata
Setelah komponen penghalang dilepas, seluruh baut pengikat crankcase dibuka. Pembukaan baut dilakukan secara menyeluruh dan bertahap agar kedua sisi crankcase dapat dipisahkan dengan aman.
Jika kedua bagian masih rapat, pemisahan dapat dilakukan dengan mengetuk area crankcase secara perlahan menggunakan palu berbahan karet atau plastik.
Penggunaan palu logam secara langsung sebaiknya dihindari karena berisiko merusak permukaan crankcase yang nantinya harus kembali rapat.
Baca Juga: Nasib 118 Ribu Peserta PPPK Sekolah Rakyat
Kruk As dan Stang Seher Perlu Diperiksa
Setelah kedua sisi crankcase terpisah, kruk as dapat diangkat untuk dilakukan pemeriksaan. Bagian yang menjadi perhatian utama adalah stang seher atau connecting rod yang sebelumnya dicurigai mengalami keoblakan.
Pemeriksaan dapat dilakukan dengan mengamati gerakan stang seher dan mengetuk bagian atasnya untuk membantu mengetahui tingkat kelonggaran.
Namun, pemeriksaan visual dan gerakan saja belum cukup untuk menentukan apakah komponen masih layak digunakan.
Baca Juga: Kabupaten Bogor Jadi Penyelenggara Kontes Sapi Piala Presiden 2026 Terbesar di Indonesia
Jangan Asal Belah Mesin Motor
Belah mesin bukan pekerjaan sederhana karena banyak komponen harus dilepas dan dipasang kembali dengan posisi yang tepat.
Kesalahan saat pembongkaran atau pemasangan dapat menimbulkan masalah baru, seperti kebocoran oli, suara mesin kasar, hingga kerusakan komponen internal.
Untuk warga Bogor yang menemukan suara mesin semakin kasar atau menduga stang seher motor oblak, pemeriksaan sebaiknya dilakukan oleh mekanik yang memahami konstruksi mesin Yamaha.
Baca Juga: Delegasi IMSO ke-23 dari 23 Negara Kunjungi Yayasan An Nashr di Parung Bogor
Jika memang harus belah mesin, diagnosis perlu dilakukan secara menyeluruh agar komponen yang diganti benar-benar bagian yang bermasalah, bukan sekadar mengganti berdasarkan dugaan.***
Editor : Asep SuhendarSumber : YouTube kunci 12 motor