RADAR BOGOR - Mungkin inilah mobil berpintu sliding dengan harga paling murah sekaligus serba guna.
Daihatsu Zebra Espass bisa dipakai sebagai mobil keluarga maupun mobil usaha. Mari kita bahas.
Sejarah Singkat Daihatsu Zebra Espass
Espass adalah pelopor minibus semi bonet (berhidung pendek) buatan PT Astra Daihatsu Motor.
Baca Juga: Jangan Sepelekan Silicone Spray! Ini 4 Manfaatnya untuk Merawat Komponen Mobil agar Awet
Mobil ini dibuat untuk menyaingi minibus sekelasnya yang masih berbentuk kotak, seperti Suzuki Carry Futura dan Mitsubishi Colt T120 SS.
Espass juga menggantikan Daihatsu Zebra generasi sebelumnya yang berbentuk mengotak. Jika ditarik lebih jauh, mobil ini masih berkaitan dengan Daihatsu Hi-Jet.
Espass dijual di Indonesia dari 1995 hingga 2007, dengan empat kali facelift:
Baca Juga: Kampas Rem Motor Masih Tebal tapi Berdecit, Coba Periksa 4 Bagian Ini
- 2000: Pengapian pada mesin karburator berubah dari platina menjadi CDI, lalu hadir varian mesin injeksi.
- 2003: Namanya berubah menjadi Daihatsu Neo Zebra, dengan perubahan aksesori yang signifikan pada lampu depan, grill, dan garnish belakang.
- 2004: Penamaan tipe ditata ulang menjadi ZL, ZT, ZX, dan ZSX (paling mewah). Radiator dibuat lebih besar untuk mengatasi masalah overheat yang sering terjadi.
- 2006: Namanya berubah lagi menjadi Daihatsu Zebra Master.
Baca Juga: Kampas Rem Motor Masih Tebal tapi Berdecit, Coba Periksa 4 Bagian Ini
Setelah itu desainnya dianggap tidak relevan sehingga produksi dihentikan. Posisinya digantikan Daihatsu Gran Max dan Luxio. Karena tersedia versi pick up, Espass dibahas apakah masih layak dijadikan mobil keluarga atau usaha.
Desain Eksterior
Dibanding Carry Futura atau Colt T120 SS, Espass tampil paling modern. Bentuknya membulat seperti peluru atau kereta cepat. Karena hidungnya semi bonet, kaca depannya lebih landai sehingga lebih aerodinamis dibanding pesaingnya.
Dari 1995 hingga 2007, desainnya relatif tidak banyak berubah. Perbedaan terlihat di bagian grill:
Baca Juga: Awas Keliru, Ini 4 Cara Panasin Mesin Motor yang Benar
- Awal: grill polos
- Neo Zebra: ada sedikit aksen krom
- Zebra Master: aksen krom jauh lebih besar
Nilai jual utamanya ada pada pintu sliding di kanan dan kiri, yang memudahkan akses di tempat parkir sempit.
Baca Juga: Sulap Wuling Aira EV Jadi Senyaman Mobil Mewah, Ini Rahasia Modifikasinya
Di belakang, versi awal punya lampu bawah berwarna oranye, sementara versi akhir berwarna putih dengan tambahan lampu bagasi yang berfungsi. Fiturnya polos, tanpa defogger atau wiper belakang. Namun beberapa tipe, seperti ZSX, sudah punya spoiler di atas.
Mesin dan Transmisi
Pilihan mesinnya cukup beragam:
Baca Juga: Bensin Motor Bebek Terus Mengalir saat Mesin Mati? Kenali 4 Penyebab Kran Otomatis Bocor
- Karburator: 1.300 cc (seperti Daihatsu Charade) dan 1.600 cc (seperti Taruna)
- Injeksi: 1.300 cc dan 1.500 cc. Kapasitasnya sengaja dibuat lebih rendah agar konsumsi BBM lebih hemat dan pajak lebih murah
Transmisinya hanya manual 5 percepatan dengan penggerak roda belakang.
Interior
Espass tersedia dengan dua pilihan konfigurasi kursi:
Baca Juga: Harga di Bawah Rp600 Juta, Leapmotor C10 Tawarkan SUV Listrik dengan Jarak Tempuh 530 Km
- 7 penumpang: jok belakang menghadap ke depan semua
- 9 penumpang: jok belakang hadap-hadapan. Cirinya, di bagian bagasi ada handle untuk membuka pintu
Dashboard-nya mirip sedan, sederhana dengan fitur seadanya. Ada AC dengan pengaturan sederhana (ada yang double blower, single blower, bahkan tanpa AC pada versi awal), head unit single DIN, asbak, socket lighter, dan beberapa tempat penyimpanan.
Baca Juga: Harga di Bawah Rp600 Juta, Leapmotor C10 Tawarkan SUV Listrik dengan Jarak Tempuh 530 Km
Joknya berbahan kain dengan desain unik. Baris tengah memakai captain seat, ada yang dengan sandaran kepala dan ada yang tanpa. Ruang kepala dan kaki hingga baris ketiga terasa luas. Kekurangannya, mobil sejenis di era ini tidak menyediakan sabuk pengaman untuk penumpang tengah dan belakang.
Rasa Berkendara
Dibanding pesaingnya, Espass punya posisi mengemudi paling ergonomis, mendekati sedan. Joknya empuk, visibilitas luas, dashboard rendah, dan ruang kepala serta kaki lega.
Namun ada beberapa catatan:
Baca Juga: Motor Adventure Ini Bukan Kaleng-Kaleng, QJMotor RINO 900 Dibekali Tenaga Hampir 120 CV
- Karena mesin berada di tengah, bagian bawah jok terasa hangat saat perjalanan jauh.
- Kaca mudah berembun saat hujan, terutama jika AC kurang dingin.
- Suspensinya paling keras di antara pesaing, tetapi memberi kestabilan yang baik.
- Mesin cukup bertenaga dengan karakter torsi, bahkan masih bisa mengejar mobil sekelas Avanza. Namun hal itu tidak disarankan karena dimensinya cukup tinggi.
- Kekedapan kabin kurang baik, suara mesin cukup terdengar karena letaknya di tengah.
Baca Juga: VOGE R800 Siap Meluncur di EICMA 2026, Naked Bike China Ini Bikin Penasaran
Harga dan Pajak
Harga Espass bekas cukup terjangkau dan bervariasi:
- Mesin karburator (keluaran awal): kisaran belasan juta rupiah, biasanya dengan kondisi apa adanya
- Mesin injeksi dengan kondisi lebih bagus: mulai sekitar Rp30 jutaan (batas atas perlu dikonfirmasi)
- Pajak: sekitar Rp1 jutaan per tahun, bisa lebih murah atau mahal tergantung tahun, daerah, dan kepemilikan
Baca Juga: 5 Ciri Radiator Mobil Masih Sehat, Kenali Tandanya agar Mesin Tidak Mudah Overheat
Daihatsu Zebra Espass paling pas untuk Anda yang mencari minibus murah dari awal 2000-an dengan desain paling modern di kelasnya.
Pilihan mesinnya beragam dan rasa berkendaranya hampir mirip sedan. Secara fungsi, Espass masih andal untuk kegiatan sehari-hari, atau bisa dijadikan mobil hobi dengan budget yang masuk akal.
Kekurangannya ada pada kekedapan kabin dan minimnya sabuk pengaman di jok tengah dan belakang.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube Wahyu Ekoo