Busi Motor Sering Copot di Jalan? Begini Cara Memperbaiki Drat yang Rusak

Kholikul Ihsan • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 20:26 WIB
Perbaikan Drat busi yang longgar (YouTube belajar mekanik dari nol)
Perbaikan Drat busi yang longgar (YouTube belajar mekanik dari nol)

RADAR BOGOR - Busi motor yang berulang kali copot saat berkendara bisa menjadi tanda bahwa ulir pada lubang busi di kepala silinder mengalami kerusakan. 

Dalam sebuah video perbaikan yang dibagikan channel YouTube belajar mekanik dari nol, mekanik mengatasi masalah tersebut dengan membuat ulang ulir menggunakan mata tap khusus dan memasang recoil berukuran M10 x 1. 

Perbaikan ini menjadi informasi penting bagi pengendara, termasuk warga Bogor, agar tidak mengabaikan busi yang terus terlepas karena dapat mengganggu perjalanan.

Baca Juga: SIG Tower Bukan Gedung Perkantoran Biasa, Ini Fungsi Bangunan 18 Lantai di Budi Agung Bogor

Busi Copot Berulang Kali, Periksa Ulir Kepala Silinder

Busi berfungsi menghasilkan percikan api untuk membakar campuran udara dan bahan bakar di ruang bakar. 

Komponen ini harus terpasang dengan kuat pada kepala silinder agar tetap rapat ketika mesin bekerja.

Jika ulir lubang busi aus atau rusak, busi bisa sulit dikencangkan dan berisiko terlepas saat motor digunakan. 

Baca Juga: Mesin Suzuki Shogun 'Gemblodak' Setelah Turun Mesin? Cek Bagian Ini

Kondisi tersebut tidak sebaiknya diatasi hanya dengan mengencangkan busi berulang kali karena kerusakan ulir dapat semakin parah.

Membuat Ulang Ulir Menggunakan Recoil

Dalam kasus tersebut, mekanik memperbaiki lubang busi dengan metode recoil. Prosesnya menggunakan mata bor dan mata tap khusus untuk menyiapkan ulir baru sebelum memasang sisipan ulir sesuai ukuran yang dibutuhkan.

Sebelum pengerjaan, posisi piston ditempatkan di titik mati atas dengan kondisi klep tertutup. Mekanik juga menggunakan kain untuk membantu mengurangi masuknya serpihan logam ke ruang mesin. 

Baca Juga: Motor Karburator Vakum Loyo dan Susah Nanjak? Cek Karet Ini

Namun, langkah tersebut tidak menjamin seluruh serpihan tertahan sehingga perlindungan dan pembersihan tetap harus dilakukan secara menyeluruh.

Ukuran dan Posisi Recoil Harus Tepat

Sisipan ulir atau recoil harus sesuai dengan ukuran lubang busi dan spesifikasi kepala silinder. Dalam video, mekanik menggunakan recoil M10 x 1 dan menyesuaikan panjangnya agar tidak mengganggu pemasangan busi.

Pemasangan juga harus lurus dan berada pada kedalaman yang tepat. Jika miring atau terlalu menonjol, busi berpotensi tidak terpasang dengan benar. 

Baca Juga: Unpak Dukung Bogorku Bersih 2026, Dorong Pengembangan Lingkungan Hijau di Kota Bogor

Karena itu, pekerjaan ini membutuhkan alat khusus dan ketelitian, terutama ketika dilakukan pada kepala silinder yang masih terpasang di mesin.

Serpihan Logam Wajib Dibersihkan

Salah satu risiko terbesar saat mengebor dan membuat ulir baru adalah serpihan logam masuk ke ruang bakar. 

Kotoran tersebut berpotensi mengganggu kerja mesin atau merusak komponen di dalamnya.

Baca Juga: Mesin Motor Vario 125 Kasar? Ternyata Ini Penyebabnya

Pada video, mekanik berusaha mengeluarkan serpihan menggunakan semprotan udara dan melakukan pemeriksaan sebelum memasang kembali busi. 

Meski demikian, membersihkan ruang mesin tanpa membongkar kepala silinder memiliki keterbatasan. Jika memungkinkan, pembongkaran akan membantu mekanik memeriksa dan membersihkan sisa serpihan dengan lebih menyeluruh.

Kerusakan ulir lubang busi tidak boleh dianggap sepele, terlebih jika busi berulang kali terlepas saat motor berjalan. Metode recoil dapat menjadi salah satu solusi, asalkan ukuran, pemasangan, dan kebersihan ruang bakar diperhatikan dengan benar.***

Editor : Asep Suhendar
Sumber : YouTube belajar mekanik dari nol
busi motor ulir lubang busi rusak cara memperbaiki drat busi bogor