RADAR BOGOR - TK IT Alam S'mesta Bogor menggelar Open House sekaligus kenalkan lingkungan sekolah, bagi calon siswa/siswi tahun ajaran 2024/2025.
Kegiatan TK IT Alam S'mesta Bogor yang berlangsung di Komplek Jabon Situ Gede, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor itu, mendatangkan guest star Raden Rizki Mulyawan Kartanegara Hayang Denada Kusuma alias Dik Doank.
Kepala Sekolah TK IT Alam S'mesta Bogor Endang Sri Rejeki mengatakan, kegiatan open house ini mengawali para calon anak didik baru.
Sekaligus orangtua mengenal suasana sekolah yang akan dimulai pada Juli 2024 mendatang.
Menurut Endang, pembukaan TK IT Alam S'mesta ini diawali beberapa kegiatan, seperti Halal bihalal sekaligus doa bersama pada saat momen Hari Raya Idul Fitri.
"Halal bihalal ini dihadiri Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto, juga sosialisasi sekolah bersama warga, dan hari ini opening sekolah sekaligus sosialisasi PPDB tahun ajaran 2024/2025," kata Endang.
Menurut dia, pelaksanaan PPDB ini sudah berlangsung cukup lama, dan hingga saat ini pihaknya masih membuka pendaftaran.
"Open house ini diadakan untuk mengenalkan kepada masyarakat Kelurahan Situ Gede khususnya, dan Kota Bogor pada umumnya, bahwa ada sekolah TK IT Alam S'mesta," ucapnya.
TK IT Alam S'mesta membagi tiga kelompok pembelajaran, mulai dari kelompok bermain atau play group, hingga kelompok TK A, dan TK B.
"Untuk biaya masuk secara umum yakni Rp5,3 juta, namun kami menghormati warga di sini dengan memberikan harga khusus Rp2,5 juta, dan ini menjadi program subsidi silang," ungkap dia.
Lebih lanjut, konsep TK IT Alam S'mesta ini menawarkan konsep pembelajaran model sentra, di mana anak didik tidak diam di dalam satu kelas namun bergerak dari satu titik ke titik lain
"Sehingga guru mengenal semua anak yang ada, kemudian kami mengedepankan adanya adab, bagaimana meningkatkan soft skill mereka sebagai modal dasar mereka karena akan dibawa secara bertahap pada jenjang berikutnya," jelas Endang.
Kemudian, mereka dilatih Tahfiz Alquran sebagai dasar pengembangan kecerdasan mereka.
"Karena semua anak istimewa, semua anak hebat, dan cerdas bagaimana menata perkembanganya, ada anak yang sudah mampu surat Anaba, ada yang baru Al Lahab tapi semua sama, mereka akan direview, dibimbing sesuai kemampuan mereka," ucapnya.
Lalu, ada pendidikan makan, yang mengajarkan bagaimana adab makan secara Islam, kemudian mengenalkan makanan sesuai dengan kandungannya baik itu sayuran, san lauk pauk hewani dan nabati.
"Tujuannya agar mereka mengetahui makanan yang mereka makan sehat atau tidak, kemudian halal, dan toyib atau tidak," beber dia.
Endang menambahkan, anak-anak diajarkan bagaimana bermain dan belajar berternak, menanam sayuran mulai dari benih hingg memanennya, bahkan ada pembelajaran bagai mana cara berternak.
"Ada kambing, longyam diatasnya ada ayam, dan di bawahnya ada ikan dan air dialirkan mengaliri ke pertanian, dan kolam ikan, diajarkan bagaimana inklusi dari kolam tersebut," jelas Endang.
Sementara itu, Ketua Yayasan Intan Pakuan Nusantara Nani Saidah menyebut, sejak PPDB tahun ajaran 2024/2025 dibuka sudah ada 16 siswa yang mendaftar.
"Mereka menjadi angkatan pertama, dan kegiatan ini juga dimeriahkan dengan kehadiran Dik Doank, berkuda, pendongeng, hingg sentra bermain dan belajar," tandas Nani Saidah.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga