RADAR BOGOR, Sekolah Ummul Quro (UQ) menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) kepada seluruh siswanya secara serempak di 4 unit sekolahnya pada Rabu (17/7/2024).
Kepala Bagian Pendidikan Yayasan UQ Bogor, Lina Pujiastuti menerangkan, kegiatan MPLS ini merupakan sarana pengenalan lingkungan sekolah bagi para siswa baik secara fisik bangunan, budaya, dan program sekolah.
Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi para siswa terutama peserta didik baru untuk saling mengenal satu sama lain dan beradaptasi dengan teman sekolah.
"Rangkaian kegiatan setiap unit berbeda. Sesuai kekahasan unitnya masing-masing. Tapi secara umum terdapat 2 sesi dalam MPLS ini pertama yakni khusus untuk siswa baru yang diselenggarakan selama 2 hari. Kedua untuk seluruh siswa yang berlangsung beberapa pekan," jelasnya.
Pada sesi MPLS kedua, para siswa diajak untuk melakukan pembiasaan-pembiasaan baik yang rutin dilakukan di Sekolah UQ.
Di kesempatan ini, pihak sekolah turut melibatkan kakak kelas dalam MPLS dengan tujuan memberikan pesan bahwa peserta didik baru diterima dengan baik dan dalam suasana kekeluargaan yang hangat.
"Karena siswa baru dari beragam latar keluarga, sekolah, jadi harus kami pastikan anak-anak itu bisa masuk ke lingkungan baru dengan baik dan nyaman," ujar Lina.
Wakil Kepala Sekolah TKIT UQ, Astri Widyastuti menerangkan di sekolahnya terdapat 121 siswa TK yang ikut dalam MPLS tahun ini. Mereka ikut serta dalam rangkaian MPLS yang seru dan edukatif.
"Di hari pertama kegiatannya siswa diajak bermain sentra di sekolah bersama orang tua. Hari kedua kegiatannya motorik kasar. Kemudian hari ini siswa baru bergabung dengan siswa lama di TK B melakukan pelepasan balon dan bermain playdoh. MPLS kemudian dilanjutkan dengan program pembiasaan pembelajaran selama 1 bulan," terangnya.
Kepala SDIT UQ, Ika Nuning menyebut di sekolahnya MPLS dimulai dengan kegiatan orientasi untuk siswa kelas 1 selama 2 hari. Mereka diajak mengenal lingkungan dan aturan sekolah.
"Sesi kedua MPLS akan berlangsung hingga Jumat (19/7/2024). Kegiatannya antara lain pembukaan, pembelajaran adab, edukasi mengenai perundungan, bimbingan salat, program kelasku surgaku, serta kegiatan baru yakni makan siang bersama," tutur dia.
Kegiatan makan siang bersama itu dilaksanakan dengan tujuan mengajarkan kedisiplinan, kesabaran, empati, pembiadaan baca doa, memilah sampah, tanggung jawab, dan rasa syukur pada selutuh peserta didik di sekolah tersebut.
Kepala SMPIT UQ Bogor, Mia Mariamah mengatakan terdapat total 603 peserta MPLS di sekolahnya.
Pada MPLS sesi pertama rangkaian kegiatan yang diselenggarakan meliputi pengenalan fasilitator, bangunan sekolah, dan guru.
Kemudian dilanjutkan pada sesi 2 yakni kegiatan pembiasaan budaya sekolah, budaya peraturan akademik, dan salat.
"Ini kami lakukan supaya para siswa lama bisa mencharge dan mengencangkan kebiasaan tersebut. Sementara pada siswa baru mereka bisa meniru dari kakak kelasnya. Kami juga menyampaikan motivasi bahwa mereka bukan anak SD lagi, terkait amanah organisasi, dan penguatan akademik karena akan menghadapi ujian sekolah," bebernya.(fat)
Editor : Alpin.