RADAR BOGOR - Bagi yang mencari mobil SUV era 2000-an dengan rasa berkendara seperti sedan, tampilan petualang, dan nyaman dipakai di perkotaan, Honda CR-V generasi pertama bisa jadi pilihan menarik.
Di antara semua generasi CR-V, versi awal ini dianggap paling menggambarkan SUV sejati, dengan overfender, ground clearance tinggi, dan ban serep di pintu belakang.
Berikut ulasan sejarah, desain, mesin, interior, rasa berkendara, dan harga bekas Honda CR-V RD1, serta apakah mobil ini masih layak jadi mobil harian di tahun 2026.
Baca Juga: Honda Civic Wonder SB4, Sedan Klasik yang Kini Jadi Murah
Sejarah Singkat Honda CR-V Generasi Pertama
Honda CR-V pertama kali muncul di dunia pada 1995. Saat itu Honda melihat pasar mulai menyukai kendaraan tinggi yang tetap nyaman.
Honda memanfaatkan platform Civic generasi keenam, yang dikenal sebagai Civic Ferio, untuk membangun CR-V generasi pertama.
Di Indonesia, CR-V RD1 masuk setahun kemudian, yaitu pada 1996, dalam dua versi:
Baca Juga: Ducati Multistrada V4 Pikes Peak 2027 Makin Agresif, Livery Terinspirasi MotoGP
Versi CBU lewat importir umum, umumnya dengan penggerak semua roda (AWD).
Versi rakitan lokal lewat ATPM, hanya tersedia dengan penggerak roda depan (FWD).
Perjalanan generasi pertama berakhir pada 2002 dan digantikan generasi kedua yang bodinya lebih kotak dan lebih besar, sekaligus generasi terakhir yang memakai ban serep di pintu belakang.
Sejak 2007, CR-V berubah menjadi SUV perkotaan yang lebih membulat dan elegan. Generasi berikutnya hadir pada 2012, 2017, dan 2023, dengan generasi terbaru tersedia dalam pilihan mesin hybrid.
Baca Juga: Daihatsu Luxio, MPV Van Serbaguna untuk Usaha dan Keluarga
Desain Eksterior: Paling Berjiwa Petualang
CR-V RD1 dinilai memiliki bentuk yang paling berjiwa petualang dengan ukuran yang cukup kompak dibanding pesaing seperti Nissan X-Trail T30. Dimensinya:
- Panjang: sekitar 4,5 meter
- Lebar: sekitar 1,7 meter
- Tinggi: sekitar 1,6 meter
- Wheelbase: sekitar 2,6 meter
Baca Juga: Motor Manual Brebet Setelah Dicuci? Bisa Jadi Tutup Busi Bocor, Ini Penyebabnya
Ada juga versi facelift pada 1999 ke atas, tetapi sulit dibedakan karena banyak unit bekas yang sudah dimodifikasi atau di-upgrade. Aksesorisnya bahkan bisa saling tukar antara versi FWD dan AWD. Cara termudah membedakan keduanya adalah:
- Versi AWD memiliki gardan di bagian belakang.
- Versi AWD sudah dilengkapi sunroof.
- Ground clearance versi AWD sedikit lebih tinggi dibanding versi lokal.
Baca Juga: Daihatsu Hi-Max, Pikap Mungil Ala Kei Car yang Kini Jadi Mobil Hobi
Selebihnya mirip SUV era 2000-an pada umumnya, dengan side molding di samping, overfender, dan roof rail. Bagian depannya sangat mirip dengan Honda City Type Z, hanya saja dalam versi lebih tinggi.
Nilai jual di bagian belakang adalah bukaan pintu bagasi yang terpisah dengan kacanya. Sebagian orang menyukainya, tetapi ada juga yang menganggapnya merepotkan karena urutan buka tutupnya harus benar agar kaca tidak pecah.
Fitur belakang lainnya cukup lengkap untuk SUV pada masanya, yaitu wiper, rear defogger, lampu memanjang ke atas, dan ban serep yang menempel di pintu.
Mesin dan Penggerak
Baca Juga: Knalpot Motor Sering Nembak Saat Lepas Gas? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
CR-V RD1 di Indonesia tersedia dengan beberapa pilihan mesin 2.000 cc:
- Versi lokal (CKD): mesin F20A dengan tenaga sekitar 135 hp dan torsi 159 Nm.
- Versi CBU AWD awal: mesin B20B dengan tenaga sekitar 128 hp dan torsi 130 Nm. Banyak yang menilai mesin ini kurang bertenaga.
- Versi CBU AWD penyempurnaan: mesin B20Z dengan tenaga sekitar 158 hp dan torsi 180 Nm.
Baca Juga: 6 Kebiasaan Sepele yang Bisa Bikin Mobil Cepat Rusak, Pengemudi Wajib Tahu
Penggerak AWD di mobil ini tidak sepenuhnya AWD. Roda belakang baru bekerja ketika roda depan selip, dalam teknologi yang disebut Honda sebagai real time four wheel drive.
