RADAR BOGOR - Mesin motor yang terdengar berisik atau ngelitik bisa disebabkan oleh celah klep yang tidak sesuai standar.
Mengutip dari kanal YouTube Yunus Motor, pemilik Honda Vario 125 dan Vario 150 dapat mengetahui pentingnya penyetelan celah klep secara tepat.
Warga Bogor, pemeriksaan ini bisa menjadi bagian dari perawatan berkala untuk menjaga suara mesin tetap halus dan performanya optimal.
Baca Juga: Cek Desil, Masih Layak Menerima Bansos Tahap 4 atau Tidak
Kenali Ukuran Standar Celah Klep
Celah klep berfungsi mengatur ruang gerak katup masuk dan buang ketika mesin bekerja. Jika terlalu renggang, suara berisik dapat muncul.
Sebaliknya, celah yang terlalu rapat berisiko membuat katup tidak menutup sempurna saat mesin mencapai suhu kerja.
Acuan penyetelan yang digunakan untuk Vario 125 dan Vario 150 adalah:
- Klep masuk (IN): 0,10 mm.
- Klep buang (EX): sekitar 0,18 mm.
Baca Juga: Bansos Tunai dan Non Tunai Cair hingga Desember 2026, Simak Rinciannya di Sini
Angka tersebut perlu dicocokkan dengan buku manual servis sesuai tahun dan tipe kendaraan. Jangan menyamakan setelan semua varian tanpa memastikan spesifikasinya.
Pastikan Mesin Berada di Posisi Top
Sebelum mengukur celah klep, mekanik perlu menempatkan mesin pada posisi top kompresi. Posisi ini memastikan kedua klep berada dalam kondisi tertutup sehingga pengukuran dapat dilakukan dengan benar.
Pada tutorial tersebut, posisi top dicari dengan memutar mesin secara perlahan menggunakan engkol hingga tanda dan posisi mekanisme klep sesuai.
Baca Juga: Jadi Korban Calo Saat Rekrutmen Kerja di Jawa Barat, Lapor Melalui Aplikasi Sapawarga
Ketepatan posisi ini penting karena pengukuran dalam posisi yang salah dapat menghasilkan setelan yang tidak akurat.
Gunakan Feeler Gauge untuk Mengukur Celah
Pengukuran celah klep dilakukan menggunakan feeler gauge atau alat ukur celah berbentuk lembaran tipis.
Alat ini diselipkan di antara bagian penyetel dan ujung batang klep untuk mengetahui apakah celah sudah sesuai.
Baca Juga: Ini Desil Prioritas Penerima BSU Rp900.000 dan Beras 30 kg
Jika terlalu longgar, penyetel perlu disesuaikan. Sebaliknya, jika terlalu rapat, celah harus dikoreksi agar sesuai spesifikasi.
Setelah mur pengunci dikencangkan, pengukuran perlu diulang karena posisi setelan bisa berubah saat penguncian.
Jangan Menyetel Klep Terlalu Rapat
Penyetelan celah klep tidak boleh hanya berpatokan pada keinginan membuat suara mesin lebih senyap.
Baca Juga: Pakai Aplikasi Cek Bansos, Begini Cara Cek Penerima BPNT Rp600 Ribu
Celah yang terlalu rapat dapat menghambat penutupan katup, terutama ketika mesin panas, dan berpotensi menurunkan kompresi serta merusak katup.
Sementara itu, celah yang terlalu renggang dapat menimbulkan bunyi ketukan dan membuat mekanisme katup bekerja kurang optimal.
Karena itu, gunakan ukuran sesuai spesifikasi pabrikan, bukan sekadar mengandalkan pendengaran.
Baca Juga: Bansos PKH BPNT Tahap 4, Cek Perubahan Status KPM di SIKS-NG Oktober 2026
Perawatan Klep Penting
Jika mesin Vario 125 atau Vario 150 mulai berisik, ngelitik, atau performanya berubah, pemeriksaan celah klep bisa menjadi salah satu langkah diagnosis.
Namun, suara mesin juga dapat berasal dari komponen lain sehingga pemeriksaan menyeluruh tetap diperlukan.***
Editor : Asep SuhendarSumber : YouTube Yunus motor