RADAR BOGOR - Rem cakram depan motor yang macet ternyata tidak selalu disebabkan kampas rem habis.
Seperti dalam kasus motor yang dibagikan oleh kanal YouTube AGM Channel, masalah ditemukan pada posisi kampas rem yang miring akibat pemasangan komponen yang tidak tepat serta mekanisme penahan yang bermasalah.
Kondisi ini perlu diwaspadai warga Bogor karena dapat mengganggu kinerja pengereman dan membahayakan keselamatan saat berkendara.
Baca Juga: Shifa Celluler Bukan Sekadar Agen BRILink, Bantu Lansia di Binjai Akses Layanan Keuangan
Kampas Rem Aus Tidak Merata, Ini Penyebabnya
Dalam pemeriksaan tersebut, kampas rem masih terlihat cukup tebal. Namun, permukaannya mengalami keausan tidak merata hingga sebagian materialnya terkikis cukup parah.
Kondisi ini menunjukkan bahwa pemeriksaan rem tidak cukup hanya dengan melihat ketebalan kampas.
Setelah dibongkar, mekanik menemukan posisi kampas dan pelat penahannya tidak berada pada posisi yang semestinya.
Baca Juga: Harga BYD M6 CKD Naik, Tenaga Tembus 204 PS dan Jarak Tempuh 600 Km
Komponen yang seharusnya bergerak mengikuti tekanan piston justru terhambat, sedangkan bagian yang seharusnya tertahan tidak berada pada posisi yang benar.
Stopper Bermasalah Bisa Membuat Rem Macet
Masalah lainnya ditemukan pada stopper atau komponen penahan kampas rem. Bagian ini berfungsi menjaga komponen tetap pada posisinya agar mekanisme rem bekerja sebagaimana mestinya.
Jika pemasangannya miring atau komponennya rusak, pergerakan kampas dapat terhambat dan menyebabkan keausan tidak merata.
Baca Juga: Awas, 3 Hal Ini Jangan Dilakukan agar Bansos Tahap Empat 2026 Cair
Mekanik kemudian membongkar serta membersihkan komponen, memeriksa titik pergerakan, dan memberikan pelumas pada bagian yang sesuai.
Posisi kampas dan penahannya juga dikembalikan agar lurus dan dapat bergerak sebagaimana mestinya.
Tanda Rem Motor Perlu Segera Diperiksa
Bagi warga Bogor, ada beberapa gejala rem cakram yang perlu diperhatikan, antara lain:
- Rem terasa macet atau roda sulit berputar bebas.
- Kampas rem aus sebelah atau permukaannya miring.
- Muncul bunyi gemeretak dari area roda depan.
- Pengereman terasa tidak normal meskipun kampas masih tebal.
Baca Juga: Siap-siap, Intip Rencana Besar Pemerintah untuk PPPK dan Guru Non-ASN Mulai 2027
Jika mengalami gejala tersebut, sebaiknya segera periksa sistem pengereman di bengkel. Jangan hanya mengganti kampas rem tanpa mencari penyebab utamanya.
Periksa Rem Sebelum Digunakan Kembali
Kasus ini menjadi pengingat bahwa ketelitian saat memasang komponen rem sangat penting. Kesalahan kecil pada posisi kampas, pelat penahan, atau stopper dapat memicu masalah yang berkembang seiring pemakaian.
Warga Bogor sebaiknya memastikan sistem rem diperiksa secara menyeluruh oleh mekanik yang kompeten. Mengingat rem merupakan komponen keselamatan utama, motor jangan digunakan sebelum masalah pengereman dipastikan sudah ditangani dengan benar.***
Editor : Asep SuhendarSumber : YouTube AGM channel