Mobil Susah Hidup Setelah Dicuci? Warga Bogor Wajib Cek Bagian Ini

Kholikul Ihsan • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 17:10 WIB
Pembersihan delco mobil yang susah hidup (YouTube Goprak Group)
Pembersihan delco mobil yang susah hidup (YouTube Goprak Group)

RADAR BOGOR - Mobil yang tiba-tiba sulit hidup atau mengalami gejala mesin nembak setelah dicuci bisa disebabkan oleh air yang masuk ke sistem pengapian. 

Salah satu bagian yang perlu diperiksa adalah tutup delco, terutama pada mobil yang masih menggunakan sistem pengapian konvensional. 

Melansir dari kanal YouTube Goprak Group, air dan kelembapan di dalam delco dapat membuat percikan api tidak tersalurkan dengan baik.

Baca Juga: BRILink Agen Ria Irawan Topang Roda Ekonomi Petani dan Pengusaha Kelapa di Indragiri Hilir

Air di Delco Bisa Mengganggu Pengapian

Delco berfungsi mendistribusikan tegangan tinggi dari koil menuju busi sesuai urutan pengapian. Jika bagian dalamnya terkena air, percikan listrik dapat menyebar atau tidak sampai ke busi secara optimal.

Akibatnya, mesin bisa mengalami beberapa gejala seperti sulit hidup, brebet, mesin nembak, atau bahkan mati setelah terkena air.

Karena itu, ketika masalah muncul sesaat setelah mencuci mobil, bagian delco sebaiknya diperiksa sebelum mengganti busi atau komponen lainnya.

Baca Juga: Siswa SMAN 5 Kota Bogor Mulai Pemanasan Hadapi TKA

Cara Mengatasi Delco yang Basah

Jika ditemukan air di dalam tutup delco, langkah pertama adalah mematikan mesin dan memastikan area tersebut aman untuk diperiksa.

Buka tutup delco kemudian keringkan bagian dalam menggunakan tisu, kain bersih, atau alat pengering. Rotor dan area kontak pengapian juga perlu diperiksa agar tidak ada sisa air atau kelembapan.

Pengeringan harus dilakukan secara menyeluruh. Hindari memberikan panas berlebihan menggunakan api langsung karena dapat merusak atau mengubah bentuk komponen plastik.

Baca Juga: Doa Teja Paku Alam Jelang Indonesia vs Thailand: Pengennya Indonesia Juara

Cegah Air Masuk Kembali

Setelah delco benar-benar kering, cari sumber air yang masuk. Periksa kondisi tutup delco, sambungan, kabel pengapian, serta pelindung di sekitar area tersebut.

Perlindungan tambahan terhadap cipratan air dapat digunakan apabila konstruksi kendaraan memungkinkan. Namun, pelindung tidak boleh mengganggu sirkulasi udara, kabel, maupun komponen mesin.

Untuk warga Bogor yang sering berkendara saat hujan, pemeriksaan perlindungan sistem pengapian menjadi salah satu bagian penting dalam perawatan mobil lawas.

Baca Juga: Siswa SMAN 4 Bogor Terpilih Jadi Delegasi Parlemen Remaja DPR RI

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Beberapa tanda yang bisa muncul ketika delco terkena air antara lain:

- Mesin sulit dihidupkan setelah mobil dicuci.

- Mesin brebet atau tersendat.

- Mesin mengalami gejala nembak.

- Putaran mesin tidak stabil.

- Mesin mati ketika terkena cipratan air.

- Percikan api pada sistem pengapian tidak bekerja optimal.

Baca Juga: Benarkah AC Mobil Bikin BBM Boros? Ini Fakta dan Cara Menggunakannya agar Tetap Irit

Jika gejala tersebut muncul, jangan langsung mengganti banyak komponen. Periksa terlebih dahulu kemungkinan adanya air atau kelembapan di sistem pengapian.

Jangan Abaikan Sistem Pengapian Setelah Mobil Dicuci

Mobil yang sulit hidup setelah dicuci tidak selalu berarti busi atau aki rusak. Pada kendaraan dengan sistem delco, air yang masuk ke tutup delco dapat menjadi penyebab sederhana tetapi cukup mengganggu proses pembakaran.

Baca Juga: Wali Kota Dedie Rachim Sebut Bantuan dari DKI Jakarta ke Bogor Sudah Sejak Lama

Bagi warga Bogor, terutama pemilik mobil lawas, menjaga area delco tetap kering menjadi salah satu langkah sederhana untuk mencegah masalah mesin setelah hujan atau pencucian kendaraan. 

Jika setelah dikeringkan mesin masih sulit hidup, pemeriksaan dapat dilanjutkan ke busi, kabel busi, koil, rotor, dan sistem bahan bakar.***

Editor : Asep Suhendar
Sumber : YouTube Goprak Group
tips otomotif mobil susah hidup delco mobil bogor otomotif