Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Terbang ke Swedia, Siswa Sekolah Alam Bogor Bakal Kampanye Soal Ini

Reka Faturachman • Senin, 13 Mei 2024 | 21:39 WIB
Para siswa Sekolah Alam Bogor yang diberangkatkan ke Swedia umtuk kampanye soal sampah.
Para siswa Sekolah Alam Bogor yang diberangkatkan ke Swedia umtuk kampanye soal sampah.

RADAR BOGOR - Sekolah Alam Bogor bakal kembali mengirim muridnya menjadi delegasi Indonesia di ajang Caretakers of the Environment International (CEI) tahun ini, di Swedia.

Lima orang siswa Sekolah Alam Bogor bakal terbang ke Swedia, untuk mempresentasikan proyeknya, soal pengelolaan sampah di depan belasan negara lain.

Sejak Oktober 2023 lalu, Ahmad Revan Maulana bersama 4 temannya yang lain Sekolah Alam Bogor, menyusun sebuah proyek berisi kampanye pemilahan sampah.

Proyek bernama Edutera ini, sengaja digarap oleh Revan dan Nadya Fayza Aulia, Galuh Aisha, Syaza Pavarty, dan Priyarsya Rahhaxel sebagai jawaban atas permasalahan sampah yang belum selesai di Indonesia. 

Terutama yang terkait pemilahan sampah yang dinilai baru sebatas teori dan minim praktek.

Setelah disusun Oktober 2023 lalu, proyek Edutera, mereka persentasikan ke pihak sekolah dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor.

"Alhamdulillah mendapat respons positif," ucap Revan kepada Radar Bogor, Senin (13/5/2024).

Apresiasi ternyata tidak berhenti sampai di situ. 

Proyek Edutera yang diikut sertakan dalam seleksi ajang Caretakers of the Environment International (CEI) ternyata terus mendapat hasil baik. 

Revan dan anggota kelompoknya, pun kemudian terpilih menjadi salah satu kelompok yang akan mewakili Indonesia, di ajang CEI tahun ini di Swedia pada akhir Juni 2024 nanti.

Di sana mereka akan tampil, mempresentasikan Edutera di hadapan ratusan delegasi dari belasan negara berbeda. 

Sehingga kampanye pilah sampah yang mereka bawa akan didengar secara luas di dunia. 

Revan dan kawan-kawan juga akan unjuk gigi mempertontonkan budaya Indonesia di depan khalayak ramai.

"Saat ini kami sedang mematangkan dan mendalami materi yang akan disampaikan, dan berlatih bahasa Inggris supaya diskusi yang dilakukan berjalan lebih lancar," ucap Revan.

Ia berharap, setelah tampil di CEI 2024 kelompoknya bisa menyebarluaskan ilmu dan kampanye itu kepada masyarakat Indonesia.

Sehingga persoalan sampah bisa teratasi dengan baik.

Dirinya juga ingin buku Edutera yang telah disusun sebagai media penyampaian kampanye tersebut, bisa semakin tersebar sehingga dirasakan manfaatnya oleh banyak sekolah.

Bukunya saat ini masih ditahap editing dan akan diproduksi lebih banyak lagi.

"Kami pun akan kerja sama dengan toko buku Gramedia. Semoga buku ini bisa membawa perubahan," tuturnya.

Fasilitator Sekolah Alam Bogor Eneng Destiani mengatakan, selain kelompok Revan, Sekolah Alam Bogor juga akan mengirimkan 3 kelompok lain pada ajang tersebut.

Namun mereka hanya akan berpartisipasi secara virtual.

Ketiga kelompok itu mengusung proyek bertajuk Recycle Trash 2 Something New, EoN Project (Education of Nature), dan Waste to Fuel.

"Kami berharap mereka semua ke depan bisa menjadi generasi peradaban yang menjaga dan bertanggung jawab dengan lingkungan," kata dia.

"Kami juga ingin mereka bisa hidup bersama tanpa merusak lingkungan bahkan bisa mengajak orang lain melakukan hal sama," ucap Desti.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#swedia #kampanye #Sekolah Alam Bogor