RADAR BOGOR - Pen piston motor macet bisa membuat proses pembongkaran mesin menjadi lebih sulit, terutama ketika pelumasan mesin bermasalah hingga menyebabkan piston mengalami baret parah.
Mengutip dari channel YouTube Yunus Motor, diperlihatkan cara melepas pen piston yang tersangkut menggunakan alat sederhana.
Trik ini bisa menjadi informasi bagi pemilik motor dan mekanik di Bogor yang menghadapi masalah serupa.
Baca Juga: Mesin Motor Cepat Rusak Meski Rutin Ganti Oli? Warga Bogor Wajib Tahu Penyebabnya
Oli Mesin Habis Bisa Membuat Pen Piston Macet
Pen piston merupakan komponen yang menghubungkan piston dengan setang seher atau batang penghubung. Komponen ini memungkinkan piston bergerak mengikuti mekanisme mesin.
Ketika oli mesin habis atau pelumasan tidak bekerja dengan baik, gesekan antar komponen dapat meningkat.
Kondisi tersebut berisiko menyebabkan permukaan piston baret dan membuat pen piston sulit dilepas saat mesin dibongkar.
Baca Juga: Jelang Trase Baru Dibuka, Keamanan Underpass Batutulis Bogor Dipertanyakan
Karena itu, pemilik motor di Bogor perlu memperhatikan volume oli mesin dan melakukan penggantian sesuai jadwal perawatan.
Membiarkan mesin bekerja dengan pelumasan yang tidak memadai bisa berujung pada kerusakan yang lebih serius.
Cara Melepas Pen Piston Macet dengan Alat Sederhana
Dalam demonstrasi Yunus Motor, pelepasan pen piston dilakukan menggunakan alat menyerupai tracker sederhana.
Baca Juga: Aki Yamaha Nmax Mulai Lemah? Warga Bogor Kenali 4 Tanda Ini Sebelum Mogok
Peralatan yang digunakan meliputi baut L ukuran 12 dengan panjang sekitar 8–10 sentimeter, bearing atau laher bekas, ring, mur, serta cairan pelumas penetran.
Langkah pertama adalah melepas klip pengunci pen piston pada kedua sisi. Setelah itu, cairan penetran disemprotkan ke area pen piston untuk membantu mengurangi hambatan ketika komponen ditarik keluar.
Baut L kemudian dimasukkan melalui pen piston. Pada bagian luarnya dipasang bearing, ring, dan mur sebagai mekanisme penarik.
Baca Juga: 1 Truk Tronton Bermuatan 3 Ton Dihentikan KDM di Karawang, Begini Tegurannya
Baut ditahan menggunakan kunci L, sementara mur dikencangkan secara bertahap agar pen piston tertarik keluar.
Penarikan Harus Dilakukan Bertahap
Jika pen piston belum terlepas, ukuran bearing dapat disesuaikan atau diganti secara bertahap untuk menambah ruang penarikan. Proses tersebut dilakukan berulang hingga pen piston berhasil dikeluarkan.
Meski demikian, penggunaan alat sederhana ini perlu dilakukan dengan hati-hati. Penarikan yang terlalu kuat atau posisi alat yang tidak tepat berisiko merusak komponen di sekitarnya.
Baca Juga: Bansos PKH Susulan Masuk KKS, Ada Penerima yang Mendapat Dana Akumulasi
Jika pen piston benar-benar terkunci akibat kerusakan parah, sebaiknya pembongkaran ditangani mekanik berpengalaman.
Jangan Abaikan Kondisi Oli Mesin
Kasus pen piston macet menjadi pengingat bahwa kondisi oli mesin tidak boleh diabaikan. Pemilik motor sebaiknya rutin memeriksa volume oli, memperhatikan kebocoran, dan segera menangani gejala mesin yang tidak normal.
Apabila mesin pernah kehabisan oli hingga menimbulkan baret parah, pemeriksaan sebaiknya tidak berhenti pada pelepasan pen piston saja.
Baca Juga: Motor Mogok Hilang Pengapian? Warga Bogor Perlu Cek 3 Komponen Ini
Kondisi piston, silinder, setang seher, dan komponen terkait juga perlu diperiksa untuk memastikan tidak ada kerusakan lanjutan.
Dengan perawatan yang tepat, risiko kerusakan mesin dapat ditekan. Informasi ini penting bagi warga Bogor agar lebih waspada terhadap masalah pelumasan dan memahami penanganan pen piston macet sebelum kerusakan berkembang lebih jauh.***
Editor : Asep SuhendarSumber : YouTube Yunus motor