Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Mahasiswa KKNT IPB University Sosialisasi Stunting dan Demonstrasi Pembuatan MPASI di Kelurahan Muarasari Bogor

Rani Puspitasari Sinaga • Selasa, 30 Juli 2024 | 21:25 WIB

Mahasiswa KKNT IPB University Sosialisasi Stunting dan Demonstrasi Pembuatan MPASI di Kelurahan Muarasari Bogor
Mahasiswa KKNT IPB University Sosialisasi Stunting dan Demonstrasi Pembuatan MPASI di Kelurahan Muarasari Bogor

RADAR BOGOR - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik(KKNT) dari Institut Pertanian Bogor (IPB) mengadakan sosialisasi mengenai stunting dan demonstrasi pembuatan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) kepada masyarakat di Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, pada hari Rabu (16/7).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang bagi anak-anak usia dini.

Acara yang berlangsung di Balai Kelurahan Muarasari ini dihadiri oleh puluhan ibu-ibu dan kader posyandu. Berdasarkan data setempat, terdapat lima bayi di kelurahan ini yang menderita stunting, serta lebih dari sepuluh bayi yang mengalami kekurangan berat badan.

Baca Juga: Tim Pilkada PKS Sambangi SOPAN, Ajak Berkolaborasi Dukung Atang Trisnanto di Pilkada Kota Bogor 2024

Dewi, mahasiswa dari Departemen Gizi Masyarakat IPB, menjadi pemateri utama dalam kegiatan ini.

Dalam sosialisasinya, Dewi menjelaskan mengenai faktor-faktor penyebab stunting, dampaknya terhadap perkembangan anak, dan cara pencegahannya.

"Stunting adalah kondisi di mana pertumbuhan anak terganggu akibat kekurangan gizi kronis. Hal ini bisa berdampak pada perkembangan fisik dan kognitif anak dalam jangka panjang," ujar Dewi.

Baca Juga: Rudy Susmanto Buka-bukaan Siapa Sosok Pendamping Calon Wakil Bupati Bogor di Pilkada 2024 Kabupaten Bogor, Kriterianya Ada Hal Ini

Dewi juga memberikan demonstrasi pembuatan MPASI yang sehat dan bergizi, menggunakan bahan-bahan lokal yang mudah didapatkan oleh masyarakat setempat.

Makanan yang dibuat adalah snack yang terbuat dari kentang dengan campuran ayam, tahu, dan wortel. 

Demonstrasi ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan praktis kepada para ibu tentang cara menyiapkan makanan yang dapat memenuhi kebutuhan gizi anak.

Baca Juga: Ingat! ASN Bogor Tak Netral di Pilkada Kena Sanksi Berat, Ini yang Bakal Diterima

Untuk menunjang keberlanjutan program Mahasiswa KKN IPB membagikan pamflet yang berisikan resep-resep MPASI supaya lebih mudah untuk dipraktekkan di rumah.

Selain itu juga pembagian poster di setiap posyandu guna meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya pencegahan stunting.

Rizqi (21) Ketua kelompok KKN Kelurahan muarasari mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini diadakan untuk membantu masyarakat Kelurahan Muarasari dalam mencegah kegiatan stunting.

Hal ini dilihat dari jumlah anak stunting yang berat badan kurang yang menjadi latar belakang kita dalam melaksanakan program ini.

"Harapannya dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan kepedulian dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting," kata dia.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab, di mana para peserta diberikan kesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan Dewi mengenai masalah gizi dan kesehatan anak.

Mahasiswa KKN IPB berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Mereka juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif dalam upaya pencegahan stunting di Kelurahan Muarasari.

 

Penulis: Muhammad Rizqi



Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bogor #mpasi #ipb university