Motor Mogok Hilang Pengapian? Warga Bogor Perlu Cek 3 Komponen Ini

Kholikul Ihsan • Dipublikasikan Jumat, 9 Oktober 2026 | 18:24 WIB
Pemasangan CDI pada motor yang hilang pengapian (YouTube Silaban channel)
Pemasangan CDI pada motor yang hilang pengapian (YouTube Silaban channel)

RADAR BOGOR - Motor yang tiba-tiba mogok dan tidak mengeluarkan percikan api pada busi bisa mengalami gangguan sistem pengapian. 

Salah satu penyebabnya adalah CDI rusak, seperti ditemukan dalam kasus Yamaha Jupiter MX yang dibagikan oleh kanal YouTube Silaban Channel. 

Bagi warga Bogor, mengenali fungsi pulser, koil, dan CDI bisa membantu memahami penyebab motor sulit dihidupkan sebelum memutuskan mengganti komponen.

Baca Juga: BRI Wealth Management Luncurkan Tiga Reksa Dana Baru untuk Diversifikasi Portofolio Nasabah

1. Periksa Pulser sebagai Pengirim Sinyal Pengapian

Pulser merupakan komponen yang membantu sistem pengapian menentukan waktu percikan api pada busi. 

Jika pulser bermasalah, sinyal pengapian bisa terganggu sehingga mesin sulit dinyalakan atau bahkan mogok.

Pemeriksaan tidak cukup hanya melihat kondisi fisik. Mekanik perlu mengecek sambungan kabel dan mengukur kondisi pulser menggunakan alat yang sesuai agar kerusakan dapat diketahui dengan lebih akurat.

Baca Juga: PLN Dorong Usaha Hijau Tumbuh Berkelanjutan Melalui Nyonyaa Green Laundry di Bogor

2. Cek Koil Pengapian

Koil bertugas menaikkan tegangan listrik agar busi mampu menghasilkan percikan api untuk membakar campuran udara dan bahan bakar di ruang bakar.

Apabila koil atau kabel pengapian mengalami gangguan, percikan api bisa melemah atau tidak muncul. 

Karena itu, kondisi koil, kabel, soket, dan busi perlu diperiksa sebelum menentukan komponen mana yang harus diganti.

Baca Juga: Mohon Maaf, BSU Rp900 Ribu Tidak akan Disalurkan Jika Tidak Memenuhi 4 Kriteria Ini

3. CDI Rusak Bisa Membuat Motor Kehilangan Pengapian

CDI berfungsi mengatur pelepasan energi listrik menuju koil pada sistem pengapian yang menggunakannya. Ketika komponen ini rusak, proses pembentukan percikan api dapat terganggu.

Dalam kasus Yamaha Jupiter MX yang dibahas, kerusakan ditemukan pada unit CDI. 

Setelah CDI diganti dengan komponen baru yang sesuai, percikan api kembali muncul dan mesin berhasil dinyalakan.

Baca Juga: Bansos Beras 30 Kg hingga Uang Rp900 Ribu, Cek Desil yang Diprioritaskan

Meski begitu, motor yang kehilangan pengapian tidak selalu disebabkan CDI. Pemeriksaan bertahap tetap diperlukan untuk memastikan sumber gangguan dan menghindari penggantian komponen yang sebenarnya masih berfungsi.

Tips Mengatasi Motor Mogok

Jika motor tiba-tiba mogok dan tidak bisa dihidupkan, perhatikan beberapa hal berikut:

- Periksa kondisi busi dan sambungan kabel pengapian.

- Pastikan soket kelistrikan terpasang dengan baik dan tidak mengalami kerusakan.

- Minta mekanik memeriksa pulser, koil, dan CDI menggunakan alat yang sesuai.

- Jangan langsung membeli CDI baru sebelum penyebab kerusakan dipastikan.

Bagi warga Bogor yang menggunakan motor untuk aktivitas sehari-hari, memahami gejala hilang pengapian dapat membantu menentukan langkah pemeriksaan yang tepat. 

Baca Juga: Wanita di Bogor Viral Diduga Jadi Korban Kekerasan Bank Emok Saat Ditagih Utang

Pulser, koil, dan CDI merupakan komponen yang perlu diperhatikan, tetapi diagnosis harus dilakukan secara menyeluruh agar perbaikan lebih efektif dan biaya tidak terbuang untuk mengganti komponen yang masih normal.***

Editor : Asep Suhendar
Sumber : YouTube Silaban channel
motor hilang pengapian CDI bogor motor mogok motor