Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Mahasiswa Manajemen Hutan (FMSC) IPB Kolaborasi dengan Desa Karacak Bogor Optimalkan Potensi Hasil Hutan Bukan Kayu, Ini Sasarannya

Rani Puspitasari Sinaga • Selasa, 2 Juli 2024 | 11:56 WIB
Mahasiswa IPB University bersama Desa Karacak Bogor kolaborasi.
Mahasiswa IPB University bersama Desa Karacak Bogor kolaborasi.

RADAR BOGOR - IPB melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2024 Forest Management Students’ Club (FMSC), resmi meluncurkan program pengabdian masyarakat di Desa Karacak, Kabupaten Bogor pada Selasa, 25 Juni 2024.

Acara lokakarya IPB yang mengusung tema "Optimalisasi Hasil Hutan Bukan Kayu Berbasis Desa Agropolitan" ini dihadiri oleh Kepala Desa Karacak, penyuluh pertanian, 20 masyarakat setempat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Tim PPK Ormawa FMSC IPB ini diketuai oleh Farhan Prasetyo, mahasiswa Manajemen Hutan angkatan 59 dan beranggotakan 14 orang terdiri dari mahasiswa Manajemen Hutan (angkatan 58, 59, dan 60), serta mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Manajemen (angkatan 59), dengan dosen pendamping Ibu Fitta Setiajiati S.Hut., M.Si., dosen Departemen Manajemen Hutan, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University.

Program ini berfokus pada optimalisasi hasil hutan bukan kayu (HHBK) terutama komoditas buah unggulan, seperti manggis dan durian.

Dengan melibatkan masyarakat Desa Karacak, program ini diharapkan dapat memberikan pelatihan dan pengetahuan tentang pengelolaan HHBK yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Karacak Onah Hestiani menyampaikan apresiasi terhadap program ini.

"Kami sangat mendukung inisiatif IPB melalui PPK Ormawa FMSC 2024. Program ini sangat relevan dengan kebutuhan desa kami untuk mengembangkan potensi HHBK yang ada, terutama buah manggis dan durian, apalagi akan ada domestikasi buah Durian  Cengal khas Karacak, hingga pemanfaatan digital marketing dengan standarisasi untuk menjangkau pemasaran ke luar Desa Karacak," ujarnya.

Kegiatan lokakarya ini memperkenalkan kegiatan yang akan dilaksanakan selama periode bulan Juni - September 2024.

Beberapa di antaranya adalah pelatihan pemanenan buah dengan penerapan Kesehantan dan Keselamatan Kerja (K3), pelatihan digital marketing, pengolahan produk turunan buah, pelatihan standarisasi mutu buah, penguatan kelembagaan petani dan kelompok wanita tani (KWT), serta peningkatan kapasitas lainnya.

 Baca Juga: Harumkan Nama Indonesia di Industri Keuangan Global, Ini Sederet Penghargaan Internasional yang Diperoleh BRI Selama Juni 2024

"Dengan adanya program ini, kami berharap dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat Desa Karacak, serta memperkuat hubungan antara IPB dan masyarakat. Puncaknya, mahasiswa dan masyarakat bekerjasama membuat embrio Festival Buah Buah Tropika Desa Agropolitan Karacak pada Oktober mendatang, dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk NGO dan pers agar Desa Karacak semakin maju dan dikenal," kata Fitta Setiajiati, S.Hut., M.Si. selaku dosen pendamping tim PPK Ormawa FMSC 2024.

Melalui program ini, IPB berkontribusi dalam pengembangan kapasitas masyarakat Desa Karacak. Diharapkan, program ini akan menjadi contoh kolaborasi yang baik antara institusi pendidikan, pemerintah, masyarakat desa, dan para pihak lain dalam memanfaatkan potensi lokal secara berkelanjutan.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bogor #hutan #ipb university