RADAR BOGOR, IPB University, melalui Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim (PMA) kembali menggelar Sekolah Keluarga Berkualitas di Desa Babakan, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Rabu (26/6/2024).
Kegiatan edukatif ini dilakukan dengan tujuan memberikan pengetahuan akan pentingnya mengelola keuangan secara bijak guna mendukung tercapainya keluarga sejahtera dalam upaya mewujudkan generasi berkualitas dan bebas stunting.
Dosen Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen, Fakultas Ekologi Manusia IPB University, Dr Lilik Noor Yuliati, pada kesempatan tersebut hadir sebagai narasumber.
Lilik menjelaskan, secara komprehensif bagaimana pengelolaan dan manajemen keuangan keluarga penting dilakukan, serta bagaimana implikasinya bagi kesejahteraan keluarga.
“Setiap keluarga memiliki sumberdaya yang dapat dikelola, hal tersebut sangat penting diperhatikan terlebih tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan keluarga, sehingga kesejahteraan keluarga dapat tercapai,” ujar Dr Lilik.
Pemaparan materi dilanjutkan dengan penjelasan secara rinci mengenai alasan mengapa pengelolaan keuangan keluarga penting dilakukan.
Salah satu yang menjadi poin utama dalam pemaparannya adalah prinsip dasar yang harus diketahui oleh pengatur keuangan pada keluarga.
Prinsip yang dimaksud adalah bahwa para pengatur keuangan keluarga dituntut mampu melatih diri, membedakan antara kebutuhan (needs) dan keinginan (wants).
Dengan demikian, keuangan dalam keluarga akan terkelola dengan baik. Salah satu upaya yang bisa dilakukan agar keuangan keluarga dapat dikelola secara efektif adalah dengan menghindari perilaku konsumtif.
"Biasanya ibu-ibu seringkali tergoda dengan diskon-diskon di platform belanja online, apalagi kalau tanggal kembar. Nah, itu sebisa mungkin dihindar,” terang Dr Lilik ketika menjelaskan bagaimana cara membedakan keinginan dan kebutuhan.
Selain menghindari perilaku konsumtif, serta membedakan keinginan dan kebutuhan, pada kesempatan tersebut, Dr Lilik juga mengedukasi peserta untuk mampu membuat perencanaan keuangan keluarga.
Perencanaan tersebut bertujuan untuk mengontrol anggaran biaya kebutuhan belanja dalam rumah tangga, dengan begitu pengatur keuangan dalam keluarga akan terbantu untuk melakukan pembelanjaan sesuai dengan kebutuhan.
Kegiatan pendampingan ini merupakan kali kelima yang dilaksanakan di Desa Babakan dan diikuti oleh kelompok Ibu Rumah Tangga sebagai peserta Sekolah Keluarga Berkualitas yang dilaksanakan oleh IPB University.
Secara berkala, edukasi mengenai topik berbeda setiap minggunya akan diberikan kepada para peserta Sekolah Keluarga Berkualitas, dan disampaikan oleh para narasumber ahli dibidangnya.
Pendampingan edukatif diberikan guna mendukung tercapainya program keluarga berkualitas dan sejahtera. (ucl)