RADAR BOGOR-SMPIT Anugrah Insani meluluskan 164 orang peserta didik program tilawati yang terdiri dari peserta program Tahsin dan program Tahfidzh. Wisuda dilaksanakan pada Sabtu (25/5/2024) kemarin, di Gedung Graha Tara, Yayasan Anugrah Insani dan Dewantara.
Koordinator program Tilawati Anugrah Insani, Wiwin Winarsih, mengatakan betapa pentingnya pembelajaran Al Quran, terutama bagi kalangan remaja. “Sekolah sebagai salah satu sarana pendidikan, menjadi tempat yang tepat bagi para remaja untuk mempelajari Al Quran, sehingga harapannya lambat laun mereka akan menyadari pentingnya kitab suci dalam keseharian mereka,” ujarnya.
Menurut Wiwin, sekolah memiliki perangkat yang baik untuk mengenalkan pendidikan Al Quran kepada remaja. Itu juga salah satunya yang membuat lembaga Tilawati menyasar sekolah sebagai partner dalam mengajarkan Al Quran sedini mungkin.
SMPIT Anugrah Insani sebagai salah satu sekolah yang telah cukup lama bekerja sama dengan Lembaga Tilawati Centre. Hingga tahun ini telah melaksanakan wisuda kelulusan program Tahsin angkatan ketiga, dan wisuda kelulusan program Tahfidzh angkatan kelima.
“Alhamdulillah selama ini pihak yayasan dan sekolah memberikan support kepada kami untuk menjalankan program-program yang telah disusun,” ujar Wiwin.
“Kami ditunjang oleh fasilitas yang memadai di sekolah ini. Selain itu, kami juga dibina langsung oleh Tilawati Centre Jabar 1 dalam pelaksanaannya. Kelebihan lainnya, pengajar kami telah tersertifikasi Level 2 oleh Tilawati Centre Jabar 1, di mana sebagian besar sudah mendapat rekomendasi dari Tilawati Centre Jabar 1 untuk menjadi penguji di tingkat lembaga, atau disebut dengan istilah munaqisy (penguji) lembaga, serta beberapa di antaranya berstatus sebagai munaqisy cabang,” bebernya.
Lebih lanjut Wiwin menargetkan, di tahun berikutnya program ini lebih intensif di beberapa aspek untuk lebih meningkatkan mutu lulusan program, selain tentunya menambah jumlah lulusan yang sudah dicapai tahun ini. “Alhamdulillah di tahun ini pun ada kenaikan jumlah lulusan program Tahsin sebesar 15 persen,” ucapnya.
Di tempat lain, Kepala SMPIT Anugrah Insani, Ahmad Syamsul Bahri, menanggapi positif keberadaan program Tilawati dalam program dan kegiatan sekolah selama ini. Selain sesuai dengan kurikulum khas sekolah yang dijalankan, program ini juga sangat mendukung visi sekolah.
“Betul, cocok sekali dengan sekolah kami yang melandaskan visi pada aspek religius,” ujar Syamsul di sela-sela kegiatan.
“Harapannya, sekolah kami bisa menjadi sekolah percontohan dalam menggunakan metode Tilawati menuju generasi Qur’ani,” tutupnya. (*)
Editor : Muhammad Ruri Ariatullah