Daihatsu Luxio, MPV Van Serbaguna untuk Usaha dan Keluarga

Eli Kustiyawati • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 10:30 WIB
Mobil Daihatsu Luxio (YouTube Wahyu Ekoo)
Mobil Daihatsu Luxio (YouTube Wahyu Ekoo)

RADAR BOGOR - Daihatsu Luxio adalah pilihan menarik bagi yang mencari mobil untuk usaha, bisa membawa banyak barang, tetapi tetap nyaman dan muat banyak penumpang.

Meski usianya sudah sekitar 17 tahun dan fiturnya tidak banyak berubah, Luxio masih banyak diminati.

Berikut ulasan sejarah, desain, mesin, interior, rasa berkendara, dan harga Daihatsu Luxio.

Sejarah Singkat Daihatsu Luxio

Baca Juga: Motor Manual Brebet Setelah Dicuci? Bisa Jadi Tutup Busi Bocor, Ini Penyebabnya

Luxio masih satu keluarga dengan Daihatsu Zebra. Untuk memudahkan, sejarahnya bisa dimulai dari Daihatsu Grand Max, yang menggantikan Espass dan hadir di Indonesia pada 2007 dalam tiga bentuk, yaitu van, blind van, dan pikap, dengan pilihan mesin 1.300 cc dan 1.500 cc.

Karena Grand Max cukup sukses, Daihatsu menghadirkan versi yang lebih mewah dan cocok sebagai mobil keluarga, lengkap dengan pilihan transmisi otomatis.

Lahirlah Luxio pada 2009 dengan basis Grand Max 1.500 cc. Interiornya dibuat berwarna beige dan eksteriornya lebih mewah, sehingga sering disebut sebagai "Alphard versi hemat".

Pilihan tipe pada awalnya ada tiga, yaitu D, M, dan X. Sejak facelift 2014, tipenya hanya D dan X.

Baca Juga: Daihatsu Hi-Max, Pikap Mungil Ala Kei Car yang Kini Jadi Mobil Hobi

Desain Eksterior

Baca Juga: Knalpot Motor Sering Nembak Saat Lepas Gas? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Perbedaan versi awal dan facelift 2014 tidak terlalu banyak. Versi facelift memiliki grill dengan lebih banyak aksen krom dan bumper depan yang terlihat lebih modern.

Sisanya hampir sama, termasuk lampu depan halogen. Bodi samping mengotak dengan lampu sein di spion, kaca besar, pintu geser, dan side molding di bagian bawah.

Dimensinya tidak terlalu panjang, yaitu sekitar 4,2 meter dengan lebar 1,7 meter, tinggi 1,9 meter, dan wheelbase 2,6 meter.

Karena itu Luxio cocok bagi yang garasinya terbatas tetapi tetap ingin punya mobil van. Pintu geser di baris kedua juga tidak butuh banyak ruang untuk akses keluar masuk.

Baca Juga: 6 Kebiasaan Sepele yang Bisa Bikin Mobil Cepat Rusak, Pengemudi Wajib Tahu

Di bagian belakang, tipe X memiliki spoiler dengan third brake lamp, wiper kaca belakang, dan lampu besar yang menunjukkan kelas lebih mewah dari Grand Max.

Pintu bagasi punya bukaan lebar dan bibir bagasi rendah, sehingga mudah untuk memuat barang. Karena ruang bagasinya luas dan tinggi, Luxio sering dipakai sebagai armada travel.

Mesin dan Konsumsi BBM

Luxio memakai mesin yang sama dengan Grand Max 1.500 cc dan Terios generasi lama, sehingga suku cadangnya mudah dan lebih murah dibanding Nissan Evalia.

