RADAR BOGOR - Biaya kuliah yang mesti dibayarkan calon mahasiswa baru di Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, mengalami kenaikan pada tahun ini.
Kenaikan biaya kuliah itu, dibenarkan Rektor UIKA Bogor, Endin Mujahiddin.
Namun, Rektor UIKA itu menyebut, kenaikan biaya kuliah terjadi pada biaya, yang berkaitan dengan pembangunan sarana prasarana kampus dan fakultas.
Kenaikan tersebut digunakan untuk menunjang perkembangan sarana prasarana, dan fasilitas mahasiswa dalam belajar.
"Di tahun ini kami sedang membangun masjid sebagai pusat peribadahan dan pendidikan. Di samping itu hampir semua fakultas di UIKA juga sedang melakukan pembangunan penambahan ruang kelas dan melengkapi sarana prasarana," terangnya.
Biaya kuliah yang ditanggung mahasiswa baru di semester 1 meliputi biaya pendaftaran, daftar ulang, SPP, SKS dan ujian semester, fasilitas dan praktikum, uang gedung tahap 1, dan uang gedung tahap 2.
Besaran biaya kuliah setiap jurusan berbeda-beda.
Tergantung keperluan dan banyaknya praktikum yang ada dalam mata kuliah yang diajarkan.
"Untuk biaya kuliah semester 1 memang biasanya tinggi, sementara semester berikutnya akan lebih rendah. Bagi jurusan di bidang sosial biaya per-semesternya berkisar Rp4,5-8 juta. Sementara di bidang teknik di atas Rp8 juta, seban praktikumnya banyak," terang Endin.
Dirinya mengungkapkan program studi di Fakultas Agama Islam menjadi jurusan yang paling banyak diminati.
Meliputi Prodi Pendidikan Agama Islam dan Komunikasi dan Penyiaran Islam.
Hal ini juga tidak terlepas dari identitas Kampus Islam yang melekat pada UIKA Bogor, serta akreditasi Fakultas dan Prodi tersebut yang hampir mencapai predikat unggul.
Kemudian di susul oleh Fakultas Teknik dan Sains melalui prodi Teknik Ilmu Komputer, Teknik Sipil, dan Teknik Mesin.
Fakultas Teknik dan Sains dipandang Endin banyak peminat lantaran sepak terjang para alumninya yang sudah banyak dinilai berhasil di masyarakat dan kancah pemerintahan.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga