RADAR BOGOR - Mazda 3 hatchback generasi keempat sering disebut hatchback yang paling mendekati kata sempurna.
Desainnya memikat, fitur keselamatannya lengkap, dan interiornya terasa seperti mobil Eropa, tetapi harganya juga tergolong tinggi.
Artikel ini membahas sejarah, desain, mesin, interior, fitur, rasa berkendara, kekurangan, hingga harga baru dan bekasnya.
Sejarah Singkat Mazda 3 di Indonesia
Baca Juga: Jangan Langsung Ganti Dinamo! Kenali Penyebab Motor Listrik Muncul Kode Error
Mazda 3 pertama kali diperkenalkan secara global pada 2003 dalam bentuk sedan dan hatchback.
Generasi keduanya hadir pada 2008, dan hingga generasi ini nama Mazda belum terlalu populer di Indonesia.
Pada 2017 terjadi pergantian pemegang merek dari PT MMI ke PT Eurocars Motor Indonesia (EMI).
Akibatnya, Mazda 3 generasi ketiga (kode BM) yang seharusnya masuk sejak sekitar 2013 baru hadir pada 2017, itu pun versi facelift (kode BN), dalam jumlah terbatas dan hanya hatchback.
Baca Juga: Harley Davidson Sprint 440 Model 2027 Terungkap, Usung Cruiser Klasik Bermesin 440 cc
Generasi keempat masuk sekitar 2019 dengan nama All New Mazda 3. Desainnya dipertahankan hingga kini dan mendapat penyegaran (improvement) pada 2023.
Desain: Kodo Soul of Motion yang Minim Lekukan
Mazda 3 hatchback mengusung bahasa desain Kodo Soul of Motion, pengembangan dari mobil konsep Mazda Kai.
Filosofinya menekankan estetika minimalis Jepang dengan permainan cahaya, bayangan, dan garis bodi yang mengalir natural.
Baca Juga: Honda Civic FB: Sedan Underrated dengan Desain Elegan dan Harga Menarik
Saat pesaing seperti Honda Civic atau Toyota Corolla menambah lekukan tajam, Mazda 3 tampil lebih membulat tetapi tetap agresif.
Versi sedannya sedikit lebih panjang dari Civic, sedangkan versi hatchback-nya sedikit lebih kecil.
Bagian depan
Grill besar dengan aksen honeycomb kecil dan list hitam memanjang (krom pada versi sedan).
Baca Juga: Honda BR-V Generasi Pertama: LSUV 7-Seater Nyaman dan Bertenaga, Bedanya dengan Mobilio
Lampu utama projector LED, lampu sein LED, tanpa fog lamp.
Bumper bersih dengan lip di bagian bawah.
Bagian samping
Pelek 18 inci berwarna gun metal sebelum improvement, dan hitam glossy pada versi improvement.
Baca Juga: Honda BR-V Generasi Pertama: LSUV 7-Seater Nyaman dan Bertenaga, Bedanya dengan Mobilio
Handle pintu bersih tanpa tombol, list krom di bawah kaca, dan side skirt kecil.
Bagian belakang sangat landai dengan pilar C besar, sehingga tampak seperti sedan tanpa bokong.
Bagian belakang
Lampu rem berbentuk ring bulat, lampu sein dan mundur berbentuk clover. Semuanya full LED, termasuk third brake lamp dan lampu plat nomor.
Bumper hitam glossy senada spoiler, dengan dua knalpot kanan dan kiri.
Wiper belakang, rear defogger, sensor parkir empat titik, dan kamera mundur.
Bagasi dibuka lewat tombol tersembunyi di balik logo Mazda.
Baca Juga: Honda Stylo 160 ABS 2026: Tampil dengan Warna Baru
Mesin dan Konsumsi BBM
Mazda 3 generasi keempat di Indonesia memakai mesin yang sama dengan generasi sebelumnya, belum SkyActiv-X yang kemungkinan membuat harga terlalu mahal.
- Mesin: SkyActiv-G 2.000 cc, 4 silinder, DOHC 16 katup
- Tenaga: sekitar 153 hp pada 6.000 rpm
- Torsi puncak: 200 Nm pada 4.000 rpm
- Penggerak: roda depan
- Transmisi: otomatis 6 percepatan
Baca Juga: Jangan Disepelekan, Baterai Mobil Listrik Bisa Menggelembung, Ini Penyebabnya
Mesin SkyActiv menjaga putaran tetap rendah sehingga efisiensinya baik. Konsumsi BBM sekitar 1:12 km/liter dalam kota, 1:11 sampai 1:14 km/liter rute kombinasi, dan lebih dari 1:20 km/liter di luar kota.
Mesin ini juga dilengkapi G-Vectoring Control Plus yang menyesuaikan torsi saat menikung agar mobil tetap stabil.
Perlu diingat, rasio kompresinya tinggi (13:1), sehingga mobil ini membutuhkan BBM minimal RON 92.
