RADAR BOGOR - SMAIT Ummul Quro Bogor mulai menggelar rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Tak hanya diisi oleh pihak sekolah, MPLS di SMAIT Ummul Quro ini pun turut melibatkan Polresta Bogor Kota dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Bogor.
Kepala SMAIT Ummul Quro Bogor, Fachri Rachmat menjelaskan keterlibatan kedua lembaga tersebut bertujuan untuk menghindarkan siswa-siswi sekolah itu dari berbagai fenomena negatif yang kerap terjadi pada remaja beberapa waktu terakhir.
"Kami undang Polresta Bogor Kota untuk mengedukasi para siswa terkait tata tertib lalu lintas. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada siswa," terangnya.
Ia menyebut kegiatan wajib diikuti para siswa karena menjadi syarat yang mesti dipenuhi apabila mereka ingin membawa kendaraan ke sekolah.
Sementara itu, dari pihak KPAID Kota Bogor mensosialisasikan terkait pencegahan adanya perpeloncoan hingga kekerasan yang kerap terjadi pada anak.
"Harapannya bisa mengurangi fenomena yang kerap terjadi saat ini seperti pergaulan bebas, tawuran, dan perpeloncoan atau bullying," jelas Fachri.
Rangkaian MPLS di SMAIT Ummul Quro sudah berlangsung sejak 11 Juli 2024. Di awali dengan MPLS yang diselenggarakan oleh organisasi sekolah yakni OSIS, MPK, dan Pramuka.
Pada kesempatan itu, sebanyak 257 siswa baru dikenalkan mengenai organisasi yang ada di sekolah tersebut berikut dengan tugas dan perannya.
Kemudian dilanjutkan dengan MPLS Sekolah yang diikuti seluruh siswa SMAIT Ummul Quro Bogor pada tanghal 15-17 Juli 2024.
Dalam kegiatan ini siswa dikenalkan kembali dengan lingkungan sekolah, pengenalan kurikulum, kegiatan kesiswaan, hingga outbound.
"Kami juga akan menggelar kajian studi islam yang bertujuan mendekatkan diri para siswa dengan Al-Quran. Kegiatan ini akan berlangsung di Ciawi pada 24-26 Juli 2024," imbuh Fachri. (fat)
Editor : Yosep Awaludin