Honda Stream: Semi Wagon 7-Seater di Bawah Rp100 Juta

Eli Kustiyawati • Dipublikasikan Jumat, 16 Oktober 2026 | 10:48 WIB
Mobil Honda Stream (YouTube Wahyu Ekoo)
Mobil Honda Stream (YouTube Wahyu Ekoo)

RADAR BOGOR - Ingin mobil senyaman Honda Civic, tetapi muat banyak orang dan harganya di bawah Rp100 juta? Honda Stream bisa jadi jawabannya.

Mobil 7 seater berbentuk semi wagon ini berbasis Civic generasi ketujuh, kompak, dan bisa dikendarai nyaman oleh pria maupun wanita.

Artikel ini membahas sejarah, desain, mesin, interior, rasa berkendara, hingga harga bekas dan pajaknya.

Sejarah Singkat Honda Stream

Baca Juga: Mobil Toyota Vios Gen 3: Sedan Tangguh dan Nyaman

Honda Stream pertama kali diperkenalkan di Jepang pada Oktober 2000 dan masuk Indonesia pada 2001.

Penjualannya cukup bagus karena memberi kenyamanan layaknya sedan. Basisnya adalah Honda Civic generasi ketujuh atau Civic ES.

Bentuknya menyerupai wagon tetapi lebih kompak, sehingga bisa menjadi alternatif bagi yang menginginkan Honda Odyssey dengan harga lebih terjangkau dan ukuran lebih ringkas.

Di Indonesia hanya generasi pertama yang dijual, yaitu 2001 sampai 2006. Untuk generasi kedua, Honda memperkirakan harganya akan terlalu mahal dan kelasnya nanggung, sehingga lebih memilih memasukkan model yang lebih pasti seperti Jazz, Civic, dan CR-V.

Baca Juga: Jangan Asal Pakai D! Begini Cara Pindah Gigi Mobil Matic di Tanjakan dan Turunan Curam

Desain: Semi Wagon dengan Bagian Belakang yang Menawan

Honda Stream tergolong MPV, tetapi karena berbasis sedan, bentuknya mirip wagon. Disebut semi wagon karena kapasitasnya tujuh penumpang, sementara wagon umumnya lima penumpang.

Ada dua versi:

Baca Juga: Usia 24 Tahun Masih Hedon! Chevrolet Blazer Samba 2002 Kondisi Mesinnya Bikin Kaget

Pilihan mesinnya 1.700 cc dan 2.000 cc.

Bagian depan

• Prafacelift: lampu berbentuk trapesium yang terkesan "mengantuk". Varian 2.000 cc punya fog lamp.

• Facelift: lampu lebih sporty dengan bulatan terpisah untuk sein, lampu jauh, dan lampu dekat.

• 1.700 cc: grill lebih rata. 2.000 cc: lubang grill lebih besar, bumper lebih sporty, dan ada fog lamp.

Baca Juga: Review Service Pertama Motor Nmax Neo S di Dealer Resmi Yamaha, Begini Hasilnya

Bagian samping

• Atap melandai ke belakang dengan kaca melengkung dan handle pintu model congkel.

• Varian 2.000 cc punya side skirt dan rem cakram depan-belakang. Varian 1.700 cc memakai tromol di belakang.

Bagian belakang

Baca Juga: Warga Bogor Catat, Ini Cara Merawat Roller CVT Motor Matic agar Tidak Cepat Aus

Kaca besar dan lampu memanjang yang tampak menyambung dari kanan ke kiri lewat spoiler atas, plus aksen krom di tengah.

Pembeda prafacelift dan facelift ada di lampu mundur: di bumper (prafacelift) atau di kanan-kiri plat nomor (facelift).

Fitur belakang minimalis: wiper dan defogger. Sensor parkir dan kamera mundur biasanya dipasang pemilik.

