Air Radiator Vario 150 Cepat Habis dan Muncrat? Packing Head Bisa Bocor

Kholikul Ihsan • Dipublikasikan Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:19 WIB
Radiator Vario 150 muncrat (YouTube Yunus motor)
Radiator Vario 150 muncrat (YouTube Yunus motor)

RADAR BOGOR - Air radiator motor yang cepat habis dan langsung muncrat saat mesin digas bisa menjadi tanda kerusakan serius pada sistem pendinginan. 

Mengutip dari channel YouTube Yunus Motor, salah satu penyebabnya adalah packing head atau gasket kepala silinder yang bocor. 

Masalah ini perlu diwaspadai pemilik motor, termasuk warga Bogor, karena jika dibiarkan dapat memicu overheat hingga kerusakan mesin.

Baca Juga: Cek Desil, Masih Layak Menerima Bansos Tahap 4 atau Tidak

Mesin Masih Dingin, Air Radiator Langsung Muncrat

Salah satu gejala packing head bocor adalah air radiator menyembur ketika mesin baru dinyalakan dan putaran mesin dinaikkan, meskipun kondisinya masih dingin.

Dalam kondisi normal, tekanan sistem pendingin akan meningkat seiring naiknya suhu mesin. 

Namun, jika gas hasil pembakaran masuk ke saluran pendingin akibat kebocoran gasket, tekanan dapat meningkat tidak wajar dan mendorong cairan radiator keluar.

Baca Juga: Bansos Tunai dan Non Tunai Cair hingga Desember 2026, Simak Rinciannya di Sini

Gejala ini perlu diperiksa lebih lanjut untuk memastikan sumber masalahnya, bukan langsung menyimpulkan packing head pasti rusak.

Packing Head Keropos Bisa Menyebabkan Kebocoran

Pada kasus yang dibahas dalam video, pembongkaran mesin menunjukkan packing head mengalami korosi dan kerusakan. Bagian kepala silinder serta blok silinder juga memperlihatkan bekas kebocoran.

Kondisi tersebut memungkinkan tekanan kompresi dari ruang bakar masuk ke jalur air radiator. Akibatnya, cairan pendingin dapat terdorong keluar dan volumenya terus berkurang meskipun sudah berulang kali ditambahkan.

Baca Juga: Jadi Korban Calo Saat Rekrutmen Kerja di Jawa Barat, Lapor Melalui Aplikasi Sapawarga

Hindari Air Keran untuk Radiator

Penggunaan cairan pendingin yang tidak sesuai spesifikasi menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. 

Air sumur atau air keran bukan pengganti ideal coolant karena kandungan mineralnya dapat memicu endapan dan korosi pada komponen sistem pendingin.

Warga Bogor sebaiknya menggunakan coolant sesuai rekomendasi pabrikan serta memeriksa kondisi cairan secara berkala. 

Baca Juga: Pakai Aplikasi Cek Bansos, Begini Cara Cek Penerima BPNT Rp600 Ribu

Jika air radiator sering berkurang, jangan hanya terus menambah cairan tanpa mencari penyebab kebocorannya.

Perbaikan Perlu Memeriksa Head dan Blok Silinder

Jika packing head terbukti bocor, mekanik perlu memeriksa kerataan permukaan kepala silinder dan blok silinder. 

Permukaan yang tidak rata atau mengalami kerusakan dapat membuat gasket baru kembali bocor.

Baca Juga: Bansos PKH BPNT Tahap 4, Cek Perubahan Status KPM di SIKS-NG Oktober 2026

Pada kasus dalam video, solusi yang dibahas meliputi perataan permukaan atau pembubutan sesuai kebutuhan, pemeriksaan blok silinder, serta pemasangan packing head yang sesuai spesifikasi. 

Penggunaan gasket berkualitas dan prosedur pemasangan yang benar penting agar perbaikan lebih tahan lama.

Jangan Abaikan Air Radiator yang Terus Berkurang

Air radiator yang cepat habis, menyembur saat mesin digas, atau disertai suhu mesin meningkat tidak boleh dianggap masalah sepele. 

Baca Juga: Bupati Bogor Perkuat Sinergi Melalui Silaturahmi Forkopimda di Batalyon 13 Grup 1 Kopassus

Selain packing head bocor, gangguan pada tutup radiator dan komponen sistem pendingin lain juga perlu diperiksa.

Jika gejala tersebut muncul, hindari membuka tutup radiator ketika mesin panas karena cairan bertekanan dapat menyembur dan menyebabkan luka bakar. 

Segera periksakan motor ke bengkel agar penyebabnya diketahui dan kerusakan mesin tidak semakin parah.***

Editor : Asep Suhendar
Sumber : YouTube Yunus motor
Air Radiator Penyebab air radiator cepat habis bogor motor