RADAR BOGOR - Kepala SMAN 2 Cibinong Kabupaten Bogor, Elis Nurhayati mendapatkan penghargaan Kepala Sekolah Berprestasi di Jawa Barat.
Penghargaan ini diberikan oleh Pj. Gubernur Provinsi Jawa Barat dalam upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) se-Provinsi Jawa Barat, di Lapangan Sempur Kota Bogor, Kamis (2/4/2024).
Humas SMAN 2 Cibinong, Teguh Satya menerangkan penghargaan untuk Elis sebagai kepala sekolah berprestasi ini, mengulang prestasinya pada Hardiknas tahun 2023 lalu.
Saat itu Elis mendapat penghargaan Anugerah Sosok Inspiratif Nasional Tahun 2023 dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim.
"Alhamdulillah atas penghargaan ini. Ini merupakan ganjaran atas prestasi Internasional dan Nasional pada 2 tahun terakhir ini," terangnya.
Elis tercatat memiliki sejumlah prestasi seperti delegasi Indonesia di forum Institute of APEC Collaborative Education (IACE) di Korea Selatan, narasumber atau fasilitator berbagai kegiatan Kemendikbudristek, Kepsek kinerja terbaik 6 tahun berturut-turut se- Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I, Juara 1 Kepala Sekolah Inovatif pada Gelar Inovasi Daerah ( GID) Pemda Bogor.
Di luar tugas utamanya, Elis juga aktif sebagai Wakabinawasa Kwarran Cibinong Kabupaten Bogor, Ketua Majlis Ta'lim di lingkungan masyarakat, dan relewan organisasi sosial Yayasan Indonesia Mendengar, serta menggagas sekolah ramah anak.
Adapun, Elis sendiri mengungkapkan raihan prestasi-prestasi SMAVO sebutan SMAN 2 Cibinong, selama ini berkat doa, dukungan, kerjasama atau kolaborasi dari semua pihak baik guru, komite, orang tua/wali murid hingga murid itu sendiri.
Selama ini menurutnya mereka selalu adaptif dan berkomitmen untuk melakukan transformasi pendidikan dan pembelajaran.
"Guru-guru dan Tenaga Administrasi Sekolah memiliki kompetensi yang luar biasa mumpuni., sehingga program-program inovasi pembelajaran dan layanan sarana prasarana berbasis digital, dapat dengan mudah terlaksana," katanya.
Ia menjelaskan bukan hal yang mudah untuk mentransformasi sebuah sistem pendidikan yang sangat besar. Dan bukan tugas yang sederhana untuk mengubah perspektif tentang proses pembelajaran. Namun bisa terjadi bila dilakukan secara bertahap dan konsisten.
"Semoga menjadi wasilah kebaikan untuk pendidikan di Jawa Barat dan dapat menginspirasi sekolah lainnya," harapnya. (rp1)
Editor : Yosep Awaludin