RADAR BOGOR - Mesin motor bisa mengalami kerusakan serius jika sirkulasi oli terganggu, meskipun pelumas masih tersedia di dalam mesin.
Dikutip dari pembahasan kanal YouTube Siboen Chanel mengenai sistem pelumasan Honda Supra 125, dijelaskan bahwa oli harus mengalir melalui sejumlah saluran untuk melindungi komponen mesin dari gesekan.
Informasi ini penting bagi warga Bogor agar memahami mengapa penggantian oli tepat waktu dan kebersihan saluran pelumasan berpengaruh terhadap usia mesin motor.
Baca Juga: Mohon Maaf, Bansos Beras Tidak Disalurkan Jika Tidak Memenuhi 3 Kriteria Ini
Memahami Cara Oli Melumasi Mesin Motor
Oli mesin tidak hanya berfungsi mengurangi gesekan, tetapi juga harus bersirkulasi dengan baik agar mencapai komponen yang membutuhkan pelumasan.
Pada Honda Supra 125 yang dibahas, oli disedot dari bak penampungan melalui saringan awal, kemudian dialirkan menggunakan pompa oli.
Selanjutnya, aliran oli terbagi menuju beberapa bagian mesin. Salah satu jalur membantu melumasi area belakang piston, sedangkan jalur lainnya melewati saringan sentrifugal menuju bagian poros engkol atau kruk as dan pin piston.
Baca Juga: Motor Mogok Hilang Pengapian? Warga Bogor Perlu Cek 3 Komponen Ini
Jika aliran tersebut terhambat, komponen mesin berisiko kekurangan pelumasan. Akibatnya, gesekan meningkat dan kerusakan bisa terjadi meskipun oli masih terlihat tersedia.
Jarang Ganti Oli Bisa Menyumbat Saluran Pelumasan
Salah satu masalah yang perlu diwaspadai adalah oli kotor yang berubah menjadi endapan atau lumpur.
Kotoran yang menumpuk berpotensi menyumbat saringan maupun saluran pelumasan sehingga aliran oli menuju komponen mesin menjadi tidak lancar.
Baca Juga: Pembukaan Rekening Bansos bagi 4 Juta KPM, Ini Tahapan yang Perlu Diketahui
Dalam kondisi lebih parah, kekurangan pelumasan dapat merusak stang seher, kruk as, hingga komponen noken as.
Kerusakan tersebut bisa berujung pada pembongkaran mesin dengan biaya perbaikan yang tidak sedikit.
Karena itu, warga Bogor yang menggunakan motor setiap hari sebaiknya mengikuti interval penggantian oli sesuai rekomendasi pabrikan.
Baca Juga: PLN UPT Bogor Geber Pemeliharaan Rutin GI 150 kV Ciawi pada Momen Hari Kesaktian Pancasila 2026
Jangan hanya mengandalkan pemeriksaan volume oli karena jumlah yang cukup belum tentu menjamin sirkulasinya berjalan normal.
Saringan Oli Perlu Dibersihkan dengan Benar
Selain mengganti oli, kebersihan sistem penyaringan juga perlu diperhatikan. Pemeriksaan saringan tidak harus dilakukan terlalu sering tanpa alasan, tetapi pembersihan menyeluruh perlu diperhatikan saat mesin dibongkar atau menjalani turun mesin.
Sisa kotoran yang tertinggal setelah proses perbaikan dapat kembali masuk ke jalur pelumasan dan mengganggu kerja pompa oli.
Baca Juga: BRI Wealth Management Luncurkan Tiga Reksa Dana Baru untuk Diversifikasi Portofolio Nasabah
Karena itu, kebersihan komponen dan saluran oli harus menjadi bagian penting dari proses perakitan mesin.
Keawetan mesin motor tidak hanya ditentukan oleh kualitas oli, tetapi juga oleh kelancaran sirkulasi pelumas dan kebersihan salurannya.
Bagi warga Bogor pengguna motor, memahami sistem pelumasan seperti pada Honda Supra 125 dapat menjadi bekal untuk merawat motor dengan lebih tepat.
Baca Juga: Wanita di Bogor Viral Diduga Jadi Korban Kekerasan Bank Emok Saat Ditagih Utang
Penggantian oli teratur dan perbaikan yang dilakukan secara benar membantu mengurangi risiko kerusakan mesin akibat kekurangan pelumasan.***
Editor : Asep SuhendarSumber : YouTube Siboen channel