Baut Oli Motor Rembes Terus? Begini Cara Memperbaiki Drat yang Dol

Kholikul Ihsan • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02 WIB
Perbaikan Drat oli yang Dol (YouTube belajar mekanik dari nol)
Perbaikan Drat oli yang Dol (YouTube belajar mekanik dari nol)

RADAR BOGOR - Baut pembuangan oli motor yang terus mengalami kebocoran meski sudah diperbaiki bisa disebabkan oleh ulir pada bak mesin yang rusak. 

Mengutip dari kanal YouTube belajar mekanik dari nol, perbaikan menggunakan metode helicoil atau recoil untuk membuat dudukan ulir baru agar baut oli dapat terpasang kembali. 

Teknik ini bisa menjadi informasi bagi warga Bogor yang menghadapi masalah baut oli dol dan rembesan oli mesin.

Baca Juga: Tim Sepakbola Putri Kabupaten Bogor Masuk Grup A, Optimis Raih Medali Emas di Porprov Jabar 2026

Drat Baut Oli Rusak, Oli Bisa Terus Merembes

Ulir pada lubang baut pembuangan oli berfungsi menahan baut agar terpasang kuat dan membantu menjaga sambungan tetap rapat. 

Jika ulir aus atau rusak, baut bisa sulit dikencangkan sehingga oli berisiko merembes ketika motor digunakan.

Pada kasus Honda Revo dalam video tersebut, dudukan baut oli sebelumnya sudah diberi ganjalan logam, tetapi kebocoran masih terjadi. 

Baca Juga: Kapan Bansos PKH BPNT Tahap 4 Cair? Cek Kondisi Terbaru SIKS-NG

Kondisi ini menunjukkan bahwa perbaikan sebelumnya belum mampu membuat sambungan tertutup secara optimal.

Perbaikan Menggunakan Helicoil atau Recoil

Salah satu metode untuk memperbaiki ulir yang rusak adalah menggunakan helicoil atau recoil, yaitu sisipan ulir yang dipasang pada lubang yang telah disiapkan. 

Dalam tutorial tersebut, mekanik menggunakan mata bor berukuran 12,5 mm, kemudian membuat ulir khusus sesuai spesifikasi sisipan yang digunakan.

Baca Juga: Mesin Suzuki Shogun 'Gemblodak' Setelah Turun Mesin? Cek Bagian Ini

Proses ini membutuhkan ketelitian karena ukuran mata bor, mata tap, sisipan ulir, dan baut harus saling sesuai. 

Ukuran yang tidak cocok dapat menyebabkan baut tidak bisa dipasang dengan benar atau sambungan tetap berisiko bocor.

Ukuran Ulir Baut Harus Sesuai

Dalam video, mekanik menggunakan sisipan dengan spesifikasi M12 x 1,75. Artinya, baut yang digunakan harus memiliki diameter dan jarak ulir yang sesuai dengan spesifikasi tersebut.

Baca Juga: Bansos PKH BPNT Oktober 2026, Ada Laporan Saldo KKS Masuk Rp1,5 Juta

Jika ingin tetap menggunakan baut standar dengan ulir berbeda, metode dan perangkat yang dipilih harus disesuaikan. 

Karena itu, mekanik perlu memastikan ukuran ulir asli serta kompatibilitas kit perbaikan sebelum melakukan pengeboran.

Panjang sisipan juga perlu diperhatikan. Sisipan yang terlalu menonjol ke bagian dalam bak mesin berpotensi mengganggu area di sekitarnya, termasuk proses pengeluaran oli saat penggantian oli berikutnya.

Baca Juga: Motor Karburator Vakum Loyo dan Susah Nanjak? Cek Karet Ini

Cegah Kebocoran dengan Pemasangan yang Tepat

Sebelum proses pengeboran, video tersebut memperlihatkan penggunaan kain dan gemuk untuk membantu menahan serpihan logam. 

Namun, cara ini tidak menjamin seluruh serpihan tertahan. Pembersihan harus dilakukan secara menyeluruh, dan pembongkaran bak mesin patut dipertimbangkan jika ada risiko serpihan masuk ke dalam mesin.

Setelah sisipan terpasang, posisi ulir harus diperiksa agar tidak miring. Baut juga perlu dilengkapi ring yang sesuai, seperti ring aluminium apabila memang direkomendasikan untuk aplikasi tersebut. 

Baca Juga: Setang Seher Motor Bunyi 'Tek-tek'? Begini Cara Mengecek Kerusakannya

Pengencangan sebaiknya mengikuti spesifikasi pabrikan agar ulir baru tidak rusak kembali.

Kerusakan ulir baut pembuangan oli tidak selalu mengharuskan penggantian seluruh bak mesin. Metode helicoil atau recoil dapat menjadi alternatif perbaikan jika ukuran dan pemasangannya tepat.***

Editor : Asep Suhendar
Sumber : YouTube belajar mekanik dari nol
Drat baut oli dol cara memperbaiki drat dol bogor motor oli