RADAR BOGOR - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unpak dengan Fakultas Pengurusan Teknologi dan Teknousahawanan Universiti Teknikal Malaysia, sukses menggelar seminar Internasional dengan tema 'Application of Technology for Sustainable Business' pada pekan ini.
Seminar tersebut membahas mengenai bagaimana teknologi dapat diterapkan dalam konteks bisnis secara berkelanjutan.
Meliputi penggunaan teknologi untuk meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi dampak lingkungan, memperbaiki rantai pasokan, memajukan inovasi produk atau mengembangkan strategi pemasaran yang berkelanjutan.
Diketahui, seminar ini bertujuan mengeksplorasi bagaimana teknologi dapat menjadi alat untuk mencapai tujuan bisnis yang berkelanjutan dan bagaimana inovasi teknologi dapat mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan dari segi sosial, lingkungan, dan ekonomi.
Seminar Internasional ini juga dihadiri dan dibuka oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pakuan, Towaf Totok Irawan, SE., ME., PhD beserta jajaran struktural FEB Unpak.
Adapun narasumber seminar internasional dari Universiti Teknikal Malaysia Melaka, Prof. Dr. Mohd Syaiful Rizal Bin Abdul Hamid dan Dr. Isma Addi Bin Jumbri. Dimoderatori oleh dosen FEB Unpak yaitu Fredi Andria.
Narasumber seminar internasional dari Universiti Teknikal Malaysia Melaka,
Prof. Dr. Mohd Syaiful Rizal Bin Abdul Hamid menyampaikan, ada istilah sustainability is meeting the needs of the present without sacrificing future geerations ability to meet those some needs.
Mencapai kebutuhan sekarang tanpa merugikan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan yang serupa.
"Sustainability terbagi menjadi tiga macam, atau biasa disebut '3-Legged Sustainability Stool', yaitu Environmental Sustainability, Economic Sustainability, dan Social Sustainability," ungkap Syaiful dalam keterangan tertulis pada Sabtu (25/5/2024).
Syaiful melanjutkan, ideologi atau konsep tersebut mengusung prinsip bahwa memelihara peningkatan profitabilitas, sambil tetap memperhatikan kelestarian lingkungan untuk kepentingan antargenerasi dan mempertahankan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat secara menyeluruh.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pakuan, Towaf Totok Irawan memaparkan, adapun sasaran atau luaran juga output dari digelarnya seminar internasional ini adalah untuk menginspirasi para audiens.
Khususnya mahasiswa FEB-Unpak, agar termotivasi dan memiliki dorongan untuk mengembangkan digitalisasi mereka sendiri.
"Mereka diharapkan juga dapat menyadari pentingnya penggunaan teknologi dalam meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi dampak lingkungan, memajukan inovasi produk, dan mengembangkan strategi pemasaran yang berkelanjutan," paparnya.
Towaf menerangkan, pemilihan tema penerapan teknologi dilakukan karena pentingnya pemahaman atas realitas ini.
Selain itu, penyelenggaraan seminar ini bertujuan untuk memperkuat kerjasama antara Universitas Pakuan dan Universiti Teknikal Malaysia Melaka.
"Sesi terakhir dari seminar internasional ini ditutup dengan dokumentasi juga penyerahan plakat dan sertifikat kepada pihak FPTT-UTeM dan FEB-Unpak," terangnya.
Untuk informasi, seminar ini disaksikan juga secara daring oleh para mahasiswa dari mitra perguruan tinggi FEB-Unpak di antaranya FEB Universitas Swadaya Gunung Jati, FEB Universitas Pamulang, Fakultas Bisnis IBIK Kesatuan, Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Universitas Binawan.
Kemudian Fakultas Ekonomi Universitas Dehasen, FEB Universitas Mercu Buana, FEB Universitas Narotama, FEB Universitas Telkom, FEB Universitas Yarsi, Sekolah Tinggi Manajemen PPM.
STIE Madani Balikpapan, FEB Universitas Buana Perjuangan Karawang, Fakultas Administrasi dan Ilmu Sosial Universitas Bina Taruna Gorontalo, Fakultas Bisnis dan Humaniora Universitas Nusa Putra, dan Fakultas Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi dan Bisnis Bina Sarana Global.
Mahasiswa FEB-Unpak menunjukkan antusiasme yang besar, terlihat dari jumlah partisipan yang banyak.
Mereka dengan penuh minat mendengarkan materi dari setiap narasumber, aktif bertanya dalam sesi tanya jawab, dan mendapatkan apresiasi pada pertanyaan terbaik di akhir acara.(***)
Editor : Yosep Awaludin