Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Belum Terima Aduan Kecurangan PPDB, Disdik Kabupaten Bogor Siap Berikan Sanksi Bagi yang Melakukan Kecurangan

Muhamad Rifki Fauzan • Jumat, 5 Juli 2024 | 17:17 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal.

RADAR BOGOR, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor, buka suara terkait SMP yang paling banyak diminati siswa, setelah ditutupnya masa pendaftaran PPDB 2024.

Jika melihat jadwal, hari ini PPDB telah masuk masa sanggah verifikasi berkas, baik ditingkat SD maupun SMP.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal mengatakan, daya minat masyarakat yang mendaftar PPDB tahun 2024 ini cukup tinggi.

“Bahkan ada yang melebihi dari jumlah rombel (kelas) telah disediakan,” jelas Bambang kepada Radar Bogor, Jumat (5/7/2024).

Bambang menjelaskan, jumlah rombel SMP itu rata-rata ada 11, sementara untuk jenjang SD ada 4 rombel.

Saat dimintai keterangan soal SMP yang paling banyak diminati, Bambang menyebutkan semua sekolah rata.

“Karena rata-rata sebelas rombel dan masing-masing sekolah menyediakan sebelas rombel,” kata Bambang.

Satu rombel, kata Kadisdik, ada 36 siswa dan tinggal dikali 11 kelas. Dengan ketentuan kuota dari jumlah masing-masing jalur yang telah disediakan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten menyebutkan, selama proses pendaftaran PPDB berlangsung pihaknya tidak pernah menerima aduan apapun dari masyarakat.

“Yang datang hanya cuma ingin dipandu cara bagaiamana daftar PPDB online,” jelas Bambang.

Bambang menegaskan, pihaknya telah berkomitmen apabila terjadi indikasi kecurangan dalam proses PPDB, pihak sekolah yang terlibat akan dibersikan sanksi.

“Jelas, ada pembinaan disiplin pegawai, kalau ada yang salah kami katakan salah,” tegasnya.

Sementara saknsi terberatnya, kata Bambang, Disdik Kabupaten Bogor akan memecat pegawai negeri yang melakukan kecurangan.

“Sanksi pertama ada ringan sedang berat, dan yang paling berat pemberhentuan secara tidak hormat,” tungkasnya.(cr1)

Editor : Alpin.
#smp #ppdb #kabupaten bogor