Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Paslon Dema FAI UIKA Bogor Nomor Urut 2 Janji Hadirkan Program Gebyar FAI, Begini Konsepnya

Reka Faturachman • Jumat, 14 Juni 2024 | 08:34 WIB
Paslon Dema FAI UIKA Bogor Nomor Urut 2 Janji Hadirkan Program Gebyar FAI
Paslon Dema FAI UIKA Bogor Nomor Urut 2 Janji Hadirkan Program Gebyar FAI

RADAR BOGOR - Pasangan Calon (Paslon) Dema Fakultas Agama Islam (FAI) UIKA Bogor nomor urut 2 Muhammad Miftah-Faris Alfarizi berencana menghadirkan program bertajuk Gebyar FAI.

Program Gebyar FAI merupakan acara besar yang akan dilaksanakan di FAI UIKA Bogor yang mencakup berbagai perlombaan yang dapat diikuti oleh seluruh mahasiswa FAI. 

Miftah menerangkan, acara Gebyar FAI UIKA Bogor juga akan menampilkan musikalisasi dan diskusi bersama tokoh-tokoh aktivis besar.

Seperti Rocky Gerung, Najwa Shihab, Ahmad Syarif Hidayatullah, dan banyak tokoh lainnya.

Gebyar FAI 2024 tidak hanya sekadar acara tahunan, tetapi juga merupakan wahana untuk mengimplementasikan perubahan yang telah direncanakan.

"Dengan berbagai perlombaan, musikalisasi, dan diskusi, acara ini menjadi platform bagi mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dalam perubahan yang sedang berlangsung," jelasnya.

Dirinya berharap, ke depan kehadiran Gebyar FAI 2024 menjadi momentum perubahan yang berkelanjutan demi masa depan yang lebih baik bagi mahasiswa FAI UIKA Bogor.

Selain Gebyar FAI, Miftah berjanji akan membawa perubahan di tubuh mahasiswa FAI dengan mengadopsi pendekatan yang sistematis dan terencana.

Hal itu dicapainya dengan melalui transformasi struktural, efisiensi operasional yant akan ditingkatkan.

Sementara untuk intervensi sistemik mereka berjanji akan memperbaiki keseluruhan proses tersebut.

Dengan mengandalkan optimasi berbasis data, kata dia, keputusan organisasi dapat diambil dengan lebih akurat dan konkret.

"Juga meningkatkan fleksibilitas, serta mengembangkan kapasitas individu dan tim untuk menghadapi tantangan baru," ucapnya.

Kandidat Wakil Ketua Dema FAI Paslon 02, Faris Alfarizi mengatakan, mereka akan tetap mengambil langkah pertama dengan menganalisis kondisi saat ini.

Melalui pendekatan berbasis data untuk memahami kelemahan dan kekuatan yang ada.

"Dari sini kami bisa melihat, tujuan yang jelas dan terukur dapat dirumuskan, yang nantinya akan menjadi panduan utama dalam proses perubahan," tuturnya

Mereka pun akan menjalankan kepemimpinan dengan transparansi.

Sebab menurutnya, transparansi dalam setiap langkah menjadi kunci untuk membangun kepercayaan di antara semua pemangku kepentingan.

Juga menghindari kesalahpahaman dan resistensi terhadap perubahan.

Kemudian perencanaan dan desain ulang struktur organisasi menjadi langkah selanjutnya dengan menggunakan perencanaan yang strategis dan matang.

Perencanaan ini mencakup desain ulang struktur organisasi untuk meningkatkan efisiensi dan responsivitas.

"Struktur yang lebih ramping dan fleksibel diharapkan dapat mengurangi birokrasi yang sering kali menjadi hambatan dalam proses pengambilan keputusan," beber dia.

Selain itu, desain ulang ini dilihat Faris juga akan memfasilitasi komunikasi yang lebih efektif, mengurangi kesenjangan informasi yang menurutnya sering kali terjadi dalam organisasi.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bogor #UIKA #Gebyar FAI