Perawatan dan Hal yang Perlu Dicek
Perawatannya relatif sama seperti mobil Honda pada umumnya. Namun, perhatikan hal berikut jika ingin membeli, terutama versi otomatis:
Periksa solenoid transmisi, karena bagian ini paling sering bermasalah.
Baca Juga: Bukan Cuma Murah, Ini Alasan Motor Listrik Polytron Fox Series Makin Diminati
Pendingin oli transmisi otomatis menyatu dengan radiator, bukan oil cooler terpisah. Jika tidak dirawat, ada kasus air radiator bercampur dengan oli transmisi atau sebaliknya.
Untuk pilihan yang lebih aman, pertimbangkan versi manual.
Konsumsi BBM-nya sekitar 1:8 km/liter, masih cukup wajar untuk mobil seusia ini.
Interior: Rapi dan Praktis tetapi Kurang Menarik
Baca Juga: Spul Motor Bisa Diubah jadi Fullwave, Warga Bogor Wajib Tahu Risiko Salah Jalur Kabel
Interior CR-V RD1 terkesan membosankan dan tidak ada bentuk yang mencolok, tetapi tata letak dashboard-nya rapi dan semua kontrol mudah dioperasikan.
Di Indonesia, mobil ini dipasarkan sebagai mobil 7 penumpang, padahal di luar negeri seharusnya hanya 5 penumpang.
Karena pajak mobil 7 penumpang saat itu lebih rendah, Honda memasang jok tambahan di baris ketiga.
Jok ini berukuran kecil, saling berhadapan, tidak bisa untuk duduk dengan kaki ditekuk, dan terasa menyiksa bahkan untuk anak-anak. Jadi, jika Anda butuh benar-benar 7 penumpang, mobil ini bukan pilihan tepat.
Baca Juga: 6 Gejala Sepele Mobil yang Jangan Diabaikan, Warga Bogor Wajib Tahu
Namun untuk 4 atau 5 penumpang, kabinnya sangat nyaman, dengan headroom dan legroom lega, armrest depan dan belakang, serta side pocket dan cup holder di setiap pintu.
Ada pula pegangan panjang dari tengah sampai belakang yang bisa dipakai untuk menggantung pakaian.
Fitur interior yang tersedia:
- Power window dan spion elektrik
- Tempat koin dan kisi AC yang bisa dibuka tutup
- Setir berpalang empat dengan tilt
- Instrumen cluster analog yang mirip dengan Civic Ferio
- Tuas transmisi di sisi kiri setir pada versi otomatis (mirip L300), dan di konsol tengah pada versi manual
- Head unit single din yang bisa di-upgrade hingga double din
- AC model putar dengan pengaturan lengkap, termasuk heater
- Asbak, power socket, serta tempat penyimpanan dan cup holder yang bisa dilipat untuk akses ke belakang
Baca Juga: Aki Mobil Cepat Soak? Warga Bogor Wajib Hindari Kebiasaan Ini
Pastikan juga meja lipat di bagasi masih ada, karena harganya cukup mahal jika dibeli terpisah.
Rasa Berkendara
Rasa berkendaranya mirip Civic Ferio dengan suspensi empuk, hanya saja posisi duduknya lebih tinggi dan sedikit limbung layaknya SUV. Visibilitas luas karena pilarnya kecil dan dashboard rendah.
Jok nyaman dan tidak membuat pegal untuk perjalanan jauh. Karakter mesinnya lebih bertenaga di putaran atas. Versi AWD awal terasa agak lemot, sehingga Honda melakukan penyempurnaan dengan mesin yang lebih bertenaga.
Baca Juga: Aki Mobil Cepat Soak? Warga Bogor Wajib Hindari Kebiasaan Ini
Fitur Keselamatan
Fitur keselamatannya cukup lumayan untuk zamannya. Rem belakang masih tromol, tetapi mobil ini sudah dilengkapi ABS. Beberapa tipe punya airbag depan dua titik, sedangkan sebagian versi lokal tidak punya airbag.
Harga Bekas
Harga CR-V generasi pertama sekarang mulai sekitar Rp50 jutaan. Harganya bisa lebih murah atau lebih mahal tergantung kondisi mobil dan modifikasi yang sudah dilakukan. Pajak tahunan bergantung pada tahun, daerah, dan kepemilikan.
Baca Juga: Aki Mobil Cepat Soak? Warga Bogor Wajib Hindari Kebiasaan Ini
Jika kondisinya sehat, Honda CR-V generasi pertama masih sangat layak dipakai harian, terutama versi manual.
Untuk versi otomatis, perlu usaha ekstra untuk memeriksanya dan biaya lebih besar jika terjadi kerusakan.
Keunggulannya, suku cadang dan opsi modifikasinya sangat banyak, sehingga cocok bagi yang suka memodifikasi.
Mobil ini ideal bagi pengguna yang menyukai gaya SUV tetapi lebih sering berkendara di perkotaan, dengan ukuran yang tidak terlalu besar sehingga mudah dipakai harian.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube Wahyu Ekoo