Interior: Mewah dan Hampir Setara Mobil Eropa
Baca Juga: Jangan Disepelekan, Baterai Mobil Listrik Bisa Menggelembung, Ini Penyebabnya
Nilai jual utama Mazda 3 hatchback ada di interiornya. Kualitasnya di atas rata-rata mobil Jepang berkat banyak panel soft touch.
Warna kabin kombinasi hitam dan merah burgundy yang terlihat di jok dan pintu depan hingga dashboard, serta konsol tengah tinggi berlapis kulit.
Fitur utama
Pintu pengemudi: power door lock, power window auto, window lock, dan spion lipat elektrik yang otomatis menekuk ke bawah saat gigi mundur. Speaker bermerek Bose pada versi improvement.
Baca Juga: Kampas Kopling Motor Cepat Habis? Warga Bogor Wajib Cek Kondisi Plat Kopling
Setir: tombol cruise control di kanan, kontrol audio dan telepon di kiri, paddle shift, serta pengaturan tilt dan telescopic.
Sisi kanan setir: tuas kap mesin, laci, tombol memory seat, dan tombol fitur keselamatan seperti i-Stop, stability control, serta sensor parkir.
Lampu utama dan wiper otomatis.
Instrumen cluster TFT digital bergaya analog dengan tampilan yang bisa diganti, plus head-up display.
Baca Juga: 5 Part Racing Motor yang Berisiko Merusak Mesin, Warga Bogor Wajib Tahu
Head unit floating berukuran 8,8 inci (versi lama) atau 10,25 inci (versi improvement), terintegrasi dengan pengaturan mobil dan dioperasikan lewat commander control.
AC dual zone auto climate control.
Tombol start/stop, wireless charging pada versi improvement, dua cup holder, pengatur mode berkendara, rem tangan elektrik dengan auto hold, dan armrest berisi port USB.
Jok dan kabin
Baca Juga: 5 Part Racing Motor yang Berisiko Merusak Mesin, Warga Bogor Wajib Tahu
Jok pengemudi elektrik, sedangkan penumpang depan manual dengan pengaturan ketinggian.
Baris kedua muat tiga orang dengan tiga headrest adjustable, armrest dengan cup holder, sabuk pengaman tiga titik, dan ISOFIX.
Tempat penyimpanan cukup banyak, termasuk glove box, cup holder dan side pocket di setiap pintu.
Baca Juga: Jangan Asal Ganti Aki Motor, Warga Bogor Wajib Cek Sistem Pengisian
Bagasi
Tidak terlalu luas karena kaca belakang landai, tetapi lebih luas dari versi sedan. Jok baris kedua bisa dilipat rata lantai.
Rasa Berkendara
Mobil ini cocok untuk yang gemar menyetir. Posisi duduk rendah, mesin naturally aspirated dengan torsi terasa dari putaran bawah hingga atas.
Baca Juga: Motor Boros, Ngebul, dan Tenaga Hilang? Warga Bogor Wajib Bagian Ini
Tenaganya tidak sekencang Honda Civic Turbo, tetapi sudah lebih dari cukup untuk harian. Setir ringan khas Mazda dengan umpan balik jalan yang masih terasa, perpindahan gigi sigap, bodi kokoh saat menikung di kecepatan tinggi, dan kabin kedap.
Kekurangan
Baris kedua kurang lega, apalagi kaca samping belakang yang mengecil membuat kabin terasa sempit.
Suspensi belakang torsion beam, kembali ke tipe ini setelah sebelumnya independen.
Baca Juga: Mobil Susah Hidup Padahal Api Busi Besar? Cek Bagian Ini
Penyerapan getaran di jalan bergelombang kurang maksimal, ditambah ban yang agak tipis, sehingga perlu lebih pelan di jalan rusak. Meski begitu, kenyamanannya tetap premium dibanding city car atau LCGC.
Harga Baru, Bekas, dan Pajak
Harga baru: sekitar Rp88 jutaan di transkrip (lihat catatan), ditambah biaya tambahan untuk warna spesial seperti Soul Crystal Red, Machine Grey, dan Polymetal Grey.
Harga bekas: versi sebelum improvement (2019-2020-an) dan versi improvement (2024-2025) berkisar sekitar Rp350 jutaan hingga Rp70 jutaan menurut transkrip (lihat catatan).
Baca Juga: Boks Filter Udara Motor Penuh Oli, Jangan Panik! Ini Penyebab dan Solusinya
Pajak: sekitar Rp6 jutaan per tahun ke atas, bahkan bisa lebih dari Rp10 juta tergantung daerah, tahun produksi, dan kepemilikan.
Mazda 3 hatchback generasi keempat cocok untuk Anda yang butuh hatchback, suka menyetir, dan lebih sering memakai mobil sendiri atau berdua dengan sesekali membawa penumpang.
Mobil ini juga pas bagi yang ingin naik kelas, merasakan kemewahan ala mobil Eropa dengan ketahanan khas mobil Jepang.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube Wahyu Ekoo