Shockbreaker Motor Jeduk? Begini Cara Mengatasinya Tanpa Harus Beli Baru

Kholikul Ihsan • Dipublikasikan Minggu, 18 Oktober 2026 | 18:16 WIB
Ilustrasi Perbaikan shockbreaker motor (ilustrasi Gemini AI)
Ilustrasi perbaikan shockbreaker motor. Foto: ilustrasi Gemini AI

RADAR BOGOR - Shockbreaker depan motor yang terasa jeduk saat melewati jalan berlubang bisa mengganggu kenyamanan dan kestabilan berkendara. 

Salah satu penyebabnya adalah komponen internal shockbreaker motor yang tidak bekerja optimal, terutama pada produk aftermarket berkualitas rendah. 

Dalam pembahasan di kanal YouTube kembang turi channel, mekanik memperlihatkan cara mengurangi gejala shockbreaker motor jeduk dengan menambahkan pegas di bagian suling shockbreaker. 

Baca Juga: Pesona Pusaka Nusantara Segera Hadir Awali HUT ke-733 Majapahit

Namun, metode ini merupakan solusi alternatif dan tidak menggantikan perbaikan sesuai standar, terutama untuk warga Bogor yang sering melewati jalan rusak atau berlubang.

Kenapa Shockbreaker Depan Motor Bisa Jeduk?

Shockbreaker teleskopik depan bekerja dengan kombinasi pegas dan oli untuk meredam guncangan. 

Saat roda melewati lubang, komponen di dalamnya bergerak untuk menyerap benturan agar guncangan tidak langsung diteruskan ke setang dan pengendara.

Baca Juga: Warga Bogor Bisa Cek Setelan Angin, Jika Mesin Mobil dan Knalpot Bermasalah

 

Pada shockbreaker aftermarket yang kualitas atau dimensinya kurang sesuai, celah antara suling dan komponen tabung dapat menyebabkan gerakan tidak terkontrol. 

Akibatnya, shockbreaker terasa keras, mengeluarkan bunyi jeduk, atau kurang stabil ketika melewati permukaan jalan yang tidak rata.

Kondisi tersebut juga dapat disebabkan oleh oli shock yang kurang tepat, pegas melemah atau patah, serta komponen peredam yang aus. 

Baca Juga: Waspada, Radiator Mitsubishi Fuso Canter Euro 4 Kotor Bisa Bikin Overheat

Karena itu, pemeriksaan perlu dilakukan untuk memastikan sumber masalah sebelum menentukan perbaikan.

Menambahkan Pegas Bisa Mengurangi Benturan

Dalam video Alvin Motor, mekanik memperlihatkan alternatif penanganan shockbreaker yang sudah terlanjur dibeli dan terasa jeduk. 

Caranya dengan menambahkan pegas pada bagian bawah suling agar gerakan komponen tidak langsung menghantam dasar tabung.

Pegas tambahan tersebut berfungsi sebagai bantalan untuk membantu menahan gerakan saat shockbreaker mengalami tekanan. Dengan begitu, benturan keras yang terasa ketika roda melewati lubang berpotensi berkurang.

Baca Juga: 4 Pantangan Mobil CVT yang Wajib Diketahui, Salah Perawatan Bisa Bikin Boncos Puluhan Juta

Meski demikian, hasilnya tidak selalu sama pada setiap motor. Penambahan pegas juga tidak otomatis mengembalikan kemampuan redaman dan kestabilan shockbreaker seperti komponen orisinal yang masih berfungsi normal.

Jangan Abaikan Shockbreaker yang Bocor

Selain masalah jeduk, video tersebut turut membahas shockbreaker yang mengalami kebocoran oli. 

Penambahan pegas mungkin membuat benturan terasa lebih ringan, tetapi tidak memperbaiki kebocoran maupun mengembalikan fungsi hidraulis peredam ke kondisi semula.

Shockbreaker yang kehilangan banyak oli dapat mengalami penurunan kemampuan meredam guncangan. 

Baca Juga: Maling Motor Seret Korbannya di Sukamulya Bogor, Polisi Beberkan Kronologisnya

Dampaknya, roda lebih sulit mempertahankan kontak optimal dengan permukaan jalan, sementara pengendalian motor dapat terganggu.

Untuk warga Bogor yang menggunakan motor setiap hari, shockbreaker bocor sebaiknya diperiksa di bengkel. 

Mekanik dapat mengecek kondisi seal, suling, tabung, pegas, serta jumlah dan spesifikasi oli sebelum memutuskan apakah komponen masih layak diperbaiki atau perlu diganti.

Lebih Hemat Belum Tentu Lebih Aman

Menambahkan pegas memang bisa menjadi alternatif percobaan untuk mengurangi gejala jeduk pada kondisi tertentu. 

Baca Juga: Sungai Cileungsi Bogor Kembali Menghitam, Diduga Tercemar Limbah

Namun, modifikasi tersebut tidak boleh dianggap sebagai solusi universal, terlebih jika shockbreaker sudah rusak berat atau kehilangan kemampuan redamannya.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi shockbreaker depan motor jeduk meliputi:

- Memeriksa kebocoran oli pada tabung shockbreaker.

- Memastikan pegas tidak patah atau kehilangan daya tekan.

- Memeriksa kondisi suling dan komponen peredam internal.

- Menggunakan oli shock sesuai spesifikasi kendaraan.

- Mengganti komponen yang rusak jika perbaikan tidak dapat mengembalikan fungsi peredaman.

Baca Juga: Tak hanya Sekadar Ruang Hijau, Eco-Technopark UIKA Bogor Olah Sampah Jadi Berkah

Jadi, shockbreaker motor jeduk tidak selalu harus langsung diganti, tetapi penyebabnya perlu diketahui terlebih dahulu. 

Bagi pengendara di Bogor, menjaga kondisi suspensi depan sangat penting untuk kenyamanan dan keselamatan, terutama ketika melewati jalan berlubang. 

Jika shockbreaker bocor parah, rusak, atau membuat motor sulit dikendalikan, prioritaskan perbaikan sesuai standar daripada sekadar menambahkan pegas.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
Sumber : YouTube kembang turi channel
penyebab shockbreaker motor keras bogor motor otomotif shockbreaker