RADAR BOGOR - Mercedes-Benz W202 adalah sedan Eropa berusia tua yang harganya kini sangat terjangkau.
Desainnya masih elegan dan berwibawa, sehingga tetap pantas dibawa ke mal.
Mobil ini juga sering disarankan sebagai pilihan pertama bagi yang ingin mencoba mobil Eropa, seperti BMW E36 di kubu BMW.
Artikel ini membahas sejarah, desain, mesin, interior, rasa berkendara, hingga harga bekas dan pajaknya.
Baca Juga: Mobil Toyota Soluna: Sedan Murah dan Awet
Sejarah Singkat Mercedes-Benz C-Class W202
C-Class awalnya dibuat sebagai sedan kompak premium. Huruf "C" bisa diartikan sebagai comfort atau compact.
Generasi pertamanya, W201, diproduksi sejak 1982 dan dijuluki Baby Benz karena ukurannya paling kecil di jajaran Mercedes. Pada generasi ini Mercedes belum memakai nama C-Class.
Nama C-Class baru muncul pada generasi kedua, W202, yang diproduksi pada 1993 sampai 2000. Di Indonesia, mobil ini cukup diminati dan punya catatan sejarah karena pernah digunakan untuk KTT APEC 1994.
Baca Juga: Suzuki Baleno Gen 1: Sedan Murah, Mudah Dirawat
Generasi berikutnya:
- W203 (2000-2007): dikenal dengan lampu "kacang" yang khas.
- W204 (2007-2014): desain lebih sporty dan menjadi salah satu Mercedes terlaris di dunia, terjual sekitar 2,4 juta unit.
- W205 (2014-2021)
- W206: generasi terbaru yang masih dijual baru hingga kini.
Baca Juga: Motor Adventure Triumph Tiger 1200 Terbaru Punya Suspensi Paling Canggih, Ini Bocorannya
Pilihan Tipe dan Trim
W202 punya banyak pilihan, mulai dari mesin hingga trim.
- Tipe mesin: C180, C200, C230, C230 Kompressor, C240, hingga C36 AMG, dan masih banyak lagi di pasar global.
- Trim: Classic, Esprit, Elegance, hingga Sport. Yang paling populer di Indonesia adalah Elegance atau Classic.
Baca Juga: Motor Adventure Triumph Tiger 1200 Terbaru Punya Suspensi Paling Canggih, Ini Bocorannya
- Generasi: terbagi menjadi prafacelift dan facelift.
- Desain: Timeless dan Berwibawa
Sebagai mobil 1990-an, desain W202 tergolong timeless dan masih dipandang sebagai mobil orang berada.
Bagian depan
- Lampu agak kotak dengan grill besar berkisi banyak.
- Hood ornament berdiri tegak di kap mesin.
Baca Juga: Motor Manual Mendadak Mati Saat Masuk Gigi 1? Jangan Langsung Ganti Kampas Kopling
- Bumper prafacelift berbentuk lurus seperti senyum. Versi facelift punya sekat pemisah yang sekilas seperti rumah fog lamp, padahal bukan, karena fog lamp masih menyatu dengan lampu utama berbahan kaca. Facelift juga mendapat lip tambahan di bagian bawah bumper.
- Tipe Elegance memiliki list krom di bumper.
Bagian samping
- Ukuran kompak, panjang sekitar 4,5 meter.
- Lis bodi di bagian bawah (berlist krom pada Elegance), handle pintu model tarik, dan spion yang menyatu dengan bodi.
- Pada facelift, bagian bawah bodi samping sudah sewarna bodi.
Baca Juga: Motor Manual Mendadak Mati Saat Masuk Gigi 1? Jangan Langsung Ganti Kampas Kopling
Bagian belakang
- Bentuk lampu belakang yang keren, bahkan ditiru Mitsubishi Lancer Cedia (CK4).
- Facelift memakai lampu belakang smoke hitam dan tambahan body kit di bumper bawah.
Mesin dan Transmisi
Pilihan mesin W202 sangat banyak. Yang paling disukai umumnya C200, karena tenaganya lumayan, tidak selambat C180, tetapi konsumsi BBM tidak terlalu boros.
Baca Juga: Mazda 3 Hatchback Gen 4, Desain dan Fitur Nyaris Sempurna
Versi facelift memakai sistem injeksi HFM Motronic yang lebih awet.
