Mesin Suzuki Shogun 'Gemblodak' Setelah Turun Mesin? Cek Bagian Ini

Kholikul Ihsan • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 19:09 WIB
Pemasangan kruk as yang kuras pas (YouTube Siboen channel)
Pemasangan kruk as yang kuras pas (YouTube Siboen channel)

RADAR BOGOR - Mesin motor yang berbunyi gemblodak setelah turun mesin tidak selalu disebabkan kruk as rusak. 

Dalam pemeriksaan sebuah Suzuki Shogun yang dibagikan channel YouTube Siboen channel, masalah ditemukan pada posisi pin kruk as dan dudukan bearing yang tidak terpasang sempurna. 

Kasus ini menjadi penting bagi warga Bogor agar lebih teliti saat melakukan perbaikan mesin, terutama setelah pembongkaran kruk as.

Baca Juga: Bansos PKH BPNT Oktober 2026, Ada Laporan Saldo KKS Masuk Rp1,5 Juta

Kruk As Oblak Perlu Diperiksa Menyeluruh

Pada kasus tersebut, kruk as terlihat mengalami kelonggaran ketika diperiksa. Setelah diamati lebih jauh, keolengan diduga berkaitan dengan posisi komponen pada bagian bandul kruk as.

Kondisi seperti ini perlu diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan apakah sumber masalah berasal dari kruk as yang bengkok, keausan, atau pemasangan komponen yang tidak tepat.

Posisi Pin Kruk As Memengaruhi Dudukan Bearing

Pemeriksaan juga menemukan posisi pin yang tidak rata dengan bagian acuan pada komponen. Akibatnya, bearing atau laher tidak dapat duduk sempurna pada tempatnya.

Baca Juga: Motor Karburator Vakum Loyo dan Susah Nanjak? Cek Karet Ini

Jika bearing hanya bertumpu pada satu sisi, posisinya bisa miring dan mengalami beban tidak merata. 

Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan bunyi kasar serta mempercepat kerusakan bearing dan bagian mesin di sekitarnya.

Bekas Gerinda Menjadi Catatan Penting

Dalam video tersebut, terlihat bekas gerinda pada bagian kruk as yang berdekatan dengan dudukan bearing. 

Baca Juga: Setang Seher Motor Bunyi 'Tek-tek'? Begini Cara Mengecek Kerusakannya

Tindakan itu diduga dilakukan agar komponen bisa masuk saat perakitan, tetapi permukaan dudukan justru terlihat tidak rata.

Perbaikan seperti ini perlu diwaspadai karena dudukan bearing harus sesuai spesifikasi. Jika ukuran atau posisi komponen tidak tepat, sebaiknya dilakukan pemeriksaan dan koreksi menggunakan metode yang sesuai, bukan sekadar mengikis bagian tertentu.

Jangan Abaikan Ring dan Proses Perakitan

Pemeriksaan juga menemukan ring yang seharusnya terpasang pada bagian tersebut tidak ada. 

Baca Juga: Mesin Motor Vario 125 Kasar? Ternyata Ini Penyebabnya

Komponen kecil seperti ring memiliki fungsi penting dalam menjaga posisi dan jarak antarkomponen.

Bagi warga Bogor yang sedang memperbaiki mesin motor, pastikan seluruh komponen dipasang sesuai susunan aslinya. 

Jika karter sulit dirapatkan saat perakitan, jangan memaksakan pemasangan karena kondisi itu bisa menandakan adanya komponen yang belum berada pada posisi tepat.***

Editor : Asep Suhendar
Sumber : YouTube Siboen channel
mesin Shogun gemblodak bogor suzuki shogun otomotif