Baca Juga: Bukan Cuma Murah, Ini Alasan Motor Listrik Polytron Fox Series Makin Diminati

Baca Juga: Spul Motor Bisa Diubah jadi Fullwave, Warga Bogor Wajib Tahu Risiko Salah Jalur Kabel

Konsumsi BBM tergolong standar, yaitu sekitar 1:10 sampai 1:11 km/liter di dalam kota dan hingga 1:14 km/liter di luar kota.

Interior Sederhana tetapi Lega

Desain interior Luxio tidak banyak berubah dari tahun ke tahun, tetapi dashboardnya terlihat lebih modern dibanding APV.

Versi awal didominasi warna beige dengan jok kain kecokelatan, sedangkan versi facelift memakai kombinasi kain hitam. Setir versi lama berpalang empat, sedangkan versi baru berpalang tiga.

Baca Juga: 6 Gejala Sepele Mobil yang Jangan Diabaikan, Warga Bogor Wajib Tahu

Perbedaan tipe bawah dan atas paling terlihat pada AC. Tipe X sudah memakai AC double blower. Fitur lainnya:

Baca Juga: Aki Mobil Cepat Soak? Warga Bogor Wajib Hindari Kebiasaan Ini

Baris kedua dan ketiga minim tempat penyimpanan, kecuali versi yang lebih baru yang punya cup holder di armrest tengah.

Namun, kabin belakangnya sangat lega. Legroom dan headroom luas, bahkan baris ketiga masih layak untuk orang dewasa. Total muatan bisa mencapai sekitar 8 orang.

Keselamatan Masih Minim

Fitur keselamatan Luxio sangat minim. Yang ada hanya sabuk pengaman sampai baris ketiga, tanpa airbag.

Baca Juga: Roller CVT Motor Terlalu Ringan atau Berat? Warga Bogor Perlu Tahu Efeknya

ABS sempat ada pada versi sekitar 2013 sebelum facelift, tetapi dihilangkan lagi setelah facelift.

Karena mesin berada di bagian depan bawah, area crumple zone langsung mengarah ke lutut pengemudi. Pengemudi perlu berhati-hati dan tidak ugal-ugalan.

Rasa Berkendara

Berkendara dengan Luxio terasa seperti mobil van pada umumnya, dengan setir yang rendah, dashboard rendah, dan kaca besar di semua sisi sehingga pandangan luas.

Baca Juga: Gigi Motor Sulit Pindah? Bisa Jadi Pegas Kecil Ini Bermasalah

Meski terlihat kompak dari luar, mobil ini terasa panjang dan lebar saat dikemudikan sehingga pengemudi baru perlu waktu beradaptasi.

Suspensinya keras tetapi tidak sekeras APV, dengan ayunan yang terasa saat banyak penumpang.

Karena mesin berada di bawah jok, perjalanan jauh terasa sedikit hangat, tetapi untuk pemakaian harian di kota rasanya masih nyaman. Dibanding APV, kabin Luxio lebih lega dan lebih praktis berkat pintu geser.

Kekedapan kabin standar, dengan suara mesin dan jalan yang masih terdengar tetapi dalam batas wajar.

Baca Juga: Warga Bogor, Ini Cara Cek Koil Motor Injeksi Masih Bagus atau Sudah Lemah

Mesinnya responsif untuk stop and go, tetapi kurang cocok untuk ngebut karena bodinya tinggi dan cenderung limbung. Kecepatan 70 sampai 80 km/jam sudah dianggap pas.

Harga Bekas dan Pajak

Harga Luxio cukup stabil dan bervariasi menurut tahun dan tipe. Versi awal sebelum facelift (sekitar 2010 sampai 2011) banyak dijual di bawah Rp100 jutaan, sedangkan versi 2014 ke atas berada di kisaran lebih tinggi.

Unit baru juga masih tersedia dengan harga yang bergantung pada transmisi dan trim level. Pajak tahunan bergantung pada tahun, daerah, dan kepemilikan.***

Editor : Eli Kustiyawati
Sumber : YouTube Wahyu Ekoo
mobil harga Daihatsu Luxio