Transmisi: manual 5 percepatan dan otomatis 4 percepatan pada prafacelift. Sejak facelift, otomatisnya menjadi 5 percepatan.
Untuk yang menyukai tenaga lebih besar, ada C230 Kompressor. Pastikan kompresornya bekerja baik, karena jika rusak perbaikannya sulit dan terkadang perlu diganti dengan komponen bekas utuh.
Baca Juga: Jangan Langsung Ganti Dinamo! Kenali Penyebab Motor Listrik Muncul Kode Error
Interior dan Fitur
Aura mewahnya masih terasa, terutama pada unit dengan panel kayu dan jok kulit. Pilihan interior mencakup warna abu-abu muda, hitam dengan jok kain dan panel kayu, serta jok kulit.
- Pintu pengemudi: polos, karena tombol power window dan electric mirror ada di konsol tengah.
- Setir: di sisi kanan ada pengaturan lampu dan headlamp leveling manual.
Baca Juga: Harley Davidson Sprint 440 Model 2027 Terungkap, Usung Cruiser Klasik Bermesin 440 cc
- Instrumen: analog tetapi lengkap, dengan cruise control.
- AC: model kompor, tetapi dual zone dan pengaturannya lengkap.
- Konsol tengah: tombol hazard, pelipat headrest belakang, dan door lock. Di bawahnya ada head unit single DIN, tempat penyimpanan, asbak, dan lighter.
- Rem tangan: model pedal kaki dengan tuas pelepas di sisi kanan, sehingga sulit dipakai untuk drift, tidak seperti E36.
Baca Juga: Harley Davidson Sprint 440 Model 2027 Terungkap, Usung Cruiser Klasik Bermesin 440 cc
- Facelift: sudah ada airbag depan, tetapi glove box jadi lebih kecil. Seperti mobil 1990-an lain, tidak ada cup holder.
- Baris kedua: nyaman, dengan legroom dan headroom lega serta jok empuk. Kekurangannya hanya pada akomodasi.
- Bagasi: lumayan luas, dengan ban cadangan dan aki yang diletakkan di belakang.
Baca Juga: Honda Civic FB: Sedan Underrated dengan Desain Elegan dan Harga Menarik
Rasa Berkendara
Suspensinya nyaman, dengan suspensi independen di depan dan multilink di belakang. Namun posisi berkendaranya kurang ergonomis karena setir tidak bisa diatur tilt maupun telescopic, dan posisinya agak kurang pas.
Di sisi lain, jok empuk dengan side support, setir ringan, dan visibilitas bagus berkat pilar kecil. Headrest baris kedua bisa dilipat dengan tombol agar pandangan belakang tidak terganggu.
Baca Juga: Honda BR-V Generasi Pertama: LSUV 7-Seater Nyaman dan Bertenaga, Bedanya dengan Mobilio
Tenaga mesin tergolong pelan, terutama C180. Meski C200 ke atas punya tenaga lumayan di atas kertas, sensasi berkendaranya kurang fun dibanding E36. Namun tujuan mobil ini memang kenyamanan, bukan kecepatan, kecuali C36 AMG. Cocok untuk cruising santai.
Kekedapan kabin bagus, karena suara luar, ban, dan mesin teredam baik. Fitur keselamatan juga lumayan: rem cakram di empat roda, ABS, dan airbag pada versi facelift.
Harga Bekas dan Pajak
Baca Juga: Honda BR-V Generasi Pertama: LSUV 7-Seater Nyaman dan Bertenaga, Bedanya dengan Mobilio
Harga bekas bervariasi tergantung cc dan kondisi, sekitar Rp40 juta sampai Rp80 jutaan, bahkan lebih untuk unit yang sangat bagus. Saran terbaiknya, pilih unit yang terawat meski harganya lebih mahal, karena biaya restorasi atau bolak-balik bengkel bisa besar.
Pajak tahunannya relatif murah, sekitar Rp1 jutaan, bisa lebih mahal tergantung tipe, tahun, daerah, dan kepemilikan.
Mercedes-Benz W202 cocok untuk Anda yang mencari mobil Eropa pertama yang masih bisa dipakai harian dengan harga masuk akal dan perawatan relatif mudah.
Pada masanya mesinnya dibuat over-engineered sehingga awet, dan pilihan mesinnya banyak sehingga bisa disesuaikan dengan budget dan kebutuhan.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube Wahyu Ekoo