Jangan Asal Pasang, Ini Cara Memasang Ring Piston Motor yang Benar

Kholikul Ihsan • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:11 WIB
Pemasangan ring piston motor (YouTube Yunus motor)
Pemasangan ring piston motor (YouTube Yunus motor)

RADAR BOGOR - Pemasangan ring piston motor harus dilakukan dengan benar agar kompresi mesin tetap optimal dan oli tidak mudah masuk ke ruang bakar. 

Bagi warga Bogor yang sedang memperbaiki mesin motor, memahami urutan pemasangan ring piston bisa membantu menghindari kesalahan saat proses perakitan.

Ring piston umumnya terdiri dari dua ring kompresi dan tiga bagian ring oli. 

Baca Juga: Harga BYD M6 CKD Naik, Tenaga Tembus 204 PS dan Jarak Tempuh 600 Km

Dalam tutorial channel YouTube Yunus motor, pemasangan piston pada motor Honda Vario menggunakan produk NPP/NPR, proses dimulai dari pemasangan klip piston, dilanjutkan ring oli, kemudian ring kompresi.

1. Pasang Ring Oli Terlebih Dahulu

Ring oli terdiri dari tiga bagian, yaitu satu ring spiral atau bergelombang dan dua ring tipis. Ring spiral dipasang pada alur paling bawah piston, kemudian diapit dua ring tipis.

Posisi celah setiap ring perlu diatur agar tidak sejajar. Dalam tutorial tersebut, celah ring tipis ditempatkan dengan jarak sekitar 2–3 cm dari celah bagian lainnya. Pemasangan harus dilakukan secara hati-hati agar ring tidak tertekuk atau rusak.

Baca Juga: Awas, 3 Hal Ini Jangan Dilakukan agar Bansos Tahap Empat 2026 Cair

2. Perhatikan Posisi Ring Kompresi

Setelah ring oli terpasang, langkah berikutnya adalah memasang dua ring kompresi. Pada set ring yang ditunjukkan dalam tutorial, ring berwarna cokelat digunakan sebagai ring kompresi pertama, sedangkan ring berwarna hitam menjadi ring kompresi kedua.

Ring kompresi pertama dipasang pada alur paling atas, sementara ring kedua berada di alur tepat di bawahnya. Pastikan tanda tulisan pada ring menghadap ke atas sesuai petunjuk produk.

Warga Bogor perlu memperhatikan bahwa bentuk, warna, dan tanda ring bisa berbeda menurut merek serta tipe piston. Karena itu, petunjuk pemasangan dari produsen harus menjadi acuan utama.

Baca Juga: Siap-siap, Intip Rencana Besar Pemerintah untuk PPPK dan Guru Non-ASN Mulai 2027

3. Atur Celah Ring agar Tidak Sejajar

Setelah seluruh ring terpasang, atur posisi celah ring kompresi dan ring oli agar tidak berada pada satu garis. Celah ring diatur menyebar menyerupai pola huruf X.

Pengaturan ini membantu menghindari celah ring yang saling sejajar. Namun, posisi dan sudut celah yang tepat tetap perlu mengikuti spesifikasi pabrikan piston atau manual servis kendaraan.

Cara memasang ring piston motor tidak cukup hanya memperhatikan urutannya. Mekanik juga perlu memastikan setiap ring berada pada alur yang tepat, tanda pemasangan menghadap sesuai petunjuk, serta celah ring diatur berdasarkan spesifikasi produk. 

Baca Juga: Ijazah Hilang? Ini Persyaratan Membuat Surat Keterangan Pengganti

Dengan pemasangan yang benar, warga Bogor dapat membantu menjaga kompresi mesin, mengurangi risiko konsumsi oli berlebih, dan mendukung kinerja mesin motor tetap optimal.***

Editor : Asep Suhendar
Sumber : YouTube Yunus motor
Piston bogor motor