Baca Juga: Warga Bogor Catat, Ini Cara Merawat Roller CVT Motor Matic agar Tidak Cepat Aus

Mesin dan Transmisi

1.700 cc

Mesin D17 i-VTEC SOHC, 4 silinder

Tenaga 129 hp pada 6.300 rpm, torsi 155 Nm pada 4.800 rpm

Transmisi manual 5 percepatan atau otomatis 4 percepatan

Konsumsi dalam kota sekitar 1:10 sampai 1:11 km/liter

Baca Juga: Jangan Tergiur Harga Murah dan Fitur Mewah, Ini 5 Tips Membeli Mobil Bekas

2.000 cc

Mesin K20 i-VTEC DOHC, 4 silinder segaris

Tenaga 150 hp, torsi 186 Nm pada 4.000 sampai 4.800 rpm

Transmisi Tiptronic 5 percepatan

Konsumsi dalam kota sekitar 1:8 sampai 1:9 km/liter

Baca Juga: Kabel Mobil Meleleh Saat Korslet? Warga Bogor Wajib Tahu Penyebabnya

Untuk harian, 1.700 cc sudah sangat cukup. Pilih 2.000 cc jika menyukai tenaga lebih besar, dengan konsekuensi BBM lebih boros. Perawatannya tergolong mudah dan suku cadang cukup banyak karena mesinnya dipakai pula di Civic ES dan CR-V generasi awal.

Interior dan Fitur

Desain dashboard Stream terlihat lebih bagus dibanding Civic ES: lebih klasik dan lebih menarik dengan banyak tombol AC.

Baca Juga: Cara Pasang Komponen Kepala Silinder Vario 125, Warga Bogor Wajib Tahu Urutannya

Baca Juga: Cara Pasang Komponen Kepala Silinder Vario 125, Warga Bogor Wajib Tahu Urutannya

Keselamatan

1.700 cc: belum ada airbag depan dan belum ada sabuk pengaman untuk baris ketiga. Rem belakang tromol, tetapi sudah ada ABS.

2.000 cc: fitur keselamatan lebih lengkap.

Rasa Berkendara

Baca Juga: Rem Cakram Motor Macet dan Kampas Aus, Warga Bogor Wajib Waspada

Rasanya mirip Civic dengan bodi lebih besar di belakang. Handlingnya khas Civic dan fun to drive, apalagi varian 2.000 cc yang nyaman di kecepatan tinggi. Suspensi belakang independen membuatnya lebih stabil, dan posisi duduk ergonomis.

Suspensinya tidak seempuk MPV lain, tetapi tetap nyaman untuk harian. Ukurannya lebih ringkas dari Odyssey.

Visibilitas bagus berkat kaca besar dan kaca kecil di pilar A yang mengurangi blind spot. Tuas transmisi menempel di dashboard sehingga ruang tengah bisa menjadi akses ke belakang, sangat berguna bagi yang punya anak kecil.

Baca Juga: Jangan Asal Pasang, Ini Cara Memasang Ring Piston Motor yang Benar

Harga Bekas dan Pajak

Facelift 1.700 cc: sekitar Rp70 jutaan (angka tidak jelas di transkrip).

Facelift 2.000 cc: jarang dijual, dan jika ada harganya di atas Rp80 jutaan.

Prafacelift: sekitar Rp40 jutaan ke atas, tergantung kondisi.

Pajak: nominal tidak jelas di transkrip. Bisa lebih murah atau mahal tergantung tipe, tahun, daerah, dan kepemilikan.

Baca Juga: Harga BYD M6 CKD Naik, Tenaga Tembus 204 PS dan Jarak Tempuh 600 Km

Honda Stream cocok bagi yang mencari mobil dengan kenyamanan sedan dan bentuk wagon yang bisa dikendarai semua orang.

Mobil ini bisa untuk harian, mobil keluarga, atau mobil hobi karena mesinnya kencang dan perawatan mesinnya relatif mudah.

Namun, perhatikan bagian bodi dan interior, karena komponen yang rusak atau hilang agak sulit dicari dan harganya cukup mahal.***

Editor : Eli Kustiyawati
Sumber : YouTube Wahyu Ekoo
Civic Honda Stream generasi ketujuh Mobil 7 seater mobil